Category Archives: Sudut Pandang

Ketika Beribadah dalam Perlindungan Polisi

sumber foto: lensaindonesia.com
sumber foto: lensaindonesia.com

Setiap tahun tepatnya pada malam Imlek, kami, umat Buddha (agama mayoritas yang dipeluk oleh etnis Tionghoa), selalu berbondong – bondong untuk melakukan sembahyang (ibadah) di vihara atau kelenteng masing – masing. Ibadah ini merupakan wujud syukur dan harapan agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak dan tercapai apa yang diinginkan. Selain itu, merupakan momen refleksi diri tentang segala hal yang telah terjadi di tahun sebelumnya. Continue reading Ketika Beribadah dalam Perlindungan Polisi

Advertisements

Hilangnya Wibawa Pemimpin Bangsa

Sumber foto: unknown
Sumber foto: unknown

Sekilas saya tersenyum melihat foto edit di atas. Tapi, kemudian senyum saya berubah menjadi prihatin terhadap wibawa para pemimpin bangsa Indonesia. Masalahnya, bukan hanya satu foto edit di atas, melainkan banyak sekali foto edit bertebaran di jejaring sosial seperti Path, Twitter, Facebook dan Instagram. Foto edit tersebut bukan hanya soal Ani Yudhoyono melainkan ada juga tentang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga para petinggi partai seperti Anis Matta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saya merasa Indonesia sedang masuk dalam fase demokrasi yang kebablasan. Setelah kurang lebih 32 tahun berada dalam masa Orde Baru dimana hak seseorang untuk berpendapat dibatasi dan dikekang, masyarakat kita seakan seperti baru keluar dari penjara ketika masuk era reformasi. Ketika masuk era reformasi, kita diberi kebebasan untuk berpendapat dan boleh untuk tidak sepaham dengan penguasa. Tapi, kita lupa satu hal, kebebasan yang dimaksud bukanlah kebebasan tanpa batas tetapi kebebasan yang bertanggung jawab.  Continue reading Hilangnya Wibawa Pemimpin Bangsa

Pria Besar Berani Bertanggung Jawab

Dahlan Iskan
Sumber foto: navigasibisnis.com

Minggu lalu, tepatnya tanggal 1 Januari 2014, masyarakat dikejutkan dengan kado pahit berupa kenaikan harga elpiji 12 kg dari Rp. 70.200 menjadi  Rp 117.708 per tabung. Hal ini sontak membuat masyarakat kaget dan merasa sangat tertekan. Kenaikan ini berdasarkan audit BPK yang menyebutkan bahwa Pertamina telah merugi sebesar Rp. 7 trilliun selama periode 2011 dan 2012, sehingga harus menaikkan harga elpiji 12 kg. Continue reading Pria Besar Berani Bertanggung Jawab