Atta Halilintar, Apa Sih Prestasinya?

Atta Halilintar_Cover

Banyak orang merasa sukses itu adalah perjuangan yang instan. Namun, tidak banyak yang tahu kalau proses ini membutuhkan waktu, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Kali ini saya akan membahas kisah dari Atta Halilintar. Minggu kemarin, pernikahan Atta dan Aurel menjadi trending di mana-mana, bahkan sampai dihadiri oleh Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo, dan diunggah oleh akun resmi Sekretariat Negara. Tentu saja hal ini menimbulkan pro dan kontra. Di sisi pro, mereka berpendapat kalau Jokowi dan Prabowo hadir dalam kapasitasnya sebagai pribadi. Selain itu, setiap pengunjung sudah melalui protokol kesehatan yang ketat dan PCR Test. Namun, di sisi kontra, mereka berpendapat, kenapa sampai harus diunggah oleh akun resmi Sekretariat Negara, apakah pernikahan tersebut merupakan acara negara? Mereka juga membandingkan pernikahan Atta yang dihadiri oleh Jokowi dan Prabowo dengan pernikahan masyarakat kecil yang banyak dibubarkan oleh pihak keamanan. Terlepas dari pro dan kontra, ada sebuah komentar netizen yang cukup buat saya juga penasaran, apa prestasi dari Atta? Kenapa semua mata seakan tertuju kepada pernikahannya? Yuk kita simak bersama kisahnya.

Atta Halilintar lahir di Dumai Riau pada tahun 1994. Dia merupakan anak pertama dari 11 bersaudara. Kepopuleran Atta boleh dibilang tidak lepas dari ibunya. Saat itu, ibunya menulis buku yang berjudul Kesebelasan Gen Halilintar: My Family My Team pada tahun 2015 lalu. Buku ini boleh dibilang cukup fenomenal karena bercerita tentang perjalanan bisnis pasangan suami istri ke 120 negara dengan membawa seluruh anggota keluarganya tanpa didampingi asisten rumah tangga dan pengasuh. Perjalanan ini dijalani dalam keadaan mengandung, menggendong, dan menggandeng. Pasangan ini merupakan pengusaha dan seringkali mereka harus bepergian ke luar negeri. Ibunya juga membahas bagaimana pola asuh anak, manajemen keluarga, hingga bisnis masing-masing anak sesuai minatnya. Keluarga mereka bahkan punya motto kalau we sell, we promote what we eat, what we wear, what we use, what we utilize. Inilah ajaran orang tua mereka sehingga setiap anaknya sudah mulai berani berbisnis walaupun usianya masih belia. Berdasarkan berbagai sumber, orang tuanya sudah menekuni dunia bisnis ke berbagai negara di dunia sejak tahun 1993. Misalnya, di Perancis, mereka membuka butik dan kafe, lalu di Australia membangun peternakan kambing yang besar. 

Sumber foto: suara.com

Atta dari kecil memiliki sifat kompetitif yang tinggi dan bersedia kerja keras untuk mencapainya. Dia mencontohkan, dulu ketika di sekolah dia ingin menjadi pemain badminton, jika rekan lainnya latihan seminggu dua kali, maka dia bersedia untuk latihan delapan kali seminggu. Atta bersedia melakukan lebih dari yang dilakukan orang rata-rata pada umumnya, agar hasilnya bisa lebih baik daripada orang lain. Mental inilah yang membantu dia sepanjang hidupnya hingga akhirnya bisa menjadi Youtuber dengan jumlah subscriber terbesar di Asia. Atta pertama kali mulai terjun ke dunia bisnis saat mengetahui orang tuanya mengalami kesulitan finansial. Orang tuanya memutuskan untuk pindah ke Kuala Lumpur untuk memulai kembali usahanya dan dia baru berusia 11 tahun. Saat itu, Atta tinggal di rumah kos, menunggak uang sekolah sampai dua tahun, hingga mengais roti sisa di supermarket sebelum dimasukkan ke dalam tong sampah. Sebagai anak sulung, Atta berinisiatif untuk membantu ekonomi keluarganya. Dia mulai bekerja apa saja, mulai dari menjual sim card di terminal, menjadi makelar mobil, dan sebagainya. Ketika dia berjualan sim card di terminal, ayahnya mengajarkan dia untuk jangan malu ketika miskin, tapi malulah ketika kamu berbuat salah pada orang lain. Pelajaran ini selalu diingat oleh Atta hingga sekarang. Kegigihannya dalam berbisnis akhirnya terbayarkan, Atta pertama kali mendapatkan omzet terbesarnya saat menjual handphone China. Saat itu dia mendapatkan omzet 1 milyar saat usianya 13 tahun. Momen itu merupakan titik balik kehidupannya dan keluarga. Atta bercerita saat itu dia bisa menggunakan uang itu untuk DP mobil keluarga, sewa rumah, dan sebagainya. 

Perkenalan Atta dengan Youtube pertama kali karena dirinya ingin berdagang. Mindset-nya saat itu adalah mendapatkan followers yang banyak agar dagangannya bisa laku. Karena promosi itu mahal, maka Atta menggunakan platform Youtube yang gratis sebagai media promosi. Dari situ, dia pun lalu mengembangkan kontennya ke arah yang lain. Apalagi setelah buku yang diterbitkan oleh ibunya meledak di pasaran. Waktu itu ketika mereka sekeluarga diundang di TV, mereka pun punya ide untuk bikin cover lagu, hal ini bisa jadi keseruan sendiri. Mereka sekeluarga lalu membuat cover lagu Maher Zain dengan judul One Big Family. Tanpa disangka, cover lagunya langsung viral di mana-mana. Atta boleh dibilang cukup peka dalam membaca trend dan menyalurkannya ke dalam sebuah ide kreatif. Misalnya, dia boleh dibilang salah satu pelopor segmen prank di Youtube Indonesia. Konten jenis ini lalu sangat disukai oleh netizen. Dari situ, kemudian muncul lagi idenya yaitu Gerebek Rumah. Apalagi saat itu, banyak orang membicarakan soal kekayaan Andre Taulany dan Sule, Atta pun memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat konten Gerebek Rumah Andre dan Gerebek Rumah Sule. Konsistensi untuk selalu rutin upload dan ide konten yang segar selalu dia pertahankan hingga akhirnya menjadi Youtuber dengan jumlah subscribers terbanyak di Asia.

Sumber foto: aceh.tribunnews.com

Kadang ketika kita melihat orang sukses, kita hanya melihat mereka saat di atas saja. Tapi sebelum mencapai ke titik tersebut, banyak sekali rintangan hidup yang harus mereka lewati. Bahkan, ketika sudah sampai di puncak, bukan berarti masalah sudah selesai. Semakin banyak masalah yang silih berganti, ibaratnya semakin tinggi pohon, maka semakin tinggi pula angin yang menerpanya. Atta bercerita, ketika di posisinya di puncak, masalah silih berganti mulai dari berbagai kasus di pengadilan yang bahkan dia tidak tahu tentang apa hingga komen haters yang kadang menyakiti hatinya. Kondisi ini sempat membuat Atta sangat stress dan tertekan, bahkan dia sempat menangis di hadapan ayah ibunya. Namun, dia selalu memotivasi dirinya sendiri untuk tidak fokus pada segelintir orang yang tidak suka dengan dirinya dan fokus pada lebih banyak orang yang menyayanginya. Tekanan yang dialami oleh Atta dan figur publik lainnya juga berasal pada ekspektasi penggemarnya yang tidak realistis. Mereka mengharapkan idola mereka untuk tampil sempurna 100% setiap saat tanpa adanya salah. Tentu saja, hal ini tidak mungkin karena idola mereka juga masih manusia biasa yang kadang kala berbuat kesalahan. Ekspektasi yang tidak realistis inilah yang memberikan banyak tekanan kepada Atta dan dia terkadang rindu pada Atta yang dulu ketika tidak banyak orang mengenalnya, sehingga dia bisa melakukan apa yang dia inginkan. 

Kesuksesan Atta di Youtube tidak lepas dari konsistensinya dalam mengunggah video di Youtube sehingga hal ini bisa membuat penambahan subscribernya menjadi stabil dari bulan ke bulan. Dari awal, dia sudah konsisten memposting video setiap hari dan menghabiskan banyak waktu untuk berpikir ide kreatif karya apalagi yang harus dia hasilkan. Konsistensi ini yang sulit ditiru oleh banyak orang karena hal ini membutuhkan disiplin dan komitmen tinggi atas apa yang dikerjakan. Saat ini usaha Atta juga sudah berkembang, bukan hanya sebagai Youtuber, tapi merambah ke bisnis lain mulai dari konveksi, gadget, film, dan sebagainya. Atta juga sadar kalau sekarang dia tidak lagi bekerja untuk dirinya sendiri, namun ada ratusan orang yang mendapatkan rezeki atas bisnis yang dibuatnya.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.