Tag Archives: atomic habit

Cara Membangun Habit dari Hal Paling Kecil

Kunci utama kebiasaan yang baik adalah pengulangan terus menerus, bukan kesempurnaan. Setiap pilihan yang kita lakukan akan menentukan siapa diri kita di masa depan.

Kali ini saya akan membahas buku Atomic Habits karya James Clear. Buku ini membahas kalau untuk mengubah kebiasaan harus dimulai dari menjalankan hal kecil dengan disiplin. Mungkin hal kecil tersebut awalnya kelihatan sepele, tapi apabila dilakukan terus menerus dengan disiplin, kita akan kaget kalau ternyata hal kecil itulah yang berkontribusi pada perubahan besar. Itulah yang menginspirasi judul bukunya, seperti halnya sebuah atom yang merupakan building blocks dari sebuah molekul, atomic habit adalah building blocks untuk hasil yang luar biasa.

Ada tiga hal yang menurut saya menarik dari buku ini:

Sumber foto: Jamesclear.com

1% Lebih Baik Setiap Hari

James percaya bahwa kebiasaan yang baik adalah kumpulan hal baik kecil yang dilakukan terus menerus. Di bukunya, James mencontohkan tim pesepeda dari Inggris. Selama 110 tahun, tim pesepeda Inggris tidak pernah memenangkan satupun pertandingan. Kemudian, mereka merekrut Dave Brailsford sebagai salah satu pelatihnya. Brailsford fokus untuk meningkatkan 1 persen kemajuan untuk timnya secara reguler. Selama 5 tahun, 1 persen kemajuan ini telah terakumulasi menjadi ratusan kemajuan dengan hasil yang luar biasa. Hingga akhirnya, pada tahun 2008, setelah 5 tahun berlatih, tim pesepeda Inggris berhasil membawa pulang 60% medali emas yang ada di pertandingan Olimpiade di Beijing. Empat tahun kemudian ketika Olimpiade diselenggarakan di London, tim pesepeda Inggris berhasil mencatatkan sembilan rekor olimpiade dan tujuh rekor dunia. 

Inilah kekuatan yang luar biasa dari 1%. Kemajuan 1% suka dianggap sepele oleh banyak orang, karena memang benar-benar tidak terlihat. Tapi, untuk jangka panjang, 1% kemajuan inilah yang mengubah masa depan.

Sumber foto: supplementsfix.com

4 Hukum untuk Merubah Perilaku

James memberikan 4 tips pola untuk membentuk sebuah kebiasaan yang baik: Obvious, Attractive, Easy, Satisfying. Obvious itu artinya harus jelas. Misalnya, kalau kita mau rutin makan buah. Taruh buah di atas meja, untuk mengingatkan kita untuk makan buah. Attractive artinya buat kebiasaan itu menarik. Nah, ini terimplementasi dengan baik di tempat gym. Misalnya, di treadmill biasanya ada TV, jadi apabila orang ingin nonton TV, dia dipaksa untuk berolahraga di treadmill. Easy artinya kita harus ciptakan kondisi dimana melakukan kebiasaan baik adalah hal yang mudah. Misalnya, kalau kamu mau mulai membaca, coba dengan satu hari satu lembar, bikin kebiasaan semudah mungkin, hingga kita tidak ada penolakan dalam melakukan kebiasaan tersebut. Satisfying, berikan hadiah setiap kali kamu berhasil melakukan kebiasaan baik. Misalnya, ini ibarat ketika kita masih kecil, baru boleh main game setelah PR-nya sudah selesai. 

Sumber foto: Jelleke Vanooteghem/Unsplash.com

Jangan Skip Kebiasaan Dua Kali

Jika kamu sulit merubah kebiasaan, masalahnya bukan di kamu. Mungkin selama ini, kamu belum membangun sistem yang benar. Biasanya, kebanyakan orang terlalu fokus pada goal. Padahal, sistem yang baik lebih penting dari goal itu sendiri. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan adalah ketika kamu mulai membangun kebiasaan, jangan skip kebiasaan kamu hingga dua kali. Tentu saja, kita gak mungkin setiap saat 100% menjalankan kebiasaan baik, tapi kebiasaan butuh konsistensi untuk bisa berhasil. Jadi, ketika kamu skip kebiasaan baik kamu, jangan sampai kamu skip sampai dua kali. Misalnya, jangan skip dua kali untuk berolahraga, jangan skip dua kali untuk makan sehat. Hal ini memang tidak mudah, tapi akan jauh lebih sulit untuk membangun kebiasaan baik kalau kamu sudah skip dua kali.

Untuk versi animasinya bisa dilihat di: