Kisah Sukses Yasirli Amri Glumory dari Pengamen, Sekarang Miliarder

Jalan menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Biasakan untuk tidak mudah mengeluh dan terus berjuang, niscaya kamu akan mencapai kesuksesan yang kamu inginkan.

Kali ini saya tidak membahas buku, tapi membahas soal kisah inspiratif dari Yasirli Amri dan Fitri Rianty, suami istri yang merupakan founder dari PT Hafara dan Glumory Beauty Drink.

Yasirli Amri dan Fitri Rianty merupakan owner dan founder dari PT Hafara dan minuman kecantikan Glumory. Ide awalnya pada tahun 2017, ketika mereka jalan-jalan ke Bangkok. Pada saat itu, minuman kecantikan sedang menjadi salah satu tren yang lagi disukai di sana. Kemudian, waktu perjalanan pulang, istrinya terpikir ingin menciptakan minuman kecantikan juga dan diberi nama sebagai Glumory yang merupakan kepanjangan dari Gluta Lemon Stroberi. Ada alasan kenapa Fitri memilih produk minuman kecantikan daripada produk jenis lain. Bagi dia, minuman bisa berkhasiat ke seluruh tubuh, bukan hanya di satu area saja seperti kita pakai krim muka hanya untuk muka dan sebagainya. Selain itu, minuman merupakan produk yang praktis tidak seperti perawatan kulit lain yang harus dioles atau ditabur. 

glumory
Sumber foto: hafara.co.id

Ketika sudah terpikir idenya, barulah Fitri mencari pabrik yang bisa membantu untuk produksinya, hingga akhirnya bertemu dengan pemilik pabrik dari Solo. Nah, setelah semuanya selesai, mulai dari formulasi produk, desain, hingga perijinannya, masalah baru pun muncul. Awalnya sangat sulit berjualan. Padahal saat itu, Fitri sudah memutuskan untuk produksi massal, ternyata barangnya susah laku. Karena saat itu, dia hanya memasarkan dari kontak yang ada saja, belum maksimal. Barulah ketika suaminya memutuskan untuk fokus berjualan Glumory, terlihat hasil yang signifikan. Yasirli memasang iklan digital untuk produk Glumory dan orderan langsung lompat. Dari awalnya sama sekali tidak ada orderan harian, hingga dalam sehari mereka mendapatkan 1,000 orderan. Sebagai informasi, Yasirli merupakan internet marketer expert dan sering menjadi pembicara untuk memberikan tips soal internet marketing. Sebelum berjualan Glumory, Yasirli sudah berjualan buku secara digital dan mendapat orderan yang cukup banyak dan konsisten setiap harinya. Namun semua itu dia tinggalkan dan fokus berjualan Glumory. Ketika mendapat 1,000 orderan sehari, tidak ada yang menyangka. Mereka berdua kewalahan, pabrik juga kewalahan untuk memenuhi permintaan orderan. Bahkan, kadang mereka baru selesai packing jam 1 malam. Hingga akhirnya, Glumory bisa menjadi besar dan laku di pasaran. Bagi mereka, kunci kesuksesan Glumory terletak pada produk yang mereka jual menggunakan bahan yang berkualitas dengan harga terjangkau. Mereka juga rutin mengecek kualitas produknya. Sebagai contoh, sebulan sekali, Yasirli dan istri pasti bertemu dengan tim pabrik untuk mengecek kualitasnya. Selain itu, mereka juga rutin mengambil sampel dari setiap kiriman dari pabrik untuk memastikan kualitas produk Glumory tetap terjaga. Maklum saja, bisnis yang mereka geluti adalah bisnis minuman kecantikan yang sangat sensitif sekali dengan perubahan kualitas.

quality control
Sumber foto: tetrainspection.com

Untuk sampai ke posisi sekarang, Yasirli dan istri memiliki perjalanan hidup yang naik turun. Waktu awal sekali, Yasirli pernah menjadi pengamen di perempatan jalan. Ketika sudah menikah, dia berjualan kebutuhan sandang dan pangan, sekaligus membuka rental playstation yang dimodali oleh adik dan istrinya. Namun, suatu ketika, istrinya harus dioperasi karena hamil di luar kandungan. Jadi semua aset usahanya termasuk rental playstation harus dijual untuk membayar biaya operasinya. Setelah itu, Yasirli terpikir untuk mencari uang melalui internet. Dia sering ke warnet untuk belajar bagaimana caranya mendapat uang dari internet. Saking fokusnya mencari uang, bahkan kadang istrinya harus menjemput paksa Yasirli dari warnet. Saat itu, Yasirli sering menginap di warnet tiga hari berturut-turut dan pulang untuk tidur tiga jam dan kemudian ke warnet lagi. Di tengah itu semua, istrinya didiagnosa sakit batu ginjal dan harus dioperasi. Namun, ajaibnya, penyakit istrinya sembuh sendiri tanpa harus dioperasi. Perjuangan Yasirli untuk mencari uang tidak sia-sia. Akhirnya, dia berhasil menghasilkan uang melalui SEO, bahkan dia juga mendapat klien dari luar negeri. Setelah sukses, Yasirli membuka kelas privat soal SEO dan membuat E-Book Si Tukang Tidur untuk membantu orang yang ingin belajar internet marketing. Hingga sekarang, Yasirli dan istri mengembangkan PT Hafara Indonesia yang merupakan perusahaan dari merek Glumory dan berencana untuk memiliki 240 karyawan.

Dalam mengembangkan bisnisnya, Yasirli dan istri punya gaya kepemimpinan sendiri. Yasirli lebih suka mengembangkan karyawan dari nol daripada merekrut profesional. Saat awal pembentukan timnya yaitu hanya tujuh orang dan mereka tidak memiliki basic sama sekali. Karyawannya ada yang merupakan mantan tukang ojek, bahkan direktur operasionalnya sekarang pernah dites oleh Yasirli dengan digaji hanya 500 ribu per bulan selama setahun. Dia punya kecenderungan untuk membina karyawannya agar bisa jadi pemimpin di masa depan. Oleh karena itu, ketika bisnisnya semakin besar dan butuh orang-orang yang menjadi kunci, dia memilih semua dari internal perusahaan. Yasirli punya alasan sendiri kenapa tidak merekrut profesional. Menurut dia, CEO itu harus menjadi orang yang paling tahu mengenai bisnis tersebut. Tentu saja, profesional pasti punya ide sendiri dan ingin melakukan perubahan dengan cepat. Namun, bagi Yasirli hal itu malah berdampak buruk, karena tidak sesuai dengan budaya perusahaannya yang masih tradisional. 

naik jabatan
Sumber foto: moneycrashers.com

Yasirli memberikan tips bagi orang yang ingin mulai berbisnis. Pertama, mulailah riset. Cari produk yang ingin kamu jual. Jika sudah, persempit hingga akhirnya kamu bisa menentukan apa yang mau kamu jual. Kedua, mulai lakukan. Yasirli menekankan untuk berhenti melihat motivasi yang terlalu berlebihan dan mulai bekerja. Mungkin timbul pertanyaan,”Mulainya gimana?” Dia menyarankan untuk mulai berjualan dari yang kecil dulu, tidak harus berdagang barang yang mewah dan mahal. Dengan mulai dari yang kecil, maka kamu tidak perlu menghabiskan banyak modal dan usaha untuk memulai. Apabila sudah, kamu tinggal tentukan mau berbisnis secara offline atau online. Jika ingin berbisnis secara online, awalnya mungkin dimulai dengan memilih media jualannya. Misalnya melalui Instagram, harus fokus mengembangkannya, cari tahu bagaimana caranya dan mulai berjualan lewat media tersebut. Kalau sudah, mulai coba iklan berbayar hingga endorse. Jangan takut untuk mengeluarkan biaya iklan. Banyak orang suka berpikir,”Kalau sudah keluar uang untuk iklan, tapi gak balik modal gimana?” Bagi Yasirli, bagaimana kalau dibalik pemikirannya menjadi seperti ini,”Bagaimana kalau setelah iklan, kita gak sanggup handle karena terlalu banyak orderan?” Ketika iklan yang kita lakukan tidak sesuai, tugas kamu untuk melakukan analisa, apa yang bisa diperbaiki untuk pengembangan ke depannya. Ketiga, jangan banyak ngeluh. Biasanya orang yang baru awal memulai, punya kecenderungan untuk banyak mengeluh. Misalnya seperti ini,”Kok sudah dicoba, hasilnya gini-gini aja ya?” Ini adalah mental mie instan, maunya semua serba cepat. Padahal untuk bisa sukses, semua butuh proses dan tidak bisa dalam semalam. Ada juga yang ngeluh,”Kok sudah dicoba masih gak berhasil?” Dari situ, banyak juga yang berhenti. Padahal, kalau mereka konsisten, pasti mereka bisa berhasil.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.