Seni Membaca Situasi dan Kondisi dari korea Selatan, The Power of Nunchi

2-8

Komunikasi yang kita alami seringkali tidak jelas. Itulah sebabnya kamu butuh kepekaan dalam membaca hal yang tersirat untuk memahami maknanya secara keseluruhan.

Kali ini saya akan membahas buku The Power of Nunchi karya Euny Hong. Buku ini membahas rahasia kebahagiaan dan kesuksesan dari orang Korea. Nunchi adalah sebuah bentuk dari kecerdasan emosional yang bisa dipelajari oleh semua orang, kemampuan ini akan membantu kamu dalam membaca situasi dan berusaha memahami apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. Nunchi telah digunakan oleh orang Korea selama lebih dari 5,000 tahun. 

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Apa itu Nunchi?
Sumber foto: drangel.gr

Apa itu Nunchi?

Beberapa sumber mengatakan kalau Korea telah diserang 800 kali sepanjang sejarah, kebanyakan oleh China dan Jepang karena lokasinya yang strategis. Lebih dari 70 tahun yang lalu, setelah perang Korea, Korea Selatan merupakan salah satu negara termiskin di dunia, bahkan lebih miskin daripada mayoritas negara sub-sahara di Afrika. Lebih parahnya lagi, Korea Selatan tidak memiliki sumber daya alam sama sekali, tidak ada minyak, tidak ada tembaga, dan sebagainya. Namun sekarang, Korea Selatan masuk dalam jajaran negara terkaya di dunia dan juga merupakan salah satu negara dengan teknologi yang sangat maju. Korea Selatan merupakan salah satu negara yang memproduksi semikonduktor dan smartphone terbesar di dunia. Apa rahasianya? Ternyata terletak pada Nunchi. Bahkan beberapa orang mengatakan kalau Nunchi adalah bagaimana orang Korea Selatan mampu membaca pikiran orang lain. Tentu saja, hal ini terlalu berlebihan. 

Nunchi adalah soft skill yang bertujuan untuk mengukur pikiran, perasaan, dan kebutuhan orang lain untuk meningkatkan hubungan kalian berdua melalui kepercayaan, harmoni, dan kerja sama yang lebih mendalam. Nunchi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari di Korea Selatan dan diajarkan oleh orang tua kepada anaknya. Anak di Korea Selatan mulai belajar soal nunchi ketika mereka masih sangat muda, bahkan ketika berumur tiga tahun. Biasanya mereka belajar dalam konteks yang negatif, misalnya begini, jika semua orang berdiri di sebelah kanan saat di eskalator dan anaknya berdiri di sebelah kiri. Orang tuanya langsung memarahi anaknya, kenapa kamu tidak punya nunchi? Hal ini bisa berarti dua hal, satu hal berarti belajar untuk tahu sopan dan di sisi lain belajar untuk berbaur dalam lingkungan sekitar. Memiliki nunchi yang kuat berarti kamu selalu sadar dan memperhatikan kata, situasi, gerak tubuh, ekspresi wajah, dan sebagainya. Ini sangat penting dalam budaya Korea Selatan yang merupakan masyarakat dengan konteks yang tinggi, berarti banyak komunikasi tidak berdasarkan pada kata-kata, tetapi pada konteks keseluruhan yang terdiri dari banyak faktor mulai dari bahasa tubuh, ekspresi wajah, tradisi, siapa yang hadir, dan bahkan siapa yang diam. Di Korea Selatan, apa yang tidak diucapkan sama pentingnya dengan kata-kata yang diucapkan, dan orang yang memperhatikan hanya kata-kata mendapatkan setengah dari pesan yang ingin disampaikan. Tetapi ini sama sekali, tidak berarti kamu hanya membutuhkan nunchi di Korea Selatan saja. Bahkan di banyak pertemuan yang penting, semakin banyak informasi penting tidak diungkapkan secara gamblang dan jujur. Kalau sudah begitu, kepekaan nunchi-mu pasti akan sangat membantu dalam situasi tersebut.

Kenapa Nunchi penting?
Sumber foto: mindbodygreen.com

Kenapa Nunchi penting?

Apakah kamu pernah penasaran, kenapa temanmu sepertinya punya keahlian dalam bergaul dan bisa mencairkan suasana? Atau kenapa rekan kerjamu yang kalau dilihat dari kinerja sebenarnya tidak lebih baik dari kamu, tapi kenapa rekan kerja tersebut lebih sering dapat promosi? Ternyata, benang merah dari orang tersebut adalah soft skill yang disebut sebagai Nunchi. Ini merupakan salah satu keahlian yang bisa membantu kamu dalam kehidupan di masyarakat. Menariknya, orang Korea Selatan tidak berkata kalau kamu punya nunchi yang bagus, tapi kamu punya nunchi yang cepat, artinya kamu adalah orang yang tanggap dalam memproses perubahan informasi sosial yang dinamis. Kelebihannya mereka akan lebih mudah berbaur dan berhubungan dengan orang lain. Selain itu, mereka juga tidak akan terlihat tidak tahu apa-apa atau kelihatan tidak kompeten. Jika kamu punya nunchi, kamu akan tahu kapan kamu harus bicara, kapan harus diam, dan sebagainya. Intinya, kamu akan berusaha agar tidak menyinggung perasaan orang lain.

Menariknya, nunchi bisa dipelajari. Namun tentu saja, keahlian ini tidak bisa dipelajari dalam semalam, ini adalah latihan yang harus dijalankan terus menerus. Ada yang menarik dari sistem edukasi di Korea Selatan. Eun bercerita, saat dia sekolah dulu, murid tidak diberikan kesempatan untuk bertanya di kelas. Guru sengaja memberikan informasi yang kurang jelas kepada murid tentang peralatan apa yang harus dibawa ke sekolah dan di mana ujian akan dilaksanakan. Semua misteri ini bertujuan untuk melatih nunchi sebagai bagian dari pendidikan. Melalui latihan ini, murid dipaksa harus peka dengan sekelilingnya dan tentunya akan membantu mereka di masa depan. Salah satu contohnya yaitu soal membaca situasi. Misalnya, kamu baru saja masuk di tempat kerja baru, lalu kamu diundang dalam acara pesta kantor. Ketika kamu berada di sana, kamu melihat beberapa orang berkumpul dan sedang mengobrol. Di tengah percakapan, mereka semua lalu tertawa pada candaan yang sebenarnya tidak lucu, namun candaan itu dilontarkan oleh seorang wanita yang lebih tua dan kamu tidak pernah lihat dia sebelumnya. Apa yang kamu lakukan? Jika kamu punya nunchi yang cepat, maka kamu pasti akan masuk dalam kumpulan tersebut dan ikut tertawa. Setelahnya, kamu akan mencari waktu untuk memperkenalkan dirimu di depan wanita tersebut. 

Latihan nunchi dalam hidup sehari-hari
sumber foto: thriveglobal.com

Latihan nunchi dalam hidup sehari-hari

Apakah kamu penasaran kenapa rekan kerja kamu yang kerjanya biasa saja, tapi bisa cepat dapat promosi? Salah satunya mungkin karena dia memiliki nunchi yang cepat. Ini adalah soft skill yang seharusnya kamu pelajari untuk bisa naik ke jenjang jabatan yang lebih tinggi. Kenapa begitu? Karena pada dasarnya, komunikasi di kantor bukanlah komunikasi yang 100% transparan, banyak hal yang tersirat. Oleh karena itu, kamu perlu peka untuk bisa membantu kamu naik jabatan yang lebih tinggi. Misalnya begini, kamu mau minta naik jabatan kepada bosmu. Namun, kondisi perusahaan lagi sulit. Tentu saja, meminta langsung kenaikan gaji adalah hal yang buruk. Ternyata, kamu memperhatikan kalau bos kamu sepertinya kewalahan karena banyak proyek yang baru. Bagaimana kalau kamu berinisiatif untuk mengajukan diri untuk tanggung jawab yang lebih besar dan menjadi leader dalam beberapa proyek baru, sehingga beban pekerjaan bos kamu menjadi berkurang. Ini bukan hanya berguna untuk membantu bos kamu, di sisi lain, dia juga akan melihat kamu sebagai calon untuk naik jabatan yang potensial.

Tips sederhana lainnya yaitu dengan melepaskan semua asumsi dan persepsi awal kamu. Dalam menilai seseorang atau situasi yang kamu hadapi, sebaiknya kamu harus melihat hal tersebut apa adanya tanpa memberikan asumsi di awal. Untuk bisa melakukan hal ini, maka kamu harus lebih banyak mendengar daripada berbicara. Ingat, kita punya dua telinga dan satu mulut, artinya kita harus mendengar dua kali lebih banyak daripada waktu kita berbicara. 

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.