Tag Archives: review

Guardians of the Galaxy Vol. 2: Menemukan Ayah yang Hilang

Guardians-of-the-Galaxy-Vol-2-poster-feature
sumber foto: cbr.com

Peter Quill alias Star Lord tidak pernah mengetahui siapa ayahnya. Sepanjang hidupnya, Peter merindukan figur seorang ayah. Tanpa disangka, suatu hari, ada seorang pria tua yang menyelamatkan Peter dan Guardians of the Galaxy dari serangan alien. Bukan cuma menyelamatkannya, pria tua itu mengaku dirinya merupakan ayah Peter. Namun, sosok ayahnya yang misterius membuat Peter bertanya-tanya apakah dia kawan atau lawan?

Continue reading Guardians of the Galaxy Vol. 2: Menemukan Ayah yang Hilang

Advertisements

Makna Dibalik Warna Kostum Power Rangers 2017 (Film Review)

Power-Rangers-2017-Cover-Poster
sumber foto: Lionsgate.com

Go Go Power Rangers! Masih ingatkah kamu seruan itu? Film yang nge-hits di tahun 90-an ini memang memiliki tempat yang spesial di hati para penggemar setianya. Salah satu yang membuat kangen adalah warna-warni kostum power rangers yang merupakan hal paling ikonik di film tersebut. Tapi, tahukah kamu di balik kostumnya yang berwarna warni, ternyata kostum tersebut melambangkan kepribadian dari para tokohnya?

Continue reading Makna Dibalik Warna Kostum Power Rangers 2017 (Film Review)

4 Hal Baru dari Film Beauty and the Beast (2017)

sumber foto: digitalspy.com

Visual efek yang memukau ditambah re-make lagu-lagu yang nostalgia membuat film Beauty and the Beast sukses memodernisasi film klasik Disney. Hal ini juga tidak lepas dari akting Emma Watson yang memesona. Karakter Emma sebagai Belle menurut saya sangat pas karena selama ini Emma identik sebagai wanita yang mandiri, pintar, kuat, dan cantik. Ketika saya melihat akting Emma, saya seperti melihat Belle dengan sentuhan yang modern. Karakter lain juga digambarkan lebih modern seperti Lumiere sebagai lilin, Cogsworth sebagai jam, Mrs Pott sebagai teko, dan yang lainnya.

Continue reading 4 Hal Baru dari Film Beauty and the Beast (2017)

Lego Batman Movie Review: Sisi Humanis dari Si Manusia Kelelawar

lego-batman-movie
sumber foto: Lego.com

Plot yang cerdas, menghibur, dan unik adalah ungkapan yang paling cocok diberikan untuk film terbaru Batman yaitu Lego Batman Movie. Ini merupakan film terunik dari serial Batman yang pernah ada. Apabila biasanya kita menemukan nuansa film yang selalu dibuat lebih dark dari segi plot-nya, kali ini filmnya justru sangat menghibur. Sepanjang film, penonton akan dihibur oleh aksi kocak dari Batman, sisi emosional dari Batman yang ternyata kesepian, bromance antara Batman dan Joker, serta hubungan ayah dan anak dari Batman dan Robin. Film ini tentunya sangat cocok bagi kamu dan keluarga, walaupun film ini diberi rating PG-13 karena banyak adegan kekerasan dan ucapan kasar.

Continue reading Lego Batman Movie Review: Sisi Humanis dari Si Manusia Kelelawar

Kung Fu Yoga Review: Film Indiana Jones ala Jackie Chan

kung-fu-yoga-jackie-chan
Sumber foto: Mangobollywood.com

Melihat judul filmnya mungkin kita membayangkan adanya perkawinan antara kung fu dan yoga yang kemudian menjadi seni bela diri baru yang indah. Namun sayangnya, hal itu cuma khayalan saja. Film terbaru Jackie Chan yang berjudul Kung Fu Yoga malah bercerita soal pencarian harta karun kerajaan India kuno ala Indiana Jones. Berbeda dari film Jackie Chan biasanya yang menekankan pada adegan menegangkan pertarungan bela diri, film ini justru banyak berisi adegan humor dan kebudayaan India-Tiongkok.

Continue reading Kung Fu Yoga Review: Film Indiana Jones ala Jackie Chan

The Great Wall Review: Orang Barat yang Belajar Kearifan Budaya Timur

matt-damon-the-great-wall
Sumber foto: scmp.com

Bagaimana jika tembok besar Cina (Tiongkok) dibangun bukan untuk menahan serangan manusia melainkan dari makhluk mitologi? Inilah yang mendasari film The Great Wall besutan Zhang Yimou. Berlatar cerita tembok besar Cina, film ini memiliki unsur budaya Cina yang kental seperti makhluk mitologi dari legenda masyarakat Cina, kemampuan militer dan inovasinya, ajaran-ajaran kearifan, hingga tradisi pemakaman dari budaya Cina. Uniknya, film ini bukan seperti film Asia pada umumnya yang bercerita soal orang Barat yang datang sebagai penyelamat, tapi lebih dari itu, film ini menjelaskan bagaimana kearifan dari budaya Cina seperti keberanian, tidak egois, kepercayaan, dan inovasi mampu mengubah karakter tokoh orang Barat tersebut menjadi lebih baik.

Continue reading The Great Wall Review: Orang Barat yang Belajar Kearifan Budaya Timur

Fantastic Beast and Where to Find Them (2016): Nostalgia Dunia Sihir Harry Potter

fantastic-beasts-cast-xlarge
Sumber foto: Telegraph.co.uk

Bagi kamu pencinta film Harry Potter, film Fantastic Beast and Where to Find Them (2016) seakan menjadi pemuas dari rasa kangen terhadap karya J.K. Rowling. Mengambil latar 70 tahun sebelum serial Harry Potter, penonton akan diajak masuk ke dalam perkumpulan rahasia penyihir di kota New York. Genre yang diangkat pun cukup berbeda, apabila di film Harry Potter, alur cerita yang diangkat lebih kelam dan gelap, untuk film Fantastic Beast and Where to Find Them, alur cerita dibuat lebih ringan dan penuh humor.

Continue reading Fantastic Beast and Where to Find Them (2016): Nostalgia Dunia Sihir Harry Potter

5 Pesan Tersembunyi dari Film Doctor Strange

Sumber foto: superherohype.com
Sumber foto: superherohype.com

Doctor Strange adalah film yang “se-aneh” judul filmnya. Bayangkan saja, film ini awalnya berkisah tentang seorang ahli bedah sukses yang kemudian di akhir cerita menjadi seorang penyihir hebat. Selain aneh, saya melihat film ini cukup ironis. Film ini bercerita tentang seorang ahli bedah yang mampu menyembuhkan pasien yang dianggap “tidak bisa disembuhkan”, tapi tidak mampu menyembuhkan tangannya sendiri yang mengalami kerusakan syaraf akibat kecelakaan hebat.

Continue reading 5 Pesan Tersembunyi dari Film Doctor Strange

Terjebak Nostalgia di Film Stand by Me Doraemon (2014)

Sumber foto: otakumode.com
Sumber foto: otakumode.com

Bagi kebanyakan orang termasuk saya, Doraemon bukan hanya seekor robot kucing dalam sebuah anime dan manga populer, Doraemon adalah ‘teman masa kecil’. Selama kurang lebih 80 tahun, Doraemon berhasil membuat jutaan anak percaya kehidupan yang canggih di abad ke-22 dan seekor robot kucing yang bukan hanya bisa melakukan apa saja tetapi juga merupakan teman terbaik. Alhasil, film yang mulai dirilis di seluruh bioskop Blitz Megaplex dan Cinemaxx pada tanggal 10 Desember 2014 sukses membuat masyarakat rela mengantri panjang demi nostalgia singkat selama 95 menit.

Continue reading Terjebak Nostalgia di Film Stand by Me Doraemon (2014)