Manfaat Tidur 8 Jam Sehari

Tidur adalah bagian penting dari hidup manusia. Gunakan waktu tidurmu untuk meningkatkan kualitas hidupmu setiap hari. Ketika kita tidur delapan jam sehari, tubuh kita akan lebih sehat dan kemampuan pikiran kita akan jauh meningkat.

Kali ini saya akan membahas buku Why We Sleep karya Matthew Walker. Buku ini membahas soal pertanyaan kenapa kita perlu tidur? Apa manfaatnya? Kenapa waktu tidur bisa mempengaruhi kesehatan? Tidur adalah salah satu aspek terpenting dari kehidupan, bisa mempengaruhi kesejahteraan dan umur panjang seseorang. Kurangnya waktu tidur ternyata dapat mengurangi kemampuan belajar, memori, kemampuan kognitif, menyebabkan gangguan otak hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit mulai dari kanker, diabetes, penyakit jantung koroner, dan bahkan kematian. Di sisi lain, tidur yang cukup dapat meningkatkan kesehatan dan kemampuan mental, emosional, dan fisik kita dengan cara-cara yang tidak dapat dihasilkan oleh sejumlah obat atau intervensi medis. Sayangnya, kebanyakan orang di zaman modern terbiasa kurang tidur, dan bahkan kita tidak menyadarinya karena kita sudah terbiasa dalam kondisi yang kurang optimal seperti ini. Sudah saatnya, kita mulai memahami dan memanfaatkan kekuatan tidur yang bisa mengubah hidup kita.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Proses Tidur dan Manfaatnya
Sumber foto: us.cnn.com

Proses Tidur dan Manfaatnya

Semua hewan pasti akan tidur, menariknya hanya manusia saja yang suka mengurangi jam tidur atau bahkan tidak tidur sama sekali. Apalagi kalau kita tinggal di ibukota, seringkali kita dengar istilah the city that never sleeps. Ternyata hal ini sangat tidak bagi kesehatan. Semakin pendek waktu tidur, maka usia kita berpotensi akan semakin pendek. Mayoritas orang dewasa yang tinggal di Negara berkembang, tidur satu kali sehari dalam durasi yang panjang sekitar tujuh jam atau kurang. Padahal, di zaman dulu, pola tidur kita berbeda. Suku pemburu di Kenya Utara atau orang-orang San di Gurun Kalahari, memiliki cara hidup yang tidak berubah banyak selama ribuan tahun terakhir, mereka tidur dalam pola yang berbeda. Mereka tidur dalam durasi panjang di malam hari sekitar 7 hingga 8 jam dan tidur singkat selama 30 hingga 60 menit di siang hari. Menariknya, riset membuktikan orang yang tidur dalam pola ini memiliki usia yang relatif lebih panjang daripada orang dewasa yang hanya tidur 7 jam atau kurang. Itulah sebabnya kita membutuhkan waktu 8 jam tidur setiap harinya. Waktu tidur yang cukup merupakan cara paling efektif yang dapat kita lakukan untuk mengatur ulang kesehatan otak dan tubuh kita setiap hari. Penelitian di buku ini menjelaskan kalau tidak cukup tidur akan mengganggu sistem kekebalan tubuh, terutama hilangnya sel pembunuh alami. Selain itu, kekurangan tidur dapat mengurangi kemampuanmu untuk fokus dan berkonsentrasi hingga obesitas. Sayangnya, orang yang kurang tidur, tidak sadar kalau kebiasaan mereka berdampak buruk pada kehidupannya sehari-hari. 

Jadi bagaimana proses tidur terjadi? Tubuh kita memiliki dua proses untuk memberitahu kita saatnya untuk tidur. Salah satunya dikenal sebagai jam internal tubuh, atau ritme sirkadian, yang mengatur siklus tubuh dalam sehari. Ritme ini membantu kamu terus terjaga di pagi hingga siang hari, kemudian ketika matahari terbenam, otak kita akan menuju transisi untuk tidur dengan melepaskan hormon melatonin. Hormon ini berfungsi sebagai sinyal untuk menyampaikan pesan ke tubuh untuk segera tidur. Cara kerja melatonin bisa menurun karena paparan cahaya. Oleh karena itu, kamu pasti sering dengar kalau mendekati waktu tidur, kamu disarankan untuk tidak membuka perangkat elektronik dan mematikan lampu. Hal ini disebabkan karena paparan cahaya yang terlalu tinggi di malam hari dapat menurunkan kadar melatonin sehingga kamu akan mengalami kesulitan tidur. 

Fase Tidur dan Manfaat Mimpi
Sumber foto: sites.bu.edu

Fase Tidur dan Manfaat Mimpi

Selama kita tidur, otak kita beralih ke dua tahapan yaitu REM dan NREM setiap 90 menit. Dua fase ini memiliki kegunaan yang berbeda dan kita butuh keduanya agar otak kita mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Fase Rapid Eye Movement (REM) ditandai dengan aktivitas gelombang otak yang lebih cepat mirip ketika kamu bangun. Ini adalah tahap awal ketika kamu mulai tidur. Hal ini disebut rapid eye movement, karena dalam fase ini, bola mata seseorang masih bergerak-gerak di dalam kelopak matanya. Selain itu, ini adalah fase di mana seseorang bermimpi. Jadi, bagian otak kita yang berkaitan dengan indera, visual, emosi, dan ingatan sangat aktif di fase ini. Manfaat di fase ini yaitu dapat membantu sisi emosional dan kreativitas. Fase lainnya disebut dengan Non-Rapid Eye Movement (NREM). Di fase ini, gelombang otak bergerak dalam kondisi jauh lebih lambat. Fase NREM memindahkan memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Analoginya seperti kita sedang memindahkan foto dari memory card ke hard disk yang ada di komputer. Di fase ini, otak akan mempersiapkan kita untuk menerima pelajaran baru. Hal ini bukan hanya mengingat fakta, tapi juga termasuk muscle memory, sesuatu yang kamu pelajari bukan hanya dari sisi pengetahuan, tapi yang kamu praktekkan. Jadi apa perbedaan NREM dan REM? Kondisi gelombak otak kita dalam fase NREM diibaratkan seperti satu ruangan dimana semua orang bernyanyi dalam melodi yang kompak. Sedangkan, saat di fase REM, sel otak kita bergerak dengan frekuensi yang cepat, seperti satu ruangan di mana setiap orang mengobrol sendiri tak beraturan. 

Tadi kita sudah belajar soal dua fase tidur. Ada informasi yang cukup menarik yaitu soal mimpi. Seperti yang awal dijelaskan kalau mimpi berada pada fase REM. Di fase ini, otak kita menghubungkan informasi dan memori yang kadang kaitannya sangat jauh, tapi kemudian disatukan. Itulah yang menyebabkan kadang mimpi terasa sangat aneh. Banyak seniman dan penemu mendapatkan kreativitas yang berasal dari mimpinya. Paul McCartney, anggota The Beatles, mengatakan kalau beberapa lagu terbaiknya, muncul dari mimpinya. Selain itu, Thomas Alfa Edison punya kebiasaan yang unik. Dia sering duduk untuk tidur siang di kursi sambil memegang tiga bola logam di tangannya. Ketika dia mulai tertidur, bola-bola itu akan jatuh ke lantai, dan membangunkannya. Dalam keadaan baru bangun dari tidur, dia menuliskan semua ide baru yang muncul di pikirannya.

Cara meningkatkan kualitas tidur
Sumber foto: whyyouneedsleep.com

Cara meningkatkan kualitas tidur

Kebanyakan orang mengalami kesulitan tidur karena dipengaruhi oleh lingkungan dan kebiasaan yang kurang baik. Jika kamu punya kesulitan tidur, ada beberapa tips yang bisa kamu coba. Pertama dan paling efektif adalah buat jadwal rutin untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya, bahkan ketika di hari libur. Hal ini akan membantu ritme sirkadian kamu bekerja lebih efektif. Kedua, hindari gadget ketika mendekati waktu tidur. Jika kamu dikelilingi oleh lampu di malam hari, maka kadar melatonin tidak bisa naik dengan tepat. Sebuah penelitian menemukan bahwa membaca di iPad dibandingkan dengan buku cetak dapat menekan level melatonin hingga 50% dan menunda waktu tidur selama berjam-jam. Ketiga, jangan berusaha tidur di ranjang lebih dari 20 menit. Jika kamu tidak bisa tidur, lakukan kegiatan lain yang menenangkan untuk sementara waktu dan kemudian coba untuk kembali tidur. Melakukan kegiatan yang rileks sebelum tidur juga membantu menurunkan tingkat kecemasan dan detak jantung sehingga akan membantu kamu untuk tidur. Keempat, jangan berolahraga mendekati jam tidur. Hal ini disebabkan temperatur badan kita akan meningkat selama satu hingga dua jam setelah tidur. Padahal tubuh kita butuh temperatur yang lebih rendah untuk bisa tidur. Kelima, tidur siang singkat. Apabila memungkinkan, kamu bisa melakukan tidur singkat seperti nenek moyang kita dulu, tapi tidak boleh lebih dari jam 3 sore. Tidur singkat ini akan membantu meningkatkan kreativitas dan kesehatan.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.