Cara Menyembuhkan Diri Secara Alami

Tubuh memiliki kemampuan penyembuhan alami. Kamu hanya perlu melatih tubuh dan pikiran agar mampu bekerja sama dalam merawat tubuhmu.

Kali ini saya akan membahas buku You are the Placebo karya Doktor Joe Dispanza. Buku ini membahas bagaimana plasebo bisa membantu kamu dalam proses menuju kesembuhan. Buat kamu yang belum tahu, plasebo adalah jenis obat kosong yang tidak mengandung zat aktif dan tidak dapat memberikan efek apapun terhadap kesehatan. Biasanya, obat plasebo digunakan oleh para ilmuwan sebagai perbandingan efektivitas obat yang sedang diteliti. Tapi, apakah mungkin kita bisa sembuh hanya dari pikiran saja, tanpa obat atau tindakan medis? Kenyataannya, kejadian ini seringkali terjadi. Doktor Joe membagikan beberapa kisah dari beberapa orang yang berhasil sembuh dari kanker, sakit jantung, depresi, dan sebagainya dengan percaya pada plasebo. Bukan hanya kisah orang lain, Doktor Joe juga bercerita tentang pengalamannya sendiri saat mengalami kecelakaan sepeda hingga tidak bisa berjalan. Namun, akhirnya, dia berhasil sembuh dan bisa berjalan lagi, tanpa melakukan operasi. Di bukunya, Doktor Joe menuliskan beberapa penelitian ilmiah tentang plasebo dan efeknya bagi kesehatan seseorang.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal menarik dari buku ini:

Apakah efek plasebo nyata?
Sumber foto: vox.com

Apakah efek plasebo nyata?

Seringkali, kita tidak menyadari kalau tubuh kita memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri tanpa perlu ada intervensi dari luar. Sebagai contoh, ketika kamu terluka dan berdarah. Coba kamu perhatikan, luka tersebut perlahan-lahan akan berhenti berdarah dan seiring berjalannya waktu proses penyembuhan akan terjadi, hingga akhirnya ada sedikit bekas luka yang tersisa di tubuhmu. Hal ini berarti pada dasarnya, tubuh kita memiliki kemampuan penyembuhan. Doktor Joe menceritakan pengalamannya dengan plasebo. Ketika berumur 23 tahun, Doktor Joe mengalami kecelakaan yang fatal saat mengikuti kompetisi triathlon. Enam ruas tulang belakangnya patah dan dia diprediksi tidak akan bisa berjalan lagi seumur hidupnya, apabila tidak menjalani operasi. Doktor Joe kemudian memutuskan untuk tidak mempercayai prediksi tersebut. Dia pulang ke rumah dan menghabiskan waktu untuk bermeditasi dan memvisualisasikan tubuhnya kembali sembuh dan ajaibnya dalam 12 minggu, luka berat di tulang belakangnya sembuh dan dia bisa berjalan kembali. Doktor Joe percaya ada kecerdasan, sebuah kesadaran tak terlihat, di dalam diri kita masing-masing. Hal inilah yang mendukung, melindungi, dan menyembuhkan kita setiap saat. Menariknya, ini bukan soal menyangkal kondisi kesehatan yang kamu alami. Melainkan, kamu melihat pada kemungkinan yang muncul ketika kamu melangkah ke kenyataan yang baru. 

Keyakinan mempunyai kekuatan untuk merubah kenyataan hidup seseorang. Pada tahun 2002, ada sebuah penelitian yang melibatkan 180 pasien untuk menjalani operasi untuk mengobati penyakit osteoarthritis pada lutut. Pasien dipilih secara random untuk menjalani operasi pada umumnya dan beberapa menerima operasi plasebo. Hasilnya cukup mengejutkan, pasien yang menjalani prosedur operasi normal tidak menerima hasil yang berbeda dengan pasien yang menjalani operasi plasebo. Selain itu, ada penelitian lain yang juga menarik. Ketika meneliti studi terkait obat anti depresan pada tahun 1998, Psikolog Irvin Kirsch menemukan bahwa dari 19 uji klinis yang melibatkan lebih dari 2,300 pasien, peningkatan kesembuhan pasien bukan berasal dari obat antidepresan, tapi dari plasebo. Kenapa hal ini bisa terjadi? Ternyata, efek plasebo bekerja jauh lebih baik bila kamu optimis dan memiliki harapan kalau obat tersebut bekerja. Itulah sebabnya, Doktor Joe dalam bukunya bilang kalau kita adalah plasebo dan kita bisa membantu dalam penyembuhan diri kita sendiri.

Plasebo dan kekuatan pikiran
Sumber foto: bojanzimmermann.com

Plasebo dan kekuatan pikiran

Hal yang paling sulit ketika memutuskan untuk berubah adalah tidak melakukan pilihan yang sama seperti kemarin. Pada dasarnya, pikiran dan tubuh kita sering terjebak dalam lingkaran setan. Ketika kita berpikir negatif dan pesimis, tubuh akan memproduksi hormon stress yang efeknya setelah bertahun-tahun akan menghasilkan penyakit yang kronis. Masalahnya, kebiasaan pikiran negatif ini terekam dengan baik di pikiran bawah sadar kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas California, kita memiliki 60,000 hingga 70,000 buah pikiran dalam sehari, yang mana 90%-nya sama seperti hari sebelumnya. Fakta menarik lainnya yaitu pikiran bawah sadar mencapai sekitar 95% dari pikiran kita. Menurut Doktor Joe, program di otak kita sudah diatur hingga 95% pada usia 35 tahun. Ketika kita menggunakan pikiran sadar kita yang sekitar 5% untuk berpikir positif, sementara 95% sisanya sudah terbiasa berpikir negatif, maka itu diibaratkan seperti kita sedang berenang melawan arus. Satu-satunya cara untuk keluar dari lingkaran ini adalah menjadi sadar atas pikiran kita sendiri. 

Doktor Joe menyarankan kita untuk melatih pikiran dengan visualisasi. Kuncinya adalah membuat pikiran dalam diri kita terlihat lebih nyata daripada lingkungan di luar diri, karena pada dasarnya otak kita tidak bisa membedakan perbedaannya. Contoh sederhananya, seperti ini, jika kita melihat ada makanan enak, pasti air liur kita muncul. Efek yang sama juga terjadi bila kita membayangkan makanan enak dalam pikiran kita, air liur kita juga muncul. Inilah salah satu yang unik antara hubungan tubuh dan pikiran. Oleh karena itu, idealnya, kamu perlu menghabiskan waktu setiap hari untuk berlatih visualisasi, ketika kamu mau tidur atau ketika kamu bangun di pagi hari. Sederhananya, untuk melakukan teknik ini dengan cara memejamkan matamu dan secara berulang kali mengimajinasikan dirimu melakukan suatu kegiatan, dan menunjukkan masa depan yang kamu inginkan. Visualisasi adalah salah satu alat yang bisa membantu kamu menyadari apa yang kamu butuhkan dan kemudian menuntun kamu untuk mencapainya. Ketika melakukan visualisasi, kita akan menggunakan pikiran untuk meyakinkan bawah sadar kita kalau apa yang kita inginkan itu merupakan sesuatu yang mungkin terjadi dan timbal baliknya adalah akan tercipta suasana batin yang penuh harap dan penyembuhan diri bisa terjadi. 

Plasebo dan meditasi
Sumber foto: verywellmind.com

Plasebo dan meditasi

Doktor Joe menyarankan kita untuk berlatih meditasi 45 hingga 60 menit sehari. Melalui latihan meditasi dengan panduan, hal ini akan membantu kamu untuk mengubah beberapa keyakinan atau persepsi tentang dirimu atau hidupmu sendiri. Ada beberapa persiapan yang bisa kamu lakukan sebelum mulai bermeditasi. Pertama, kapan waktu meditasi? Doktor Joe menjelaskan ada dua waktu di mana sangat kondusif untuk bermeditasi yaitu sebelum kamu tidur di malam hari dan ketika kamu bangun di pagi hari. Dua waktu ini merupakan kondisi di mana gelombang otak kamu sangat kondusif untuk bermeditasi. Pilih waktu yang paling cocok buat kamu dan jadikan ini sebuah rutinitas. Kedua, di mana lokasi meditasi? Yang paling penting adalah kamu harus memilih tempat di mana kamu tidak akan terganggu dari lingkungan sekitar. Tempat yang tenang, di mana kamu bisa sendirian tanpa terganggu apapun. Carilah lokasi yang nyaman untuk duduk selama kurang lebih satu jam. Ketiga, buat dirimu nyaman. Duduklah dengan kondisi yang nyaman, baju yang longgar, lepaskan kacamata apabila kamu memakainya. Ketika kamu mulai bermeditasi, pejamkan matamu dan tarik nafas secara perlahan. Itulah beberapa persiapan yang bisa kamu lakukan sebelum mulai bermeditasi.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.