Belajar Soal Hidup dari permainan Poker

Dalam hidup, kita harus bisa membedakan mana yang bisa kita kontrol dan tidak. Hal ini akan membantu kita untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Kali ini saya akan membahas buku The Biggest Bluff karya Maria Konnikova. Buku ini membahas soal kisah seorang penulis buku yang mendapat pelajaran hidup setelah menjadi pemain poker profesional. Maria sebelumnya tidak pernah bermain poker. Tapi, setelah berhasil membujuk pemain poker profesional untuk menjadi mentornya, sesuatu hal yang menarik terjadi. Dia belajar banyak hal dari sebuah permainan poker, terutama soal kehidupan, mulai dari bagaimana membaca orang lain lebih baik dan juga dirinya sendiri serta bagaimana dia bisa menerima keberuntungan apa adanya. Sebagai informasi, Maria bukanlah penulis biasa, dia punya gelar Ph. D dalam psikologi dan ingin mempelajari soal perilaku manusia melalui permainan poker. Menariknya, permainan poker bisa membantu kamu dalam membuat pilihan dalam hidup.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Perjalanan menjadi pemain poker profesional
Sumber foto: thepokerpractice.com

Perjalanan menjadi pemain poker profesional

Pada tahun 2018, Maria berhasil masuk dalam kompetisi dunia poker di Las Vegas. Padahal setahun sebelumnya, dia sama sekali tidak tahu soal poker, bahkan dia tidak pernah sekalipun bermain poker seumur hidupnya. Petualangan poker Maria tidak semudah yang terlihat pada awalnya, namun dia punya latar belakang yang kuat. Sebagai kandidat doktor dari Universitas Columbia, dia mempelajari soal pengambilan keputusan, dan khususnya interaksi antara keahlian dan keberuntungan dalam membuat pilihan hidup yang penting, apalagi di bawah tekanan. Dia juga terinspirasi oleh karya matematikawan John von Neumann, bapak game theory, yang ide dasarnya terinspirasi oleh poker. Kehidupan nyata, menurut von Neumann, adalah tentang gertakan, taktik kecil menipu yang membuat orang lain tidak mengetahui niat sebenarnya. Poker adalah tentang interaksi antara peluang dan kontrol, keahlian dan keberuntungan, dan dalam hal tersebut mencerminkan kehidupan nyata.

Maria menceritakan tentang nasib buruk keluarganya yang terjadi pada tahun 2015. Ibunya tiba-tiba kehilangan pekerjaan sekaligus karirnya. Startup suaminya gagal. Neneknya yang selama ini terlihat bersemangat dan sehat, tiba-tiba jatuh di malam hari dan meninggal dua hari kemudian. Sedangkan dia sendiri menderita kelainan autoimun yang aneh dan misterius. Kemalangan ini tampaknya tidak adil dan sulit diterima. Inilah yang membuat Maria akhirnya memperkuat minatnya pada peluang dan kendali, khususnya belajar soal dunia poker. Saat mengawali petualangan pokernya, Maria memasang target yang sangat ambisius yaitu bersaing di seri poker dunia yang bergengsi dalam waktu satu tahun. Untuk membantu perjalanannya, Maria berusaha mendapatkan banyak dukungan dan bantuan dari beragam guru, mulai dari psikolog hingga pemain poker profesional. Dia pun akhirnya berhasil membujuk Erik Seidel, seorang legenda Poker sebagai mentor yang bersedia membagikan pengalamannya bukan hanya soal poker dan cara bertaruh, tapi juga soal budaya judi profesional dan psikologi di baliknya. Satu hal yang membuat Erik setuju untuk membantunya karena dari awal Maria bilang kalau alasan utama dia ingin belajar soal poker bukan untuk mencari uang, namun ingin belajar lebih jauh soal kehidupan. Poker juga mengajari Maria soal apa yang bisa dia kontrol dan apa yang tidak bisa dia kontrol. 

Keahlian dan keberuntungan
Sumber foto: technewsworld.com

Keahlian dan keberuntungan

Ini adalah hal menarik soal kehidupan. Kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan, namun pada akhirnya, masih ada hal yang berada di luar kendalimu. Inilah yang mendasari Maria untuk mempelajari permainan poker lebih lanjut, karena karakternya yang mirip seperti kehidupan, di mana merupakan gabungan dari keahlian dan keberuntungan, serta hal yang bisa dikontrol dan tidak bisa dikontrol. Permainan poker mengajarkan Maria soal ketidakpastian. Untuk bisa memenangkan turnamen poker profesional, tentu saja butuh keahlian yang mumpuni, tapi di sisi lain, kamu juga butuh keberuntungan yang luar biasa. Sama halnya di dalam hidup, kadang strategi atau rencana sebagus apapun yang sudah kita buat, bisa hancur seketika, ketika situasinya berubah. Contoh yang paling mudah diambil adalah pandemi COVID-19. Misalnya kamu adalah pengusaha di bidang pariwisata. Walaupun kamu punya rencana masa depan yang bagus, namun ketika tiba-tiba ada pandemi, semua rencana kamu bisa berantakan dan kamu harus bisa menyesuaikan diri. 

Ada satu hal yang menarik. Kebanyakan orang terbiasa melebih-lebihkan soal tingkat kendali mereka atas peristiwa tertentu. Kecenderungan ini lebih banyak ditemukan oleh orang pintar atau orang yang ahli di bidangnya. Mereka suka melebih-lebihkan keahlian mereka sendiri daripada keberuntungan, akibatnya keputusan mereka menjadi buruk. Ini adalah sebuah ilusi kendali yang menghalangi mereka melihat hidup apa adanya. Contohnya begini, mereka melakukan apa yang berhasil di masa lalu atau berpikir kalau apa yang mereka putuskan, pasti akan berhasil. Orang tersebut gagal memahami bahwa keadaan telah berubah sehingga strategi yang sebelumnya sukses tidak lagi memberikan hasil yang sama di masa depan. Mereka membuat keputusan yang buruk karena mereka tidak mau mendengar apa yang dikatakan dunia ketika hal tersebut berbeda dengan keputusan yang sudah mereka buat. Ini adalah fakta kejam di mana manusia merasa kalau diri mereka punya kendali padahal sebenarnya itu merupakan hal yang kebetulan.

Pelajaran berharga dari permainan poker
Sumber foto: casino.org

Pelajaran berharga dari permainan poker

Ketika Maria mulai bermain poker, dia sering mengeluh kepada Erik Seidel yang merupakan pelatih pokernya soal nasib buruknya, misalnya ketika dia mendapat kartu yang buruk dan sebagainya. Jika sudah begitu, Erik langsung memotong curhat Maria dan memintanya untuk tidak memutar ulang hal yang disebut Erik sebagai “bad beats”. Ini adalah kebiasaan mental yang sangat buruk dan tidak bisa membantu Maria menjadi pemain poker yang lebih baik. Erik mengibaratkan, curhatan Maria seperti membuang sampah ke halaman rumput orang lain. Hasilnya sama saja berbau tidak sedap. Pelajaran poker boleh dibilang sama seperti di dalam hidup. Seringkali, kita tidak menyadari berapa banyak waktu yang kita habiskan memikirkan kesalahan masa lalu terus menerus dan frustasi atas semua kejadian buruk yang ada di dalam hidup kita. Kejadian ini membuat Maria sadar kalau semakin sering kita berpikir kalau kita adalah korban dari keadaan, maka kita tidak akan pernah terbuka pada kemungkinan dan peluang baru di masa depan.

Dengan belajar menjadi pemain poker profesional, Maria jadi sadar soal sunk cost fallacy. Ini adalah konsep dalam dunia ekonomi dan bisnis kalau biaya yang dikeluarkan tidak bisa dikembalikan. Dalam permainan poker, banyak pemain bertaruh terus menerus, padahal seharusnya berhenti bermain dalam putaran tersebut. Hal ini disebabkan, mereka berpikir kalau mereka sudah menaruh banyak uang di dalam permainan tersebut, maka mereka cenderung tidak mau menyerah atau berhenti. Kalau hal ini sudah terjadi, maka bisa dipastikan orang tersebut pasti akan kalah. Pelajaran ini kemudian membuat Maria melihat hidup dengan lebih jernih. Sebagai contoh, ketika dia dan suaminya berencana untuk jalan-jalan ke Florida. Namun, karena ada pandemi, mereka lalu membatalkan perjalanan tersebut, walaupun mereka tidak bisa klaim refund. Maria dan suaminya belajar untuk tidak terpengaruh oleh sunk cost fallacy dalam membuat keputusan tersebut.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.