Rahasia Kerja Fokus Hingga Lupa Waktu

Flow_Cover

Kebahagiaan tidak terjadi begitu saja. Kebahagiaan adalah sebuah keadaan yang butuh fokus mendalam hingga kita tenggelam saat mengerjakan aktivitas tersebut.

Kali ini saya akan membahas buku Flow karya Mihaly Csikszentmihalyi. Buku ini membahas bagaimana sebuah kebahagiaan bisa dicapai ketika kita berada dalam zona flow, sebuah kondisi di mana kita tenggelam dalam aktivitas yang sedang kita kerjakan. Apa momen yang membuat kita bahagia? Banyak orang mungkin berpikir hidup santai, jalan-jalan, makan di restoran mewah, dan sebagainya. Namun berdasarkan riset yang dilakukan oleh Mihaly, momen terbaik justru berasal ketika tubuh atau jiwa seseorang dengan sukarela mencapai batas maksimalnya untuk mencapai sesuatu yang sulit dan berharga. Perlu disadari, kebahagiaan bukanlah tujuan di mana kamu akan tiba, tetapi suatu kondisi yang perlu dibentuk. Hal ini dipengaruhi oleh informasi yang kita masukkan ke dalam pikiran dan cara kita mencari kebahagiaan.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Beda Kebahagiaan Sesaat dan Kebahagiaan Sejati
Sumber foto: vitality360.co.uk

Beda Kebahagiaan Sesaat dan Kebahagiaan Sejati

Apakah kamu pernah merasa hidup yang kamu jalani terasa tidak bahagia atau tidak mengesankan? Seringkali, kita berusaha mencari kebahagiaan melalui hal yang ada di luar diri seperti kekayaan atau ketenaran. Padahal, kebahagiaan yang berasal dari hal tersebut tidak membuat diri kita bahagia dalam waktu yang lama. Kita juga terbiasa mencari cara yang instan untuk bahagia. Hal ini disebabkan karena kita lebih menyukai kesenangan sederhana yang dikenal dengan nama pleasure daripada kesenangan yang lebih bermanfaat seperti enjoyment, namun lebih sulit untuk dicapai. Pleasure berasal dari luar diri dan berhubungan dengan pengalaman panca indera seperti tidur, makan, dan sebagainya. Sedangkan, enjoyment berasal dari dalam diri dan merupakan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi penuh. Saat kita tenggelam pada kegiatan yang sedang kita kerjakan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan, itu adalah momen saat kita merasakan kebahagiaan yang sejati. Namun, kebanyakan orang mengartikan kebahagiaan sebagai pleasure, seperti nonton TV, bermalas-malasan, dan sebagainya. Inilah yang membuat mereka merasa hidup yang dijalani menjadi tidak bahagia. Hidup mereka kekurangan sesuatu yang baru dan kesempatan untuk bertumbuh. 

Riset yang dilakukan oleh Mihaly tidak berusaha mencari sifat dari kebahagiaan itu sendiri, tapi dengan sebuah pertanyaan sederhana, kapan seseorang merasa sangat bahagia? Setiap responden lalu diminta untuk menuliskan dengan jelas apa yang mereka lakukan dan perasaan yang dihasilkan dari aktivitas tersebut. Mihaly menemukan, kebahagiaan bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Bukan juga hasil dari keberuntungan atau kebetulan. Kebahagiaan tidak tergantung pada peristiwa yang ada di luar diri, melainkan, pada bagaimana kita menafsirkannya. Aktivitas yang digambarkan sebagai kegiatan dengan hasil kebahagiaan yang tinggi dikategorikan sebagai pengalaman optimal atau sederhananya disebut sebagai flow. Jadi, orang dalam kondisi flow tenggelam dalam aktivitas yang sedang mereka kerjakan. 

Apa itu zona Flow?
Sumber foto: bethanwinn.com.au

Apa itu zona Flow?

Untuk bisa berada dalam zona flow, ada tiga hal yang harus dimiliki. Pertama, tujuan yang realistis. Kedua, keahlian kita cocok dengan kesulitan tugas yang dihadapi. Ketiga, fokus penuh pada aktivitas tersebut. Contoh paling nyata dari flow berada pada setiap game yang bagus, khususnya game RPG. Coba kamu perhatikan, ketika kamu sedang main game, kamu ibaratnya tersedot masuk ke dalam permainan itu, tanpa kamu sadari kamu telah menghabiskan waktu berjam-jam bermain. Jika dibedah lebih lanjut, di tahap awal, biasanya game itu tidak sulit. Namun, semakin lama kamu bermain, maka tingkat kesulitannya pelan-pelan akan ditingkatkan. Keseimbangan antara keahlian dan tingkat kesulitan ini yang membuat kita terus bermain, hingga akhirnya tanpa kita sadari, kita sudah menghabiskan waktu berjam-jam. Ditambah lagi, di dalam sebuah game, terdapat reward dan punishment yang langsung terasa. Misalnya, ketika kita berhasil mengalahkan musuh, maka kita akan mendapatkan experience point, dan akhirnya bisa naik level. Namun, ketika kita kalah, maka akan game over.

Ada contoh lain yang menarik soal Flow. Suatu pagi di Napoli, seorang turis Amerika Serikat masuk ke sebuah toko barang antik dan ingin membeli sebuah patung. Pemiliknya mematok harga yang tinggi, namun ketika dia melihat turis itu akan membayar, dia mengklaim bahwa patung itu tidak untuk dijual. Dia mematok harga tinggi bukan karena dia ingin memeras si turis, tetapi karena dia menikmati kegiatan tawar-menawar dan pertarungan akal. Aktivitas ini mengasah ketangkasan mental dan keterampilan menjualnya. Setiap kali kita terlibat dalam aktivitas seperti ini, sesuatu yang tidak terlalu mudah atau terlalu sulit, kita cenderung memperluas batasan pribadi kita dan mencapai lebih banyak. Misalnya, jika kamu seorang pemula dalam permainan tenis, pertama-tama kamu akan menikmati saat mencoba memukul bola melewati net. Saat kemampuan kamu meningkat, tantangan mudah ini akan mulai membuat kamu bosan dan kamu akan mulai mencari tantangan yang lebih berat lagi, misalnya bermain melawan orang lain. Jika kamu memilih lawan yang jauh lebih hebat, kamu mungkin akan berhenti karena tantangan yang sangat sulit. Tetapi jika kamu memilih lawan yang sedikit lebih hebat, maka keahlianmu akan meningkat.

Membuat pekerjaan menjadi sebuah permainan
Sumber foto: joygenea.com

Membuat pekerjaan menjadi sebuah permainan

Banyak orang tidak puas dengan rutinitas harian mereka dan seringkali menyalahkan pekerjaan sehari-hari mereka. Keadaan menjadi semakin buruk, ketika waktu luang yang seharusnya dihabiskan untuk mencari zona flow-nya, malah dihabiskan dengan bermalas-malasan. Tenang saja, semua ini bisa diubah. Bagaimana kalau membuat pekerjaan yang kamu jalani menjadi sebuah tantangan sehingga bisa menghasilkan zona flow-nya sendiri. Ada contoh yang menarik. Penduduk lansia yang tinggal di sebuah dusun di Pegunungan Alpen Italia, tidak melihat perbedaan antara pekerjaan sehari-hari dan waktu luang mereka. Setiap hari, mereka harus bangun pukul lima pagi untuk memerah sapi, membawa tumpukan jerami bermil-mil, merawat kebun atau memasak untuk keluarga mereka. Namun ketika ditanya apa yang akan mereka ubah dalam hidup jika mereka kaya, mereka menjawab bahwa tidak ada yang ingin diubah. Hal ini menunjukkan kalau mayoritas dari mereka berada pada zona flow-nya, jadi apa yang merupakan pekerjaan, tidak terasa seperti beban. Sehingga, hal ini lalu meningkatkan kreativitas dan konsentrasi saat bekerja.

Salah satu cara untuk menciptakan zona flow saat bekerja yaitu dengan membuat reward atau penghargaan internal. Jadi, reward ini tidak berkaitan dengan insentif berupa uang atau kekuasaan, namun reward yang seperti berusaha melampaui tingkat kinerja kamu sebelumnya atau belajar hal baru dari pekerjaan yang kamu lakukan. Ini merupakan cara kamu bisa menemukan zona flow dalam bekerja. Jadi, kamu mencari tantangan baru dalam pekerjaan, dengan tujuan untuk belajar sebanyak mungkin tentang semua tugas penting untuk menjaga perusahaan untuk tetap bertumbuh, daripada hanya pergi dan pulang tepat waktu, tanpa adanya dorongan yang lain.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.