Kisah Inspiratif Pendiri KFC Colonel Sanders

Sukses itu tidak terjadi dalam semalam. Butuh kerja keras, inovasi, dan semangat pantang menyerah untuk bisa mencapainya.

Kali ini saya tidak membahas buku, tapi membahas soal kisah inspiratif dari Colonel Sanders, pendiri dari KFC yang baru sukses ketika usianya 60 tahun.

Colonel Sanders memiliki nama asli Harland Sanders dan lahir pada tahun 1890 di sebuah sawah di Indiana, Amerika Serikat. Ketika usianya 6 tahun, ayah Sanders meninggal. Kejadian ini membuat Sanders harus mengurus adik laki-laki dan perempuannya, ketika ibunya harus mencari nafkah untuk keluarganya. Salah satu tanggung jawab Sanders pada masa itu adalah memasak untuk saudaranya. Hal inilah yang membuat Sanders sudah menjadi tukang masak yang enak ketika usianya tujuh tahun. Kemudian, ketika usianya 12 tahun, dia berhenti sekolah untuk menyokong ekonomi keluarganya. Sanders lebih memilih bekerja di sawah daripada sekolah. Pengalaman ini menempa Sanders menjadi pribadi yang kuat. Selama dua puluh tahunan berikutnya, Sanders menjalani pekerjaan yang beragam. Pada usianya 17 tahun, Sanders bekerja sebagai buruh kereta api berkat bantuan pamannya di Alabama. Di sana, Sanders membersihkan abu dari kereta api hingga naik pangkat menjadi stoker steam uap. Cuma sayangnya, tiga tahun kemudian, Sanders dipecat karena dianggap membangkang saat izin sakit. Pekerjaan Sanders selanjutnya adalah menjadi pemadam kebakaran dan di malam hari Sanders belajar kuliah hukum jarak jauh dari La Salle Extension University. Di pekerjaan barunya, Sanders juga tidak bertahan lama, dia dipecat setelah berkelahi dengan rekan kerjanya. Sanders pun mencari pekerjaan lain dan dia terpaksa terpisah dengan keluarganya karena kondisi ekonomi yang sulit. Sanders mencari kerja di Arkansas sedangkan keluarganya harus tinggal bersama mertuanya. Setelah berhasil lulus kuliah, Sanders lalu bekerja di bidang hukum selama tiga tahun. Uang yang dia hasilkan cukup banyak hingga mampu menyewa tempat tinggal untuk membawa anak istrinya. Namun sayangnya, karir hukumnya tamat ketika dia berkelahi dengan kliennya sendiri di ruang sidang. Ini merupakan salah satu titik terendah dalam hidup Sanders. Ketika dia merasa hidupnya sudah mulai stabil, tapi Sanders kembali tidak punya pekerjaan. Biografer dari Sanders yang bernama John Ed Pearce sempat menuliskan kalau Sanders berulang kali gagal karena sikapnya yang kasar, kurang pengendalian diri, tidak sabar, dan mau menang sendiri. Kejadian ini memaksa Sanders untuk tinggal di rumah ibunya dan bekerja sebagai agen asuransi. Tidak lama kemudian, Sanders kembali dipecat karena membangkang. 

Sumber foto: resetfromstresstohappiness.com

Hingga pada tahun 1920, Sanders mendirikan perusahaan operator kapal feri di sungai Ohio. bisnisnya ternyata sukses. Hingga tak lama kemudian, dia menjual bisnis kapal ferinya untuk mendirikan pabrik lampu. Cuma sayangnya, bisnisnya gagal karena kompetitor membuat lampu yang lebih bagus. Kemudian pada usianya 40 tahun, Sanders membuka restoran dekat pom bensin. Di sana, Sanders mulai menjual ayam goreng dan makanan lain seperti ham dan steak. Bisnisnya pun pelan-pelan bertumbuh hingga Sanders diberikan penghargaan sebagai Kolonel Kentucky pada tahun 1935 oleh gubernur Kentucky pada masa itu. Bahkan di tahun 1939, Sanders mampu membeli motel dari hasil keuntungan restorannya. Cuma sayangnya, tidak lama kemudian, hotel dan restorannya terbakar. Beruntungnya, Sanders berhasil membangunnya kembali. Setahun kemudian, dia baru menyempurnakan resep ayam gorengnya dengan 11 bumbu rahasia dan menggorengnya dengan menggunakan pressure fryer daripada menggunakan wajan penggorengan. Pada tahun 1941, Amerika Serikat masuk dalam perang dunia kedua, penjualan gas dibatasi dan dampaknya pariwisata yang bangkrut. Dengan terpaksa, Sanders menutup motel dan restorannya. Pada tahun 1952, Sanders mulai menjual franchise dari resep ayam gorengnya pertama kali kepada Pete Harman, salah satu pemilik restoran terbesar pada masa itu. Di tahun pertama, ternyata restorannya laku keras hingga omzetnya mencapai tiga kali lipat dan 75% keuntungannya berasal dari penjualan ayam goreng. Bagi Harman, ayam goreng dari Sanders merupakan pembeda antara restorannya dengan restoran pesaing. Restorannya pun diberi nama Kentucky Fried Chicken. Dari situ, banyak pemilik restoran yang ingin membeli resep ayam Sanders dan mereka membayar 0,04 dolar per potong ayam. Walaupun selama hidupnya, Sanders banyak mengalami kejadian buruk, dia berpikir nasib baik sekarang ada di pihaknya dan restoran Harman bisa sukses selamanya. Namun, ketika usianya 65 tahun, restorannya bangkrut karena ada pembangunan jalan raya antar bagian sehingga mengurangi jumlah pengunjung yang datang ke restorannya. Kondisi itu sangat menyedihkan. Ketika usianya tak lagi muda, Sanders hanya memiliki sedikit tabungan dan usaha yang bangkrut. Namun hal ini tidak mengecilkan semangat Sanders. Dia lalu keliling Amerika Serikat untuk menjual konsep franchise-nya. Bukan hal yang aneh pada masa itu, jika Sanders sering tidur di mobilnya dan mengunjungi restoran untuk memasak ayam goreng. Jika karyawan restoran itu suka, maka Sanders lalu menjual franchise itu kepada mereka. Kerja keras Sanders membuahkan hasil. Tak lama kemudian, banyak orang datang kepada Sanders untuk meminta dia menjual franchise-nya kepada mereka. Saat itu, di pertengahan tahun 1960-an, KFC merupakan restoran fast food Amerika pertama yang telah berekspansi ke luar negeri, seperti Kanada, UK, Meksiko, hingga Jamaika. Pada tahun 1962, Sanders mengajukan hak paten atas metode penggorengan ayam menggunakan pressure frying dan di tahun berikutnya teknik tersebut diberi nama It’s Finger Licking Good. Perusahaannya lalu berkembang pesat hingga memiliki lebih dari 600 cabang. 

Sumber foto: creativemoment.co

Dari kisah Colonel Sanders, ada beberapa pelajaran yang menarik. Pertama, tidak pernah terlalu tua untuk memulai. Barangkali ini adalah pelajaran yang sangat berharga dari kisah Sanders. Usaha ayamnya baru menjadi sukses berat ketika dia berusia 73 tahun. Kedua, jangan menyerah. Mungkin ini terdengar klise, tapi saya rasa ini salah satu resep rahasia yang sangat penting. Hidup Sanders boleh dibilang ibarat roller coaster. Naik turun terus menerus. Bahkan ketika usianya 65 tahun, usianya bangkrut dan dia tidak punya apa-apa. Kenyataan ini tidak membuat Sanders menyerah dan terus berusaha hingga akhirnya sejarah yang membuktikan. Bukan cuma itu, ketika pertama kali menjual franchise ayam goreng ke Pete Harman, resep ayam Sanders ditolak 1,009 kali. Dia punya prinsip untuk melakukan segala hal yang dia bisa dengan sebaik-baiknya. Ketiga, fokus pada satu hal. Selama lebih dari 20 tahun, Sanders telah bekerja berbagai macam. Hingga akhirnya, dia fokus pada hal yang merupakan keahlian dia yaitu memasak. Keahlian inilah yang membuat restorannya sukses berat dan berhasil ekspansi ke negara lain. Keempat, menjadi inovatif. Sanders menemukan cara baru untuk memasak ayam dengan pressure frying saat dia menyadari kalau memasak dengan metode lama tidak efisien. Cara barunya ini ternyata merupakan inovasi yang membuat rasa ayamnya berbeda dengan orang lain bahkan Sanders sampai mengajukan hak paten atas inovasinya. Bukan cuma soal teknik, Sanders juga menciptakan 11 bumbu rahasia yang sekarang menjadi keunikan KFC dibandingkan kompetitornya. Kelima, sukses itu butuh proses. Dari franchise KFC pertama yaitu tahun 1952 hingga akhirnya KFC dijual seharga 2 juta dolar pada tahun 1964, Sanders butuh waktu 12 tahun. Inilah kekuatan fokus dan semangat pantang menyerah. Kita suka terlena dengan cerita kaya cepat. Namun, kita suka melupakan kalau sukses itu butuh proses. Keenam, jaga kualitas. Walaupun Sanders sudah menjual KFC, tapi dia masih memiliki pengaruh yang kuat pada tim eksekutif KFC. Hingga umurnya 89 tahun, Sanders masih suka mengunjungi restoran KFC mendadak. Jika kualitas ayamnya buruk, dia tidak segan untuk menegur pemilik franchise-nya. 

Versi animasinya bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.