Category Archives: Sisi Djiwa

Ingin Lebih Sukses? Ayo Berlatih Delayed Gratification

marshmallowtest_1012-4
Sumber foto: sltrib.com

Lebih cepat berarti lebih baik. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita terbiasa mendapatkan sesuatu dengan mudah. Lapar? Buat mi instan atau telpon delivery order. Ingin tahu sesuatu? Nyalakan internet dan cari di google. Mau beli baju? Cari di toko online. Sedang bosan dan perlu hiburan? Tonton video di youtube. Kemudahan-kemudahan inilah yang secara tidak sadar memprogram otak kita untuk selalu memuaskan setiap kali ada keinginan yang muncul. Padahal, dengan menunda untuk tidak langsung memuaskan keinginan, ternyata bisa membuat hidup kita lebih sukses.

Continue reading Ingin Lebih Sukses? Ayo Berlatih Delayed Gratification

Advertisements

Pinocchio Effect: Kebohongan Terungkap lewat Hidung

wallup.net
sumber foto: wallup.net

Masih ingat film Pinocchio? Film yang diproduksi oleh Walt Disney pada tahun 1940 ini bercerita tentang boneka kayu yang hidungnya bertambah panjang setiap kali berbohong. Ternyata ini bukan sekadar dongeng, para peneliti dari University of Granada di Spanyol telah menemukan fakta bahwa ketika seseorang berbohong, temperatur di sekitar hidungnya meningkat, inilah yang dinamakan “Pinocchio Effect”. Penemuan ini sangat berguna untuk mendeteksi kebohongan yang tidak bisa dideteksi melalui intonasi suara, raut wajah, dan bahasa tubuh.

Continue reading Pinocchio Effect: Kebohongan Terungkap lewat Hidung

Apakah Anak Kecil Sulit Berbohong?

sumber foto: huffingtonpost.com
sumber foto: huffingtonpost.com

Sebagai orang dewasa, kita mengira bahwa anak kecil cenderung jujur dan sulit berbohong, padahal kenyataannya tidak. Ketika anak itu berbohong di usia yang sangat muda, orang tuanya pasti panik karena merasa ada yang salah dari karakter si anak, padahal berbohong adalah tanda bahwa anak tersebut telah memasuki sebuah tahap perkembangan tertentu. Peneliti dari University of Toronto Dr. Kang Lee mengatakan bahwa itu adalah pandangan yang keliru dalam menilai kebohongan anak kecil. Selama lebih dari 20 tahun, Dr. Kang telah melakukan penelitian bagaimana anak kecil belajar berbohong dan hasilnya cukup mengejutkan.

Continue reading Apakah Anak Kecil Sulit Berbohong?

Percayalah, Pengalaman Pertama tidak Seburuk itu!

WHERE-THE-MAGIC-HAPPENS-1000x642
sumber foto: stephaniedauphin.com
Mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman memang tidak mudah. Bahkan di saat kita tahu bahwa hal baru tersebut akan membawa dampak positif, tetap saja ada bagian dari diri kita yang berteriak,”JANGAN LAKUKAN! ITU BERBAHAYA!” Ya, itu adalah rasa takut (fear). Beruntungnya, bukan cuma teriakan itu yang muncul, ada lagi teriakan yang lain,”AYO LAKUKAN! ITU MENYENANGKAN!” Ya, itu adalah kegembiraan (excitement). Dalam banyak hal, saya memilih mengikuti kegembiraan daripada ketakutan. Bagaimana dengan kamu?
Continue reading Percayalah, Pengalaman Pertama tidak Seburuk itu!

Mengubah Kebiasaan Buruk dengan Rasa Penasaran

break bad habits
sumber foto: youtube.com

Seperti halnya sebuah pepatah:”Ada banyak jalan menuju Roma”, begitu pula dengan metode untuk mengubah kebiasaan buruk. Apabila kamu sudah mencoba beberapa metode tersebut dan tidak berhasil, mungkin kamu bisa mencoba metode yang dikembangkan oleh psikiater sekaligus ahli terapi adiksi dari Amerika Serikat, dr Judson Brewer. Metode ini menggunakan ‘rasa penasaran’ kita untuk mengubah kebiasaan buruk dan memperbaiki kualitas hidup kita menjadi lebih baik.

Continue reading Mengubah Kebiasaan Buruk dengan Rasa Penasaran

Menikmati Kesendirian

sumber foto: theodysseyonline.com
sumber foto: theodysseyonline.com
Bagi kebanyakan orang, sendiri itu sama dengan tidak bahagia. Kita berpikir dengan adanya kehadiran orang lain, maka kita akan bahagia. Pola pikir inilah yang membuat kita menjauhi kesendirian dan selalu berusaha mendekatkan diri pada keramaian. Sehingga, lama-kelamaan kita jadi lupa caranya menikmati kesendirian. Apabila kita tidak menikmati waktu yang kita habiskan bersama diri kita sendiri, bagaimana mengharapkan orang lain akan menikmati kebersamaannya dengan kita?

Continue reading Menikmati Kesendirian

3 Mitos yang Salah soal Introvert dan Ekstrovert

Vector Extraversion-introversion Infographics In Flat Style
sumber foto: skipprichard.com

Kalau bicara soal kepribadian, kita terbiasa membagi manusia menjadi dua kelompok besar: introvert dan ekstrovert. Kelompok yang suka menyendiri dan kelompok yang suka keramaian. Kelompok yang pemalu dan kelompok yang ekspresif. Tapi sejatinya, tidak ada satupun manusia yang pure introvert atau pure extrovert. Bahkan, menurut studi dari Dr. Grant, psikolog  dari University of Pennsylvania, hanya sepertiga populasi dunia yang memiliki kepribadian introvert dan ekstrovert yang dominan. Bagaimana dengan sisanya?

Continue reading 3 Mitos yang Salah soal Introvert dan Ekstrovert

‘Bermain’ dengan Rasa Takut dan Mencoba Hal Baru

sumber foto: shermanwealth.com
Hampir keseluruhan dalam fase hidup manusia dipengaruhi oleh rasa takut. Entah karena takut ketinggalan jaman, takut tidak punya uang, takut dibilang bodoh, dan sebagainya. Sehingga, kita terbiasa hidup berdasarkan pengakuan dari orang lain dan terperangkap di dalam zona nyaman. Perubahan sebisa mungkin kita hindari, karena kita takut apabila mencoba hal yang baru malah kita gagal dan dianggap aneh oleh orang lain. Sebagai orang yang ‘sering gagal’, seorang komika Adriano Qalbi bercerita tentang pengalamannya ‘bermain’ dengan rasa takut dari soal tujuan hidup hingga soal hubungan percintaannya.

Continue reading ‘Bermain’ dengan Rasa Takut dan Mencoba Hal Baru

Bersyukur Sebelum Membuat Resolusi Tahun Baru

670px-Teach-Gratitude-to-Kids-Step-6
Sumber foto: wikihow.com
Awal tahun baru merupakan momen spesial untuk merangkai resolusi yang akan dicapai di tahun tersebut. Walaupun terdengar mainstream, saya pun termasuk orang yang suka membuat resolusi. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, saya ingin berhenti sejenak, mengucap syukur dan terima kasih atas segala hal baik yang telah terjadi selama tahun 2015 lalu.

Continue reading Bersyukur Sebelum Membuat Resolusi Tahun Baru

Cintai Dirimu dengan Self Compassion

Sumber foto: spotlight.com
Sumber foto: spotlight.com
Apa yang kamu lakukan ketika temanmu sedih? Kebanyakan dari kita akan berusaha menghibur, memeluk, memberikan pukpuk, mendengarkan, dan sebagainya. Tapi, apa yang kita lakukan apabila diri kita sendiri yang sedang sedih? Kita malah bersikap keras, menyalahkan diri sendiri atas keadaan, dan menyudutkan diri kita. Bukannya menyembuhkan, hal ini justru memperparah luka yang ada di hati kita.

Continue reading Cintai Dirimu dengan Self Compassion