Kisah Inspiratif Hotman Paris

Hotman Paris_Cover

Kesuksesan seseorang bukanlah berasal dari waktu yang singkat. Butuh kerja keras, disiplin, dan jam terbang yang tinggi untuk bisa meraih kesuksesan yang luar biasa. 

Kali ini saya akan membahas kisah inspiratif dari Hotman Paris Hutapea, salah satu pengacara paling terkaya di Indonesia. Mungkin kamu pernah dengar istilah, di atas langit masih ada Hotman Paris. Nah, ini mungkin gambaran yang bisa menjelaskan kenapa kebanyakan pria ingin menjadi seperti Hotman Paris, kaya raya dan hidupnya sering dikelilingi oleh wanita cantik. Namun, di balik semua itu, ada kedisiplinan yang harus dipegang teguh dan kerja keras hingga Hotman bisa sampai ke titik sekarang. 

Hotman Paris Hutapea lahir di kampung yang ada di Laguboti, Toba, Sumatera Utara pada tahun 1959. Dia merupakan anak keenam dari 10 bersaudara. Dari kecil, Hotman sudah dididik untuk menjadi anak yang disiplin. Dia sudah terbiasa memasak, membersihkan rumah, dan membantu orang tuanya bekerja. Waktu tinggal di Tapanuli, ayahnya merupakan pengusaha mobil dan ekonomi keluarganya cukup baik. Ayahnya menekankan kepada semua anaknya agar hidup dengan menghargai uang, inilah pelajaran penting yang selalu diingat oleh Hotman. Di sisi lain, ibunya juga sangat percaya kalau nutrisi makanan sangat menentukan kecerdasan anak. Jadi sejak kecil, ibunya membeli ikan mujair satu ember di pasar, lalu dibuat sup dan harus dihabiskan oleh anak-anaknya. Orang tuanya juga mampu menyekolahkan enam anaknya untuk kuliah di sekolah swasta termahal di Bandung hingga lulus. 

Dulu semua orang bercita-cita ingin kuliah di ITB, Institut Teknologi Bandung dengan jurusan insinyur, kontraktor, atau dokter. Hotman pun juga mengambil tes untuk masuk di ITB. Namun sayangnya, dia tidak diterima. Akhirnya, Hotman terpaksa mengambil kuliah fakultas hukum di Universitas Katolik Parahyangan, karena tidak ada pilihan lain. Dia juga tidak pernah bercita-cita untuk jadi pengacara, mimpi awalnya seperti kebanyakan orang yaitu ingin menjadi dokter atau kontraktor. Hotman juga sempat dua kali masuk rumah sakit saat kuliah karena pesimis akan masa depannya. Maklum saja, saat itu ada stigma, kalau mahasiswa yang masuk kuliah hukum adalah anak nakal yang tidak ada masa depannya. Hotman juga melihat rata-rata sarjana hukum pada masa itu miskin semua dan rata-rata menggunakan mobil butut. Walaupun awalnya sempat depresi, akhirnya Hotman berhasil menerima dan menjiwai pelajaran di fakultas hukum. Dia pun berhasil lulus lebih cepat yaitu 3.5 tahun daripada rata-rata orang yang biasanya lulus lima tahun. 

Sumber foto: economy.okezone.com

Setelah lulus kuliah, Hotman lalu diterima bekerja di kantor pengacara OC Kaligis pada tahun 1982. OC Kaligis merupakan bos pertama Hotman dan dia digaji 200 ribu rupiah. Penampilannya yang dulu juga jauh berbeda. Saat itu, Hotman harus menggunakan transportasi bus untuk ke kantor. Seiring berjalannya waktu, dia pun pindah untuk bekerja di kantor pengacara Adnan Buyung Nasution. Pekerjaan ini tidak didapat dengan mudah. Dia harus lulus dari seleksi tes yang panjang dan mengalahkan banyak pesaing. Melalui Adnan, Hotman belajar kalau ada pekerjaan menjadi pengacara internasional dan ternyata pekerjaan sebagai pengacara sangat menjanjikan. Saat kerja di sana, Hotman melihat banyak bule dan mereka menggunakan mobil mewah yaitu Mercedes Benz. Namun, entah kenapa, mungkin karena dia belum mapan jiwanya, Hotman lalu dikirim untuk bekerja di Bank Indonesia tanpa melalui tes oleh Prof. Subekti. Di sana, hidup Hotman boleh dibilang hampir kelam. Dia merasa tidak cocok untuk bekerja di lingkungan birokrat, selain itu Hotman juga harus belajar akuntansi, padahal ini bukan bidang yang ditekuni sebelumnya. Ditambah lagi, teman seangkatannya di sana sering mengejek Hotman dan dianggap seolah tidak mampu. Saking stresnya, Hotman sempat ingin bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Beruntungnya saat itu, ada kejadian yang membuatnya tercerahkan. Dia mendengar suara tukang becak tertawa bahagia dan akhirnya mantap memutuskan untuk keluar dari Bank Indonesia untuk mengejar mimpinya menjadi pengacara internasional. Namun, Hotman tidak bisa langsung keluar begitu saja. Karena terikat kontrak, dia harus berpikir cerdas agar tidak membayar denda akibat keluar sebelum kontraknya habis. Hotman terpikir ide untuk berpura-pura menjadi orang gila. Jadi, ketika ditanya oleh direktur di sana siapa namanya, dia tidak bisa menjawab namanya siapa. Inilah yang kemudian memunculkan anggapan kalau sakit Hotman sudah parah. 

Setelah keluar dari Bank Indonesia, Hotman lalu diterima bekerja di kantor pengacara Nono Makarim. Kali ini, dengan tekad bulat, dia ingin menekuni pekerjaan ini hingga tuntas. Hotman pun berkomitmen untuk tidak tergoda apapun dan hanya ingin menjadi pengacara. Dia pun lalu melanjutkan pendidikan magister hukum di University of Technology Sydney pada tahun 1990 sambil bekerja di kantor pengacara di sana. Pengalaman bekerja di luar negeri sangat berharga bagi perkembangan karir Hotman. Maklum saja, untuk menjadi praktisi profesional yang hebat, gelar yang bagus saja tidak cukup, namun perlu jam terbang yang panjang. Pada tahun 1999, Hotman lalu mendirikan kantor pengacaranya sendirinya. Kasus yang ditangani juga beragam, dari yang kecil hingga besar, dan mencakup berbagai golongan mulai dari masyarakat umum, pebisnis, artis, hingga pejabat. Hotman bahkan pernah mendapat bayaran fantastis yaitu sekitar 12 juta dolar atau sekitar 176 miliar saat berhasil menangani kasus hukum tambang terbesar di Indonesia. 

Sumber foto: pikiran-rakyat.com

Mungkin banyak yang penasaran, kenapa Hotman selalu pakai sepatu bling-bling atau baju dengan warna mentereng. Ternyata ada alasan di baliknya. Hotman ingin selalu tampil beda dengan orang lain, dari segi warna saja juga harus beda dengan orang lain, karena itu adalah diri Hotman apa adanya. Memang orang sukses punya keunikannya masing-masing, setiap orang sukses punya gaya nyentriknya sendiri, kalau Hotman tampil beda dengan sepatu bling-bling-nya. Perlu dipahami, penampilan itu sangat perlu apalagi kamu bekerja di bidang jasa. Setiap kali kamu masuk ke sebuah ruangan, penampilan kita harus meyakinkan. Orang yang melihat pun menjadi segan, kalau sudah begitu, maka mereka tidak akan menganggap kamu sebelah mata. Selain itu, Hotman juga dikenal murah hati karena memberikan jasa sebagai pengacara gratis bagi masyarakat kurang mampu yang sedang terjebak masalah hukum. Konsultasi ini pun dilakukan oleh Hotman di kedai kopi Jhonny. 

Hotman punya beberapa tips buat kamu apabila ingin mencapai kesuksesan. Pertama, apa tujuanmu? Kamu harus tahu dulu, apa tujuanmu? Apakah kamu mengabdi atau mau menjadi orang kaya raya? Apa yang kamu inginkan dalam hidup? Pekerjaan yang dijalankan dengan rasa suka, apapun hasilnya rasa lelah itu tidak akan terasa. Kedua, harus punya keberanian. Hotman menekankan, nyali atau keberanian sangat diperlukan, apalagi kalau kamu bekerja di bidang jasa. Inilah yang membuat Hotman punya kebiasaan unik ketika ke luar negeri, dia suka membeli buku tentang orang sukses dan buku tentang mafia. Dia punya alasan tersendiri. Menurut dia, mafia itu punya ciri khas, khususnya soal nyali. Ketiga, kerja keras. Ini merupakan resep yang tidak bisa ditawar. Hotman sendiri memiliki gaya hidup yang disiplin. Dia punya jadwal rutin setiap hari. Hotman tidur jam 10 malam, bangun jam tiga pagi, lalu lanjut berenang jam empat pagi, dan jam enam pergi ke kantor. Perilaku disiplin ini yang terus Hotman lakukan sepanjang hidupnya sehingga dia bisa sampai ke titik sekarang. Dia juga merasa hidupnya sudah bahagia karena sudah mencapai karir tertingginya sebagai pengacara. 

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.