Kisah Inspiratif Henry Ford, Penggerak Revolusi Mobil di Amerika Serikat

Apapun yang kamu pikirkan, entah kamu berpikir kamu bisa atau tidak bisa, semua yang kamu pikirkan itu benar. Ingat, pesawat lepas landas dengan melawan angin, bukan mengikuti angin. Kali ini saya akan membahas kisah inspiratif dari Henry Ford. Dia merupakan ikon dari legenda pengusaha di Amerika Serikat dan pendiri dari perusahaan otomotif Ford Motor Company. Henry Ford lahir di Michigan, Amerika Serikat pada tahun 1963 dalam keluarga petani. Ayahnya ingin Henry untuk menjadi petani ketika dia besar. Namun, sejak kecil, Henry punya minat yang berbeda, dia lebih tertarik pada teknik mesin. Henry tidak suka kegiatan bertani, karena saat itu pekerjaan sebagai petani masih manual, membutuhkan tenaga yang besar, dan sangat melelahkan. Beruntungnya, kota di mana Henry tinggal sedang mengalami transformasi ke dalam era industrialisasi. Hal ini membuat Henry mampu mengambil beberapa pekerjaan dan magang di perusahaan manufaktur, untuk belajar lebih jauh soal topik kesukaannya yaitu teknik mesin. Saat kecil, ada dua peristiwa penting yang mendorong kecintaan Henry terhadap teknik mesin. Dua hal itu adalah ketika melihat sebuah mesin dengan roda dan bersentuhan dengan jam tangan. Ketika usianya 12 tahun, dia melihat sebuah mesin dengan roda yang dibuat oleh Nichols, Shepard & Company. Mesin itu membuat Henry terkagum-kagum karena itu pertama kali dalam hidupnya melihat sebuah kendaraan bisa berjalan dengan sendirinya tanpa perlu ditarik oleh kuda. Di masa kecilnya, Henry juga terbiasa mengutak-atik jam tangan milik tetangganya. Dan pada saat usianya 13 tahun, dia menjadi sangat mahir dalam membongkar jam tangan dan memasangnya kembali. Kemudian, ketika Henry berusia 15 tahun, dia menjadi ahli dalam memperbaiki jam tangan walaupun dengan alat yang seadanya. Pada saat Henry beranjak remaja, mesin uap mulai memasuki kehidupan para petani. Saat itu, mereka mulai menggunakan mesin seperti mesin penggergajian dan mesin perontok dalam pekerjaan pertanian mereka. Karena Henry sangat menyukai soal permesinan, dia mempelajari mekanisme cara kerjanya dan juga cara memperbaikinya. Bukan hanya soal mesin, Henry remaja juga telah menunjukkan bakatnya sebagai pemimpin. Dia saat itu mengajak beberapa anak laki-laki di sana untuk membangun kincir air dan mesin uap secara sederhana. Henry yang penuh dengan kecintaan terhadap teknik mesin, kemampuan kepemimpinan, dan dorongan semangat untuk belajar terus menerus menjadi dasar kesuksesan karirnya di masa depan.
Sumber foto: history.com
Pada tahun 1876, ibunya meninggal dunia. Kejadian ini membuat Henry sangat sedih. Ayahnya lalu meminta dia untuk meneruskan pertanian keluarganya. Dia pun menolak dan tidak punya ketertarikan sama sekali pada dunia pertanian. Kemudian, saat tahun 1879, Henry meninggalkan sekolah dan rumah untuk pergi ke Detroit mencari pekerjaan. Di sana, dia melamar menjadi pegawai magang di Michigan Car Company, sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi mesin gerbong kereta api. Bertahun-tahun kemudian, Henry menjalani berbagai pekerjaan yang sama di perusahaan yang berbeda ketika dia merasa kalau ada hal baru yang bisa dia pelajari di perusahaan lain. Pada tahun 1882, Henry kembali pulang ke kota halamannya. Di sana, dia mengoperasikan dan memperbaiki mesin uap milik para petani dan terkadang bekerja untuk pabrik di Detroit. Berkat keterampilannya, Henry direkrut untuk menjadi insinyur shift malam di Edison Electric Illuminating Company pada tahun 1891. Tidak lama kemudian, dia juga mendapatkan promosi jabatan dan menjadi kepala insinyur. Sambil bekerja, Henry mengerjakan proyek sampingan yaitu pembuatan mobil. Ini merupakan passion terpendam dari Henry. Dia merupakan salah satu dari banyak orang yang bekerja di lumbung padi dan toko-toko kecil di seluruh negeri yang mencoba membuat kereta orang tanpa kuda. Dibantu oleh sekelompok teman, eksperimennya berhasil mencapai puncaknya pada tahun 1896 dengan selesainya sebuah kendaraan bernama Quadricycle. Itu merupakan kendaraan bermotor yang memiliki empat roda dengan kekuatan dan kecepatan yang lebih rendah daripada mobil kecil konvensional. Begitu Henry berhasil membuat Quadricycle, dia lalu berusaha mencari dana untuk mengembangkannya. Akan tetapi, modal sangat sulit diperoleh karena saat itu belum ada standar model bisnis untuk industri otomotif. Herny lalu meyakinkan William H. Murphy, seorang pengusaha di Detroit, untuk mendukung produksi mobilnya dan mendirikan The Detroit Automobile Company. William terkesima atas kendaraan yang dibuat oleh Henry dan percaya kalau masa depan adalah kendaraan dengan bahan bakar minyak. Namun, pada tahun 1901, Murphy dan para pemegang saham menjadi resah. Henry ingin menciptakan desain mobil yang sempurna, tetapi pemegang saham tidak puas karena melihat tidak ada perkembangan yang signifikan. Produk yang dijual memiliki kualitas yang lebih buruk daripada para pesaing dan harga yang lebih mahal dari perkiraan awal Henry. Tak lama kemudian, mereka memutuskan untuk membubarkan perusahaan tersebut. Kegagalan ini membuat Henry berpikir ulang tentang bisnisnya. Dia lalu berusaha untuk meyakinkan Murphy untuk memberinya kesempatan kedua, ini merupakan kejadian langka di awal abad ke-20. Meskipun begitu, perusahaan patungan mereka yaitu Henry Ford Company sudah tersandung di awal. Henry merasa Murphy terlalu menekannya untuk segera mempersiapkan mobil untuk diproduksi dan menetapkan ekspektasi yang tidak realistis sejak awal. Tak lama setelah Murphy merekrut manajer dari luar untuk mengawasi kinerja Henry, dia pun keluar dari perusahaan tersebut.
Sumber foto: popularmechanics.com
Dua kegagalan ini tidak membuat Henry menyerah atas mimpinya untuk mengembangkan industri otomotif. Dia lalu berhasil menjalin kerjasama dengan Alexander Y. Malcolmson, seorang pengusaha batu bara. Alexander punya kepribadian yang mirip dengan Henry, dia juga punya keberanian dalam mengambil resiko dan memberikan Henry kebebasan penuh untuk menjalankan bisnisnya. Kali ini, Henry memutuskan untuk membuat kendaraan bagi masyarakat umum, tidak lagi membuat kendaraan yang mahal. Pada masa itu, kendaraan merupakan barang mewah dan dianggap sebagai sebuah simbol kekayaan dan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Henry ingin mengubah semua kenyataan ini dan akhirnya pada tahun 1903, Ford Motor Company didirikan saat dia berusia 39 tahun. Kemudian pada tahun 1908, Model T pertama yang merupakan mobil dari Henry, pertama kali keluar dari jalur perakitan dan merevolusi transportasi selamanya. Jalur perakitan mobil menjadi identik dengan Henry dan kejeniusannya. Model T adalah mobil pertama yang terjangkau untuk pasar umum dan terjual sangat banyak. Butuh tujuh tahun bagi Henry untuk menjual Model T hingga menyentuh satu juta mobil. Namun, hanya satu setengah tahun kemudian, penjualan mobilnya mencapai dua juta dan pada tahun 1920, sudah terjual empat juta model T. Selama seperempat abad berikutnya, hal itu menjadikan Ford Motor sebagai perusahaan mobil paling sukses secara global. Dampaknya, Henry berhasil menjadi miliarder kedua terkaya di Amerika Serikat setelah John D. Rockefeller. Menariknya, Henry bukanlah pencipta mobil. Dia bahkan tidak menciptakan jalur perakitan mobil. Tetapi kontribusi utama Henry adalah dia bertanggung jawab untuk mengubah mobil dari sebuah penemuan mesin yang tidak diketahui fungsinya menjadi sebuah inovasi yang sangat berpengaruh pada abad ke-20 dan terus mempengaruhi kehidupan kita hingga saat ini. Pada dasarnya, inovator mengubah banyak hal. Mereka mengambil ide-ide baru, terkadang milik mereka sendiri, terkadang ide orang lain, dan mengembangkan serta mempromosikan ide-ide tersebut hingga menjadi bagian yang diterima dalam kehidupan sehari-hari. Inovasi membutuhkan kepercayaan diri, keberanian untuk mengambil risiko, kemampuan kepemimpinan, dan visi tentang masa depan yang seharusnya. Henry memiliki semua karakteristik ini, tetapi butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan semuanya sepenuhnya. Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.