Cara Merubah Mindset untuk Hidup Lebih Baik

2

Mengubah kepercayaan yang lama tentu saja tidak mudah. Namun, ketika kita bersedia untuk berubah, maka akan terbuka peluang hidup tanpa batas.

Kali ini saya akan membahas buku Out of the Maze karya Spencer Johnson. Buku ini membahas soal bagaimana cara mengubah apa yang kita percayai sebelumnya untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Banyak orang merasa takut meninggalkan apa yang mereka percayai sebelumnya karena mereka merasa akan kehilangan jati diri mereka. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu. Mengubah pemikiranmu tidak berarti mengubah siapa dirimu seutuhnya. Hanya karena kamu telah membuang kepercayaan lamamu dan mengadopsi yang baru, tidak berarti kamu telah mengubah dirimu seutuhnya. Jika kamu adalah orang yang baik hati, mengubah keyakinan lama akan membantu kamu menyalurkan kebaikan dengan cara yang lebih sesuai. Ini merupakan langkah penting karena keyakinan baru akan menambah inti kepribadianmu, jadi jika kamu memilih keyakinan yang salah, maka kamu akan berakhir lebih buruk dari yang awal kamu mulai.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Menjalani hidup yang serba berubah
Sumber foto: diplomaticourier.com

Menjalani hidup yang serba berubah

Masih ingat kisah Who Moved My Cheese? Ini adalah sekuel berikutnya setelah buku tersebut. Kisahnya dimulai dari dua ekor tikus (Sniff dan Scurry) dan dua kurcaci (Hem dan Haw) yang tinggal di labirin. Mereka menghabiskan waktu tinggal di dalam labirin tersebut untuk mencari keju. Hingga suatu hari, mereka menemukan Cheese Station C di mana banyak sekali keju di sana. Jadi, mereka berhenti mencari keju dan tinggal di sana. Hingga suatu hari, kejunya habis. Haw pun kembali berkeliling di labirin untuk mencari keju, sedangkan Hem menunggu dan berharap kejunya bisa kembali muncul. Namun, seiring berjalannya waktu, Haw tidak pernah kembali dan Hem semakin lapar, takut, dan kesepian. Di sisi lain, Hem juga khawatir tentang keberadaan Haw. Kejadian yang dialami oleh Hem dan Haw seperti yang kita alami dalam hidup. Saat adanya perubahan besar, misalnya kita tiba-tiba dipecat atau bisnis yang kita buat tiba-tiba bangkrut. Beberapa orang menjadi seperti Haw yang bersedia untuk move on, namun ada juga orang yang seperti Hem, seperti bingung apa yang harus dilakukan dan berharap semuanya bisa kembali seperti masa lalu. Perubahan memang berat, karena semua ini mencerminkan kehidupan yang kita jalani hingga sekarang. 

Kisah Hem dan Haw pun berlanjut. Hem yang semakin lapar akhirnya tidak tahan dan memutuskan untuk pergi. Saat berkeliling labirin untuk mencari keju, Hem banyak menemui jalan buntu dan area yang tidak pernah dia kunjungi sebelumnya. Di dalam hatinya, ada perasaan takut atas sesuatu yang asing. Hem terus berkeliling hingga badannya semakin letih dan akhirnya dia pun tertidur akibat kelelahan. Keesokan paginya, Hem pun bangun dan dia kaget karena di sekelilingnya ada banyak benda berwarna merah. Benda tersebut tidak pernah dia lihat sebelumnya dan ternyata benda tersebut ditinggalkan oleh seorang kurcaci bernama Hope yang menunggu Hem untuk bangun. Benda itu ternyata adalah sebuah apel. Sama seperti Hem, Hope juga berkeliling labirin untuk mencari makanan dan apel itu adalah makanan terakhirnya. Walaupun awalnya ragu, akhirnya Hem pun memberanikan diri untuk mencoba apel tersebut dan dia sadar kalau ada makanan lain selain keju yang bisa dia makan. Ini sama seperti yang terjadi dalam hidup kita. Ketika dunia yang kita kenal selama ini hilang, kita berusaha untuk mengejar dunia yang lama dan berharap semuanya kembali ke masa lalu. Namun, kita kadang lupa kalau ada dunia lain yang bisa kita coba jalani.

Beradaptasi untuk bertahan hidup
Sumber foto: emergn.com

Beradaptasi untuk bertahan hidup

Hem dan Hope lalu mengelilingi labirin bersama-sama dan menemukan potongan keju dan apel secara acak, namun hanya cukup untuk bertahan hidup. Kehidupan yang mereka jalani juga semakin lama semakin berat. Hem pun seringkali mengenang momen indah di masa lalu dan berharap semuanya akan kembali seperti dulu kala. Tak jarang juga, dia semakin tidak percaya diri. Apa yang dialami oleh Hem seringkali juga kita rasakan. Masa lalu seringkali merupakan sumber kebahagiaan dan kesuksesan. Ketika semuanya hilang, hal ini juga berdampak pada kepercayaan diri. Apabila kita tidak menyadarinya, hal ini dapat berbahaya. Tantangan untuk mencari makanan di labirin yang semakin berat membuat Hope akhirnya sadar dan bilang kepada Hem untuk mencoba strategi baru. Hope menyarankan, mereka harus memikirkan ide lain untuk menyelesaikan masalah soal persediaan makanan. Bagi Hem, tentu saja hal ini tidak masuk akal, memang ada cara lain untuk mencari makanan apabila tidak berkeliling di labirin? Di sisi lain, Hem juga merasa hidup di labirin dan mencari makan di sana adalah bagian dari hidupnya. Ketika diminta untuk berubah, hal ini seperti menghilangkan bagian dari hidupnya. 

Saat berkeliling di labirin, Hem pun mulai memikirkan saran dari Hope dengan lebih serius. Dia pun mengingat kembali dulu ketika keju di Cheese Station C habis, Haw berusaha untuk meyakinkan Hem kalau sudah tidak ada harapan di sana dan mereka harus mencari solusi lain. Namun, Hem tidak mempercayainya. Dia punya kepercayaan kalau keju pasti akan muncul lagi di Cheese Station C. Sama halnya ketika selama ini Hem punya kepercayaan bahwa dia hanya bisa makan keju saja, namun ketika ada apel dari Hope dan mencobanya, dia akhirnya baru sadar kalau dia bisa makan hal lain selain keju. Menariknya, walaupun Hem bersedia berubah dan mempercayai sesuatu yang baru, hal ini bukan berarti mengubah diri Hem seutuhnya. Dia tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak kehilangan identitas. Ini pesan yang sangat dalam. Misalnya, ketika bertahun-tahun atau berpuluh tahun kita menjalani pekerjaan sebagai pengacara, namun bukan berarti ini adalah diri kita yang sebenarnya. Kita punya pilihan untuk mencoba pekerjaan lain, tanpa kehilangan identitas kita seutuhnya, dan kita masih menjadi diri kita sendiri.

Bersiap untuk kemungkinan tanpa batas
Sumber foto: istockphoto.com

Bersiap untuk kemungkinan tanpa batas

Ketika Hem mulai siap untuk mengubah kepercayaannya selama ini, Hope memberikan sebuah saran yang tidak biasa, bagaimana kalau mereka mencoba untuk keluar dari labirin? Bagi Hem, ini merupakan saran yang tidak masuk akal. Labirin merupakan hidup mereka selama ini dan tidak pernah membayangkan hidup di luar labirin. Walaupun begitu, Hem mengingat kembali kalau sejak bertemu Hope, dirinya pun berhasil mengubah pikirannya, dari yang awalnya hanya makan keju, namun akhirnya berani untuk makan apel, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah dimakan atau dilihat. Bagaimana jika membuka kemungkinan untuk mencari cara keluar dari labirin? Dua hal ini tentu saja secara fundamental sama, butuh leap of faith atau dikenal sebagai lompatan keyakinan. Di sini ada gagasan kalau sebuah ide bisa berhasil dan kemauan untuk mencoba. Contoh dalam kehidupan nyatanya seperti ini. Misalnya kamu putus dengan pacarmu yang sekarang. Untuk mencari pacar yang baru, kamu harus mencoba kencan dengan orang baru dan berani mengambil kesempatan tersebut. Hubungan itu baru bisa terjadi, apabila kamu merasa kalau mungkin, kamu bisa menjalin hubungan dengan orang tersebut. Ini bisa dipraktekkan ke dalam hal lain seperti karir, proyek, atau hal lainnya. Kamu tidak akan pernah tahu kalau hal itu mungkin berhasil apabila kamu tidak mencobanya, namun di waktu yang sama, kamu tidak akan mencoba kalau kamu tidak punya kepercayaan kalau hal tersebut akan berhasil. Kepercayaan Hem yang baru membuat mereka berani mencoba jalan yang sebelumnya tidak berani mereka lewati. Setelah berkali-kali gagal, akhirnya Hem dan Hope berhasil menemukan sebuah lubang kecil dan akhirnya keluar di sebuah terowongan yang menuju dunia yang sama sekali baru. Di akhir cerita, mereka akhirnya berada di dunia luar, di mana ada padang rumput, langit biru, dan sinar matahari yang hangat. Yang paling penting, dunia yang baru ternyata dipenuhi banyak keju dan apel. Mereka juga menemukan Haw yang sudah ada di sana dan hidup bahagia selamanya.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.