Aturan Sukses Ala Arnold Schwarzenegger

Arnold Schwarzenegger_Cover

Jika kamu ingin mengubah sebuah visi menjadi sebuah kenyataan, maka kamu harus bekerja keras 100% dan tidak pernah berhenti mempercayai mimpimu sendiri.

Kali ini saya akan membahas sebuah pidato inspiratif dari Arnold Schwarzenegger tentang kesuksesan. Buat yang belum tahu, Arnold memulai karirnya sebagai binaragawan, lalu menjadi aktor, hingga menjadi gubernur California. Boleh dibilang kisah Arnold sangat inspiratif. Berasal dari keluarga yang sederhana, namun dia berhasil meraih kesuksesan yang luar biasa di Amerika. Karir binaragawannya sangat melegenda karena menjadi juara termuda pada masanya dan peran Arnold di film Terminator juga membuat namanya sangat terkenal. 

Arnold Schwarzenegger lahir di Austria pada tahun 1947. Bagi dia, ada beberapa aturan dasar yang dapat membantu seseorang untuk sukses. Aturan pertama adalah kamu harus punya visi. Jika kamu tidak punya visi kemana kamu ingin melangkah atau kamu tidak punya tujuan, maka kamu akan terombang-ambing dan tidak akan kemanapun. Saat Arnold kecil, setelah perang dunia kedua, dia merasa beruntung karena dia tahu apa visi hidupnya. Arnold tidak begitu menyukai Austria, dia tidak ingin menjadi petani atau pekerja pabrik. Walaupun orang tuanya ingin agar dia bisa tinggal di Austria dan memiliki kehidupan normal di sana, namun itu adalah visi orang tuanya, bukan visi dirinya. Arnold merasa dirinya lebih dari sekedar visi orang tuanya dan bermimpi untuk meraih sebuah hal yang besar dalam hidup. Ketika usianya 11 tahun, dia menonton film dokumenter tentang Amerika. Arnold sangat terkesima atas bangunan pencakar langit yang tinggi, jembatan yang besar, dan semua hal yang tentunya sangat berbeda dengan tempat dia tinggal. Sejak saat itu, Arnold bertekad untuk pergi ke Amerika dan tidak ingin menjalani kehidupan sebagai petani. Setelah pulang sekolah, Arnold pergi ke sebuah toko, ketika dia melihat sekeliling, dia melihat sebuah majalah berisi tentang seorang binaragawan pemenang kontes Mr. Universe tiga kali berturut-turut. Bukan hanya menang kontes, tapi binaragawan itu juga seringkali Arnold lihat wajahnya di layar lebar. Ini merupakan visi hidupnya Arnold, dia ingin menjadi binaragawan itu, memenangkan kontes, menjadi aktor film, dan menjadi jutawan. Mungkin banyak orang hidup tanpa tahu apa yang mereka inginkan, tapi sejak kecil, Arnold memiliki kejelasan ke mana arah yang ingin diraih dalam hidup. Ketika kamu punya visi yang jelas, kamu jadi tahu apa yang harus kamu lakukan. Contohnya begini, ketika orang lain melihat Arnold berlatih di tempat gym dengan begitu keras, lima hingga enam jam sehari, mereka pun bingung kenapa Arnold bekerja sekeras itu. Dia pun menjawab kalau dirinya ingin memenangkan kontes Mr. Universe. Jadi, setiap kali Arnold berlatih, itu adalah caranya mendekatkan diri kepada tujuan yang diinginkan. Latihan di gym tidaklah menjadi sesuatu yang melelahkan karena setiap repetisi angkatan beban yang dilakukan, mendekatkan Arnold pada visi yang ingin dicapai dalam hidup. Dia berusaha sekeras mungkin hingga akhirnya visi yang dibayangkan menjadi kenyataan setelah Arnold menjadi juara Mr. Universe termuda saat usianya 20 tahun. 

Sumber foto: medium.com

Setelah kamu punya visi yang kuat, maka kamu perlu melakukan visualisasi tujuan yang ingin kamu capai. Arnold menjelaskan, 74% orang Amerika benci pekerjaan mereka. Persentase ini tidak jauh berbeda di tempat yang lain, misalnya di Eropa. Mayoritas orang tidak menyukai pekerjaan mereka karena mereka tidak tahu apa tujuan hidup mereka dan hanya mengikuti arus saja. Beda halnya ketika kamu menikmati apa yang kamu kerjakan. Misalnya seperti ini, ketika terjun ke dunia politik, Arnold punya gambaran yang jelas apa yang diinginkan. Dia ingin menjadi pemimpin di California. Karena tidak lahir di Amerika, dia sadar kalau dirinya tidak bisa menjadi presiden, namun menjadi pemimpin di sebuah kota dengan ekonomi kelima terbesar di dunia merupakan tujuan akhir dalam karir politiknya. Pada awalnya, banyak orang mempertanyakan keputusan dari Arnold. Mereka merasa, kenapa dia tidak mencoba untuk mencalonkan diri di negara bagian yang lebih kecil dulu agar potensi menangnya lebih besar. Namun, Arnold tidak melakukannya, dia punya visi yang jelas apa yang dia inginkan dan akhirnya menjadi gubernur California. 

Aturan kedua yaitu jangan terlalu banyak dengarkan orang lain. Setiap kali Arnold punya tujuan yang besar, pasti banyak orang yang menentang, mereka merasa mimpinya terlalu muluk, mustahil dicapai, dan berbeda dengan kebanyakan orang. Jadi, ketika ada orang yang bilang kalau Arnold tidak bisa, dia malah yakin kalau itu bisa. Arnold percaya apa yang dikatakan oleh Nelson Mandela, semua selalu tidak mungkin, sampai ada seseorang yang mampu melakukan hal tersebut dengan sangat baik. Arnold merasa itu adalah dirinya, dirinya akan membuktikan kalau hal tersebut bisa menjadi kenyataan. Sama halnya, ketika Arnold bilang ingin pergi ke Amerika, orang di sekitarnya bilang itu adalah hal yang mustahil, dia juga tidak punya uang untuk terbang kesana, pasti banyak binaragawan lain yang lebih baik dari Arnold. Namun, semua itu tidak membuat dirinya berhenti. Arnold membuktikan kalau dirinya mampu hidup sesuai dengan visi awal yang pernah dibayangkan. Hingga akhirnya, dia mampu menjuarai ajang kontes binaragawan internasional sebanyak 13 kali. Jika dia sibuk mendengarkan apa kata orang lain, maka Arnold tidak akan bisa sesukses sekarang. Tentu saja, perjalanannya tidak selalu mulus. Arnold pernah menjadi aktor dalam sebuah film berjudul Hercules dan gagal total. Banyak orang merasa tubuh kekar Arnold dan aksennya sulit diterima oleh penonton Amerika. Namun, hal ini tidak mengecilkan hatinya, dia masih ingat visinya kalau dia ingin menjadi aktor yang sukses. Hingga datang sebuah kesempatan untuk memerankan Conan the Barbarian. Tubuh kekarnya justru menjadi sebuah keunikan tersendiri dan akhirnya film itu sukses di pasaran. Sama halnya dengan film Terminator, aksen Arnold ternyata menjadi keunikan sendiri saat dirinya memerankan tokoh itu sebagai sebuah robot. Ini adalah pelajaran berharga untuk tidak terlalu banyak mendengarkan orang lain. 

Sumber foto: muscleandfitness.com

Aturan sukses nomor tiga adalah kerja keras. Tidak ada resep rahasia yang membuat seseorang sukses, tidak ada pil ajaib yang mampu mengubah nasib seseorang. Kamu tidak bisa berharap hidup akan berubah jika kamu tidak bekerja keras untuk mengubahnya. Arnold merasa ada yang aneh jika ada orang yang bilang kalau mereka tidak punya waktu untuk meningkatkan kemampuan diri mereka entah itu melalui membaca atau berolahraga. Coba bayangkan jika kamu membaca buku sejam dalam sehari, bayangkan berapa banyak yang telah kamu pelajari selama 365 hari? Inilah yang membuat Arnold heran apabila ada orang yang bilang tidak punya waktu. Misalnya begini, kamu tidur delapan jam sehari, maka kamu masih punya 18 jam. Lalu, kamu menghabiskan waktu untuk bekerja selama delapan hingga sepuluh jam. Kemudian, dua jam lagi kamu habiskan untuk pulang dan pergi ke kantor. Kamu masih punya enam jam yang bisa kamu pergunakan untuk mencapai mimpi yang kamu inginkan. Arnold mencontohkan dirinya sendiri. Ketika dia pertama kali ke Amerika, Arnold membagi waktu untuk mengerjakan beberapa hal yang penting, mulai dari kuliah, bekerja, dan berlatih ke tempat gym. Bahkan di sela semua kesibukannya, Arnold masih harus meluangkan waktu untuk mengambil kelas akting selama empat kali seminggu dari jam delapan hingga 12 malam. Arnold berusaha menggunakan waktunya yang berharga dengan sebaik mungkin, karena apabila tidak, mungkin saja dia tidak bisa sesukses sekarang.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.