3 Resep Bahagia Setiap Hari Ala Ajahn Brahm

n-HAPPINESS-628x314
sumber foto: huffingtonpost.com

Apakah kamu bahagia? Kebanyakan orang merasa hidupnya baru bahagia apabila memiliki sesuatu atau berada dalam kondisi tertentu di masa depan. Padahal, kebahagiaan adalah sebuah pilihan yang muncul atas rasa syukur dan kepuasan hati atas kehidupan yang dijalani saat ini. Seorang biksu dari Australia sekaligus penulis buku trilogi bestseller “Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya”, Ajahn Brahm, kembali datang ke Indonesia untuk memberikan cerita-cerita inspiratif untuk mengingatkan kita tentang hal-hal sederhana yang mampu membuat kita bahagia.

Lanjutkan membaca 3 Resep Bahagia Setiap Hari Ala Ajahn Brahm

3 Pesan Moral dari Film The Jungle Book (2016)

The-Jungle-Book-2016-Movie-Animated-Poster-WallpapersByte-com-1366x768
sumber foto: wallpapersbyte.com
Menceritakan ulang sebuah cerita yang sudah populer memang tidak mudah. Kendalanya adalah penonton sudah bisa menebak jalan ceritanya. Namun, di film ‘The Jungle Book’ (2016), sebuah dongeng klasik diceritakan ulang dengan sangat baik, hingga saya pun tidak merasa bosan ketika menonton filmnya. Apalagi ditambah efek visual yang terlihat sangat nyata sampai membuat saya berdecak kagum. Bukan cuma soal efek visual, seperti biasa Disney selalu menghadirkan film-film yang sarat pesan moral.

Lanjutkan membaca 3 Pesan Moral dari Film The Jungle Book (2016)

Mengubah Kebiasaan Buruk dengan Rasa Penasaran

break bad habits
sumber foto: youtube.com

Seperti halnya sebuah pepatah:”Ada banyak jalan menuju Roma”, begitu pula dengan metode untuk mengubah kebiasaan buruk. Apabila kamu sudah mencoba beberapa metode tersebut dan tidak berhasil, mungkin kamu bisa mencoba metode yang dikembangkan oleh psikiater sekaligus ahli terapi adiksi dari Amerika Serikat, dr Judson Brewer. Metode ini menggunakan ‘rasa penasaran’ kita untuk mengubah kebiasaan buruk dan memperbaiki kualitas hidup kita menjadi lebih baik.

Lanjutkan membaca Mengubah Kebiasaan Buruk dengan Rasa Penasaran

Ketika Kata ‘IYA’ Mengubah Karir Saya

sumber foto: singlefile.com.au
sumber foto: singlefile.com.au
Berawal dari sebuah eksperimen sederhana, hidup penulis dari Amerika Serikat, Shonda Rhimes, berubah drastis. Selama setahun, Shonda ‘memaksa’ dirinya untuk selalu berkata ‘IYA’ kepada semua hal. Awalnya Shonda merasa gugup dan takut ketika harus keluar dari zona nyamannya. Namun, pelan-pelan banyak ‘keajaiban’ muncul yang berasal dari sebuah kata ‘IYA’. Shonda tidak pernah menyangka dirinya merupakan penulis dan produser di balik program serial TV populer di dunia, seperti: Grey’s Anatomy, Scandal, dan How to Get Away With Murder.

Lanjutkan membaca Ketika Kata ‘IYA’ Mengubah Karir Saya

Pelajaran Reputasi dari Kasus Blue Bird

sumber foto: e-rain.com

“Papa gak pernah nyangka supir Blue Bird bisa kasar seperti itu,” ujar Ayah saya dalam sebuah perbincangan santai, minggu lalu setelah demo anarkis supir taksi. Saya rasa banyak orang seperti ayah saya yang tidak pernah menyangka sebuah perusahaan taksi yang selama puluhan tahun memiliki reputasi yang baik karena pengemudinya yang ramah dan santun berubah menjadi arogan dan anarkis. Sebuah reputasi yang dibangun selama puluhan tahun pun hancur dalam sekejap. Kejadian ini seolah menjadi pengingat bagi saya untuk berhati-hati dalam mengelola sebuah reputasi.

Lanjutkan membaca Pelajaran Reputasi dari Kasus Blue Bird

Menikmati Kesendirian

sumber foto: theodysseyonline.com
sumber foto: theodysseyonline.com
Bagi kebanyakan orang, sendiri itu sama dengan tidak bahagia. Kita berpikir dengan adanya kehadiran orang lain, maka kita akan bahagia. Pola pikir inilah yang membuat kita menjauhi kesendirian dan selalu berusaha mendekatkan diri pada keramaian. Sehingga, lama-kelamaan kita jadi lupa caranya menikmati kesendirian. Apabila kita tidak menikmati waktu yang kita habiskan bersama diri kita sendiri, bagaimana mengharapkan orang lain akan menikmati kebersamaannya dengan kita?

Lanjutkan membaca Menikmati Kesendirian

Uber dan Solusi Kemacetan Urban

traffic jam
sumber foto: youtube.com

Menerima perubahan memang tidak pernah mudah. Sama halnya dengan masalah transportasi, sulit rasanya untuk menerima ‘kemudahan’ yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi, dalam hal ini aplikasi smartphone. Padahal, masalah kemacetan merupakan hal krusial yang dihadapi oleh kaum urban. Setiap tahunnya, masyarakat Amerika terjebak dalam kemacetan lalu lintas selama 7 milyar jam. Bukan hanya di Amerika, semua kota besar di dunia juga mengalami masalah yang sama, kemacetan lalu lintas. Akar dari permasalahan ini berujung pada suatu pemikiran bahwa setiap orang ‘merasa harus’ memiliki kendaraan pribadi untuk mempermudah akses mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Bagaimana bila ada solusi lain yang lebih baik, seperti berbagi kendaraan mungkin?

Lanjutkan membaca Uber dan Solusi Kemacetan Urban

Cinta Bukan Soal Kamu Milik Aku, Aku Milik Kamu

Sumber foto: radicalselflove333.wordpress.com
Sumber foto: radicalselflove333.wordpress.com

Saya kira sejak dihapuskannya perbudakan pada tahun 1956, setiap manusia memiliki kemerdekaan atas hidupnya. Nyatanya, atas nama cinta, banyak orang merasa berhak atas hidup orang lain. “Aku gak suka kamu main sama temen kamu”, “Aku gak suka kamu terlalu sibuk sama hobi kamu”, dan banyak model pelarangan lainnya. Apakah cinta berarti menggenggam pasangan dengan erat? Apakah benar kamu milik aku seutuhnya?

Lanjutkan membaca Cinta Bukan Soal Kamu Milik Aku, Aku Milik Kamu

Pelajaran Sukses dari Kebudayaan Sawah

sumber foto: dailymail.co.uk

Seringkali kita memandang kesuksesan secara dangkal. Kita terjebak di dalam mitos bahwa orang yang sukses itu adalah orang terbaik, terpintar, dan yang paling berbakat. Nyatanya, kesuksesan tidak bekerja seperti itu. Kesuksesan adalah hadiah bagi mereka yang telah diberi kesempatan dan memiliki kekuatan serta kegigihan untuk meraihnya. Selain itu, faktor warisan budaya ternyata memiliki andil yang besar dalam menentukan kesuksesan. Warisan ini dibentuk dari sebuah tradisi pertanian yang terdiri dari dua atau tiga petak sawah ratusan tahun yang lalu.

Lanjutkan membaca Pelajaran Sukses dari Kebudayaan Sawah

3 Mitos yang Salah soal Introvert dan Ekstrovert

Vector Extraversion-introversion Infographics In Flat Style
sumber foto: skipprichard.com

Kalau bicara soal kepribadian, kita terbiasa membagi manusia menjadi dua kelompok besar: introvert dan ekstrovert. Kelompok yang suka menyendiri dan kelompok yang suka keramaian. Kelompok yang pemalu dan kelompok yang ekspresif. Tapi sejatinya, tidak ada satupun manusia yang pure introvert atau pure extrovert. Bahkan, menurut studi dari Dr. Grant, psikolog  dari University of Pennsylvania, hanya sepertiga populasi dunia yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert yang dominan. Bagaimana dengan sisanya?

Lanjutkan membaca 3 Mitos yang Salah soal Introvert dan Ekstrovert