Tag Archives: malcolm gladwell

Ini 3 Rahasia Ide Viral ala Penulis Bestseller Tipping Point

Membuat sesuatu menjadi viral diperlukan orang yang tepat, ide yang nempel, dan konteks yang cocok. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan suatu ide atau produk menyentuh tipping point yang kemudian menyebar secara cepat.

Kali ini saya akan membahas buku Tipping Point karya Malcolm Gladwell. Buku ini membahas bagaimana sebuah ide bisa tiba-tiba menjadi viral setelah memenuhi beberapa kriteria tertentu. Saya pribadi sangat suka dengan buku-buku yang ditulis oleh Gladwell. Tipikal buku Gladwell ditulis berdasarkan riset ilmu sosial yang biasanya melawan mitos atau kepercayaan pada umumnya. Ditambah lagi, penulisannya dibuat ringan sehingga sangat mudah dipahami.

Tipping Point merupakan buku pertama yang diterbitkan oleh Gladwell pada tahun 2000. Sesuai dengan pembahasan di buku ini, Tipping Point merupakan buku best seller dan menurut saya, beberapa poin dari buku ini masih relevan di jaman sekarang.
Di buku ini, ada tiga hal yang membuat sebuah ide bisa viral:

Sumber foto: slideplayer.com

The Law of the Few

Gladwell menjelaskan ada tiga tipe orang yang berkontribusi sebuah ide bisa viral. Tiga tipe orang itu adalah: Mavens, Connectors, dan Salesmen. Mavens ibarat adalah data bank, sumber informasi. Connectors adalah social glue, orang yang punya jejaring yang luas. Sedangkan, Salesmen adalah persuaders, orang yang punya kharisma dan mempengaruhi orang lain. Tiga tipe orang ini, yang menurut Gladwell, berperan besar pada tren yang ada di dunia.

Di buku ini, Gladwell mencontohkan kisah klasik Paul Revere sebagai connector pada era revolusi Amerika tahun 1775. Pada suatu hari, seorang anak laki-laki mendengar pembicaraan tentara Inggris tentang serangan dari Inggris ke Concord. Saking takutnya, anak laki-laki langsung melapor kepada Paul. Kemudian, Paul melakukan perjalanan “midnight ride” dari Boston ke Lexington untuk memperingatkan serangan dari Inggris. Berita ini menyebar seperti virus dari satu kota ke kota lainnya yang dilewati oleh Paul. Di cerita ini, bukan hanya pesannya saja yang penting, tapi juga kehebatan jejaringnya Paul yang mampu menyampaikan berita ini dengan sangat baik sehingga idenya berkembang seperti virus.

sumber foto: brilio.net

The Stickiness Factor

Untuk membuat sesuatu menjadi viral, ide tersebut harus bisa nempel atau sticky. Tidak peduli seberapa besar budget iklan atau promosi, kalau idenya sendiri tidak menarik dan tidak nempel, juga tidak akan berhasil. Gladwell mencontohkan bagaimana Blue’s Clues menjadi tontonan anak terfavorit pada masanya.

Sebelumnya, produser TV telah berhasil dalam penayangan program anak Sesame Street. Namun, kali ini mereka ingin membuatnya berbeda, dengan lebih sederhana dan lebih to the point. Tentu saja, perbedaan yang dibuat sudah berdasarkan riset panjang yang telah dilakukan. Risetnya telah dilakukan pada anak preschool dan masing-masing anak diberikan teka-teki untuk melihat bagaimana perilaku mereka. Hasilnya, Blue’s Clues menjadi program anak yang fokus pada penyelesaian teka-teki dan banyak pengulangan. Mungkin bagi orang dewasa pengulangan semacam itu sangat membosankan, tapi ternyata hal itu disukai oleh anak-anak, dimana itu merupakan bagian dari proses pembelajaran mereka.

sumber foto: Getty Images

The Power of Context

Konteks atau lingkungan seseorang berpengaruh lebih besar dibandingkan dengan kepribadian orang tersebut. Konsep ini juga menganut perubahan kecil yang memicu perubahan yang besar. Gladwell mengutip broken window theory, teori kriminologis yang menjelaskan bahwa kejahatan serius seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan perampokkan didorong oleh pelanggaran yang kelihatannya sepele seperti grafiti dan kaca jendela yang pecah.
Gladwel mencontohkan, pada pertengahan 90an di New York, tingkat kriminalitas di sana menurun secara tajam. Ternyata dibalik itu ada dua orang yaitu walikota dan kepala polisi pada masa itu yang menerapkan broken window theory. Mereka menindak tegas pelanggaran minor seperti grafiti, kencing di sembarang tempat, dan sebagainya. Dalam beberapa tahun, kejahatan serius di New York telah berkurang secara signifikan.

Untuk versi animasinya, bisa dilihat di:

3 Rahasia Sukses dari Buku Outlier

Sumber Foto: Ian Allen/Vox.com

Sukses tidak terjadi dalam semalam dan bukan cuma usaha sendiri. Semua bisa bergantung pada kapan kamu dilahirkan, lingkungan tempat kamu dibesarkan, waktu bekerja yang panjang, dan sedikit keberuntungan.

Continue reading 3 Rahasia Sukses dari Buku Outlier

Pelajaran Sukses dari Kebudayaan Sawah

sumber foto: dailymail.co.uk

Seringkali kita memandang kesuksesan secara dangkal. Kita terjebak di dalam mitos bahwa orang yang sukses itu adalah orang terbaik, terpintar, dan yang paling berbakat. Nyatanya, kesuksesan tidak bekerja seperti itu. Kesuksesan adalah hadiah bagi mereka yang telah diberi kesempatan dan memiliki kekuatan serta kegigihan untuk meraihnya. Selain itu, faktor warisan budaya ternyata memiliki andil yang besar dalam menentukan kesuksesan. Warisan ini dibentuk dari sebuah tradisi pertanian yang terdiri dari dua atau tiga petak sawah ratusan tahun yang lalu.

Continue reading Pelajaran Sukses dari Kebudayaan Sawah