Arsip Kategori: Sudut Pandang

3 Pelajaran Berharga Setelah Berhasil Menurunkan 16 Kg


“Oh, loe diet? Kok gak ada perubahan?” Saat pertama kali saya memutuskan untuk mengubah gaya hidup, ada saja orang yang suka memberikan komentar negatif. Untungnya, lama-kelamaan saya jadi terbiasa. Menanggapi komentar negatif, biasanya saya cuma senyum terus ngeloyor pergi. Saya percaya, hidup akan jauh lebih mudah apabila kita berhenti mendengarkan komentar negatif dari orang lain, apalagi kalau isinya cuma nyiyir. Dan sikap masa bodoh saya pun membuahkan hasil; selama 1 tahun 8 bulan akhirnya saya berhasil menurunkan 16 kg.

Lanjutkan membaca 3 Pelajaran Berharga Setelah Berhasil Menurunkan 16 Kg

“Bermain Aman” Adalah Saran yang Paling Buruk

bigstock-risk-taking-vector-illustrat-33998462-converted
Sumber foto: Dhakatribune.com

Banyak orang mencapai usia empat puluh tahun hanya untuk menyadari bahwa mereka telah melewatkan hidup mereka begitu saja. Dalam banyak kejadian, banyak hal baik yang mungkin dapat terjadi di hidup mereka. Hanya saja ketika tantangan itu datang, mereka tidak memiliki cukup keberanian untuk mengambilnya. Hidup bicara soal keputusan-keputusan. Dan, “bermain aman” adalah keputusan yang sangat buruk.

Lanjutkan membaca “Bermain Aman” Adalah Saran yang Paling Buruk

Hanya “Orang Aneh” yang Mampu Mengubah Dunia

cartoonheads
Sumber foto: Wnyc.com

Melakukan hal yang sama terus menerus, namun mengharapkan hasil yang berbeda adalah hal yang mustahil. Dunia modern menuntut kita untuk berpikir kreatif, tidak biasa, dan jarang terpikirkan oleh kebanyakan orang. Cara baru yang revolusioner ini telah terbukti menyelesaikan masalah kecil maupun global. Rahasia untuk menemukan cara yang revolusioner, ternyata sederhana. Caranya yaitu berpikir, berbicara, dan bertindak seperti “orang aneh”. Sudut pandang inilah yang mampu mengubah dunia.

Lanjutkan membaca Hanya “Orang Aneh” yang Mampu Mengubah Dunia

Sisi Lain dari Kecanduan yang tidak Kamu Ketahui

Sumbe foto: huffingtonpost.com
Sumbe foto: huffingtonpost.com
Sudah lebih dari 100 tahun yang lalu sejak narkoba dilarang beredar di Amerika Serikat dan Inggris, kemudian pelarangan itu diikuti oleh seluruh dunia. Barang siapa yang memiliki, mengkonsumsi, dan mengedarkan narkoba akan diberikan hukuman berat. Walaupun pendekatan melalui hukuman terlihat bagus, nyatanya tidak efektif dalam menekan tingkat peredaran narkoba. Lantas, apa yang salah sebenarnya? Seorang penulis dari Inggris Johann Hari dalam TED Talk menjelaskan, dalam memahami kecanduan, kita perlu melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Pengalaman Johann memiliki salah satu anggota keluarga yang menjadi pencandu, membuat Johann berpergian sejauh 30.000 mil untuk bertemu berbagai orang dari belahan dunia untuk mencari tahu, apa itu kecanduan? Apakah ada cara yang lebih baik untuk mengobati pecandu?

Lanjutkan membaca Sisi Lain dari Kecanduan yang tidak Kamu Ketahui

Apa yang Dilakukan ISIS Ketika Mereka tidak Menembak?

sumber foto: TED Talk
ISIS, Hezbollah, dan Hamas. Ketiga grup ini dikenal sebagai organisasi masyarakat garis keras. Tapi, apakah kita tahu apa yang mereka lakukan ketika mereka tidak melakukan kekerasan? Pengamat kebijakan internasional Benedetta Berti dalam presentasinya di TED Talk menjelaskan, selain kekerasan, organisasi ini juga banyak melakukan kegiatan sosial untuk memperoleh dukungan masyarakat. Dengan memahami lingkup kerja organisasi bersenjata, kita akan memperoleh strategi baru untuk menghentikan kekerasan dan memperoleh stabilitas keamanan.

Lanjutkan membaca Apa yang Dilakukan ISIS Ketika Mereka tidak Menembak?

Jeritan Hati Pejuang Wanita terhadap Pernikahan di bawah Umur

sumber foto: adesojiadegbulu.com
Di Malawi, separuh dari populasi gadis disana menikah di bawah umur 18 tahun. Dan, satu dari delapan gadis menikah di bawah umur 15 tahun. Kemiskinan dan tradisi merupakan alasan utama gadis Malawi dipaksa untuk menikah pada usia muda. Sejak Februari 2015, semua itu telah berubah. Seorang aktivis hak wanita Memory Banda berhasil meyakinkan anggota dewan dan presiden Malawi untuk mengeluarkan larangan pernikahan di bawah umur 18 tahun. Dalam acara TED Talk, Memory bercerita tentang kisah hidupnya dan keadaan gadis Malawi dalam menghadapi pernikahan di bawah umur.
Lanjutkan membaca Jeritan Hati Pejuang Wanita terhadap Pernikahan di bawah Umur

Runtuhnya Kejayaan Antibiotik

Sumber foto: TED Talk
Saat ini, umat manusia sedang berada di ambang dari akhir kejayaan antibiotik (post-antibiotic era). Diperkirakan 700.000 orang di dunia dalam setahun meninggal karena resistensi antibiotik. Dan pada tahun 2050, diperkirakan 10 juta orang dalam setahun akan meninggal. Selama lebih dari 70 tahun sejak ditemukannya antibiotik, manusia telah berperang melawan resistensi antibiotik. Setiap kali terjadi resistensi, manusia selalu menciptakan obat antibiotik baru. Sayangnya, perang ini akan segera berakhir karena bakteri mampu dengan cepat membuat pertahanan dari setiap obat yang telah dibuat.

Lanjutkan membaca Runtuhnya Kejayaan Antibiotik

Tutorial Bayar Kurang Bayar Pajak dan Isi Surat Setoran Pajak

Sumber foto: moneycrux.com
Sumber foto: moneycrux.com

Sebelum membaca tutorial di bawah, saya menyarankan untuk membuat e-Filing. Hal ini penting, untuk mempermudah pelaporan pajak. Jadi, kita tidak perlu datang ke kantor pajak untuk melapor pajak, cukup dengan mengakses djponline.pajak.go.id. Lanjutkan membaca Tutorial Bayar Kurang Bayar Pajak dan Isi Surat Setoran Pajak

Hati-hati Kurang Bayar Pajak karena Pindah Kerja

Sumber foto: interactiveaccounting.com.au
Sumber foto: interactiveaccounting.com.au

Bulan Maret setiap tahunnya adalah bulan yang sangat sibuk untuk pelaporan pajak. Hal ini bukan masalah bagi kamu pegawai kantoran yang dalam setahun bekerja di tempat yang sama, pasti pajak kamu NIHIL (dengan catatan: tidak ada pemasukan lain di luar pekerjaan utama kamu). Namun, bagi kamu yang bekerja di perusahaan yang berbeda dalam jangka waktu setahun, dipastikan kamu akan mengalami Kurang Bayar pajak apabila kamu memiliki dua atau lebih SPT yang berbeda dari perusahaan yang berbeda. Lanjutkan membaca Hati-hati Kurang Bayar Pajak karena Pindah Kerja

Presiden Kita tidak “Sehebat” Dulu

Sumber: presidenri.go.id
Sumber: presidenri.go.id

Setelah hampir 15 tahun Indonesia telah memasuki masa reformasi, banyak hal yang sudah berubah. Khususnya adalah Presiden di era reformasi tidak “sehebat” ketika era otoritarian. Meski kita masih menganut sistem pemerintahan presidensial, namun era kuat eksekutif telah berakhir. Dulu di era otoritarian, parlemen konon hanya sebagai “tukang stempel” dan mengamini apa saja yang dikatakan oleh pemerintah. Kini situasi yang terjadi malah sebaliknya. Parlemen bisa saja menyandera bahkan memupuskan apa yang menjadi kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Lanjutkan membaca Presiden Kita tidak “Sehebat” Dulu