Tips Belajar Cepat Sampai Paham

Kepuasan terbesar bukan berasal dari melakukan hal yang mudah. Namun menyadari potensi diri yang terpendam dan mampu mematahkan pemikiran yang membatasi diri untuk sukses.

Kali ini saya akan membahas buku Ultralearning karya Scott Young. Buku ini membahas bagaimana strategi untuk menguasai keahlian tertentu dengan cepat. Di era sekarang di mana informasi tersedia begitu mudah, untuk terus berada di depan, bergantung pada kemampuan seseorang untuk belajar secara mandiri. Scott telah mempraktekkan sendiri bagaimana dia bisa belajar keahlian baru dengan cepat dan dana yang terbatas. Pada tahun 2012, Scott menjalankan proyek pendidikan mandiri miliknya di mana dalam 12 bulan dan dengan biaya kurang dari $ 2.000, dia akan mempelajari cara menulis kode komputer dengan cukup baik sehingga Scott dapat lulus ujian akhir yang sama dengan lulusan ilmu komputer universitas bergengsi MIT di Amerika Serikat. Bukan hanya itu, Scott bahkan mendorong dirinya lebih keras lagi dengan belajar empat bahasa baru dalam waktu 12 bulan. Ini adalah orang yang disebut sebagai ultralearner, mereka yang mampu belajar secara mandiri namun memiliki keahlian yang kurang lebih setara dengan orang lain yang menjalani pendidikan formal.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Belajar tanpa harus ke sekolah
Sumber foto: faktualnews.co

Belajar tanpa harus ke sekolah

Apakah mungkin bisa memperoleh keahlian yang sama tanpa harus duduk di bangku kuliah? Atau apakah kita bisa lancar berkomunikasi bahasa asing hanya dengan waktu tiga bulan saja? Jawaban dari pertanyaan itu bisa dijawab iya. Ternyata, ada budaya di mana sekelompok orang berusaha untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan dengan belajar secara mandiri dalam waktu yang relatif lebih singkat daripada pendidikan formal. Mereka disebut sebagai ultralearner. Kemampuan ini bisa mempercepat karir yang sudah kamu miliki, transisi ke karir yang selalu kamu inginkan, atau untuk menyelamatkan karirmu saat ini dengan menambahkan keahlian baru yang lebih berharga. Ini merupakan salah satu metode untuk terus relevan di dunia yang bergerak sangat cepat. Jadi, kamu akan berusaha untuk mencari solusi atas sebuah masalah atau tantangan yang kamu hadapi. Jika sudah, kamu akan menentukan apa yang ingin kamu pelajari dan kenapa kamu harus mempelajari hal tersebut. Selanjutnya, kamu mulai belajar secara rutin dan efektif, bagaimana bisa belajar dengan cepat dan efisien. Tentu saja perkembangan informasi dan teknologi yang sangat cepat, membuat pendidikan di sekolah belum tentu bisa mengimbanginya. Apalagi setelah lulus dari sekolah, setiap orang punya tanggung jawab pribadi untuk terus meningkatkan kemampuan dirinya. 

Perlu digaris bawahi, Scott sama sekali tidak anti dengan institusi pendidikan, tetapi dia memang merasa kalau institusi pendidikan terikat pada pendekatan tradisional daripada mencari cara yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih murah untuk memberikan pengalaman pendidikan yang lebih baik. Hal ini dicontohkan berdasarkan pengalamannya sendiri, dalam satu tahun dan dengan biaya kurang dari $ 2.000, dia berhasil mencapai tingkat kemahiran teknis yang membutuhkan waktu empat tahun dan biaya lebih dari $ 250.000 jika ia mengambil jalur konvensional di perguruan tinggi. Namun tentu saja, di sisi lain, perguruan tinggi bukan hanya menawarkan pendidikan saja, tapi juga kesempatan mahasiswanya untuk menjalin relasi dan pertemanan yang tentu saja berguna bagi perkembangan karier mereka di masa depan. 

Memulai untuk menjadi ultralearner
Sumber foto: ibtimes.id

Memulai untuk menjadi ultralearner

Mungkin kamu mulai penasaran, gimana sih caranya untuk belajar dengan cepat? Scott membagikan sembilan prinsip di bukunya. Saya tidak akan bahas semuanya, namun saya akan menjelaskan beberapa poin yang penting. Pertama, metalearning. Ini merupakan awal dari perjalanan kamu menjadi ultralearner. Kamu diharapkan untuk mampu melihat gambaran besar dan menyusun strategi belajar yang optimal. Kamu bisa memulainya dengan membuat metalearning map yang berisi tiga kategori besar yaitu konsep, fakta, dan prosedur. Konsep berhubungan dengan apa yang perlu kamu pahami. Fakta berhubungan dengan apa yang perlu dihafal. Terakhir, prosedur berhubungan dengan apa yang perlu dilakukan. Setelah kamu mempertimbangkan setiap kategori, maka selanjutnya kamu harus fokus pada kategori yang paling relevan. Kamu juga belajar dari orang lain yang sudah mempelajari keahlian ini sebelumnya. Lihat bagaimana mereka melakukannya dan coba praktekkan dengan sentuhanmu sendiri. Kedua, directness. Alasan kenapa ultralearning mampu membuat seseorang menjadi ahli dalam waktu yang relatif lebih singkat adalah karena adanya immersive learning. Jadi, seseorang belajar tidak di dalam kelas, namun bersentuhan langsung dengan sesuatu yang ingin dia pelajari. Misalnya gini, jika kita ingin belajar bahasa Perancis, jalur konvensional membuat kita belajar di kelas, namun langkah yang paling cepat adalah berkomunikasi langsung dengan orang Perancis. Pendekatan belajar sambil praktek merupakan cara efisien untuk mempersingkat waktu belajar. Ketiga, Retrieval. Ketika belajar hal baru, jangan lupa untuk rutin melakukan tes mandiri untuk meningkatkan kemampuan kamu dalam memahami apa yang kamu lakukan. Kamu bisa mengetes diri kamu dengan menuliskan soal apa saja yang kamu ketahui tentang topik tertentu sejauh yang kamu ingat. Memang ini tidak mudah, karena mengingat apa yang sudah dipelajari cukup menantang. Namun, ini merupakan cara belajar yang lebih efektif.

Manfaat belajar Ultralearning
Sumber foto: inquisitivepost.wordpress.com

Manfaat belajar Ultralearning

Penting gak sih kita belajar soal ultralearning? Tadi di awal kita sudah bahas kalau kemampuan ini dapat meningkatkan kemampuan kita dalam bekerja. Namun, di sisi lain, secara pribadi, apakah kamu pernah punya mimpi untuk belajar keahlian baru, misalnya belajar alat musik baru, bahasa asing, memasak, dan sebagainya? Pada dasarnya, hidup boleh dibilang tentang belajar. Memiliki keahlian baru. Mengembangkan diri menjadi lebih baik. Tentu saja, ketika kita bisa belajar lebih cepat, maka kita akan berkembang lebih cepat. Ada manfaat lain apabila kita berhasil belajar mandiri dengan cepat. Scott memberikan contoh, ketika dia berhasil menyelesaikan tantangan coding-nya dan lulus dari tes akhir di MIT University. Hal ini bukan saja menambahkan minatnya soal komputer sains dan matematika, namun membuka pemikirannya soal kemungkinan masa depan. Jika dia berhasil menyelesaikan tantangan ini, hal apa yang awalnya dia ragu di masa lalu, namun ternyata bisa diwujudkan di masa depan? Ini sebenarnya, inti utama dari belajar, bagaimana wawasan kita bisa berkembang, melihat sesuatu yang sebelumnya tidak terlihat, dan mengakui potensi diri yang terpendam. Mungkin kamu punya sedikit keraguan, kalau menganggap Scott bisa melakukan itu semua karena dia punya bakat. Namun perlu diingat, yang jauh lebih penting, bukan hanya bakat, tapi kerja keras dan strategi untuk mencapainya. Belajar hal baru tentu saja tidak mudah dan cukup menantang. Di tengah perjalanan, kamu mungkin akan mengalami banyak kesulitan, namun jangan menyerah dan teruslah mencari solusi atas tantangan yang kamu hadapi, hingga akhirnya kamu menjadi ahli di bidang yang ingin kamu tekuni.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.