Anak Muda Tidak Boleh Mengeluh – Jack Ma

Jack Ma Never Give Up

Kali ini saya tidak membahas buku, tapi membahas soal nasehat Jack Ma kepada anak muda untuk jangan kebanyakan ngeluh dan gampang menyerah. 

Jack Ma bercerita, 20 tahun yang lalu, dia juga kesal dengan orang sukses. Jack kesal dengan Bill Gates, kenapa Bill punya kesempatan untuk sukses, sedangkan dia tidak? Setelah akhirnya pikirannya mulai tenang, dia mulai berpikir. Jack kemudian menjelaskan apa yang membedakan orang yang sukses dan tidak. Orang sukses terbiasa memandang masa depan dengan optimis. Mereka tidak pernah mengeluh dan selalu berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan masalah. Ketika orang lain sibuk mengeluh, itu adalah kesempatan bagi orang sukses untuk mencari solusi dari keluhan orang tersebut. 

Jack kemudian bercerita, pada tahun 1994 dan 1995, orang Cina ingin menjual barang ke luar negeri. Bagi perusahaan besar, mereka bisa dengan mudahnya ikut pameran di luar negeri. Tapi, bagi bisnis kecil dan menengah, mereka tidak punya kesempatan itu. Mereka tidak punya visa, tidak punya relasi, dan uang yang terbatas. Di saat itulah, Jack berpikir, internet bisa menjadi solusi bagi keluhan para pemilik bisnis kecil dan menengah. Tapi, pada masa itu, tidak ada yang percaya kalau internet bisa membantu mereka. Walaupun begitu, Jack tidak berhenti. Dia sadar, kalau semua orang percaya internet bisa membantu mereka, maka itu bukanlah kesempatan. Tapi, ketika tidak ada orang yang percaya, disitulah ada kesempatan. Jika kamu menemukan sebuah kesempatan, pikir baik-baik kesempatan itu, dan cari orang yang punya pemikiran yang sama. Itu adalah kunci yang paling penting. Walaupun investormu tidak percaya, orang tuamu tidak percaya, temanmu tidak percaya, tidak masalah. Yang paling penting, dirimu dan tim kamu percaya pada mimpi tersebut dan bekerja keras untuk mewujudkannya. 

tour guide
Sumber foto: telegraph.co.uk

Jack mencontohkan kisah hidupnya. Selama 10 tahun di awal pengembangan bisnisnya, investornya bahkan tidak tahu apa yang Jack kerjakan. Tapi, mereka percaya Jack bisa membuat sesuatu, walaupun begitu, bentuknya seperti apa, mereka juga tidak paham. Sebagai gambaran, tiga tahun pertama, bisnis Jack sama sekali tidak pernah untung. Tapi, apa yang membuatnya terus berjuang? Ternyata, Jack menerima banyak email terima kasih dari para pelanggan karena bisnis Jack membantu menghubungkan mereka untuk berjualan ke luar negeri. Memang, pada saat itu, mereka tidak bisa membayar Jack, tapi Jack percaya, kalau dia terus melakukan hal ini, maka suatu saat dia akan sukses. Dan, sudah terbukti dari kerajaan bisnis yang Jack miliki hingga saat ini. 

Jack menekankan, anak muda jangan banyak mengeluh. Biarkan orang lain mengeluh. Orang yang mengeluh, tidak akan berkembang. Tanamkan ke dirimu untuk selalu berpikir, bagaimana kamu bisa melakukan suatu hal dengan berbeda? Jack kemudian bercerita awal mula dia belajar bahasa inggris ketika berumur 12 atau 13 tahun. Pada masa itu, tidak seperti sekarang. Sangat sulit untuk belajar bahasa Inggris. Jadi, dia pergi ke Hangzhou Hotel karena di sana banyak menerima turis asing. Selama 9 tahun, Jack selalu datang ke sana setiap pagi dan menawarkan diri untuk menjadi tour guide gratis pada para turis. Sebagai gantinya, dia jadi mampu melatih bahasa inggris. Itulah salah satu momen yang mengubah hidupnya. Walaupun Jack tidak pernah mendapatkan pelatihan di luar negeri, tapi dia mampu berkomunikasi sangat baik dengan orang asing. Ketika dirunut ke belakang, ternyata pengalaman selama 9 tahun itulah yang membentuk pemikiran Jack seperti sekarang karena informasi yang didapatkan ketika berbicara dengan turis asing, sangat berbeda dari apa yang dia dapat dari lingkungan sekitarnya. Itulah yang membuat Jack selalu berpikir soal bisnis. Apakah ada kesempatan? Apa yang bisa saya lakukan berbeda? Dan, ketika kamu sudah mulai berpikir hal ini, maka langkah selanjutnya adalah mewujudkan idemu. Jack sering menemui orang yang selalu punya banyak ide di malam hari, tapi keesokan harinya, orang tersebut pergi ke kantor dan melakukan hal yang sama. 

bekerja keras
Sumber foto: digitalbloggers.com

Selain jangan mengeluh, poin penting yang disampaikan Jack adalah soal pantang menyerah. Berkat kerja kerasnya, Alibaba telah tumbuh dari hanya 18 karyawan kemudian berkembang hingga lebih dari 30.000 karyawan. Dulu, Jack merupakan sosok yang sering gagal dan ditolak. Ketika ujian masuk kampus, Jack gagal tiga kali. Bukan hanya itu, dia juga pernah gagal dua kali saat tes di sekolah dasar dan tiga kali saat di sekolah menengah. Tapi, semua penolakan itulah yang membentuk Jack seperti sekarang. Karena sering ditolak, Jack jadi terbiasa. Ketika dia gagal masuk universitas, Jack berusaha cari kerja, tapi dia ditolak hingga 30 kali. Bahkan ketika KFC baru pertama kali buka di Hangzhou, di kota Jack tinggal, dari 24 orang yang melamar, hanya 23 orang yang diterima. Jack merupakan satu-satunya orang yang ditolak. 

Hal yang sama juga terjadi ketika dia mengembangkan Alibaba. Ketika Jack menjelaskan konsep kalau kita bisa mencari rekan bisnis via internet, tidak ada orang Cina yang percaya. Karena pada dasarnya, orang Cina berbisnis dengan kepercayaan. Bagaimana mereka bisa percaya dengan orang lain, kalau mereka tidak pernah bertemu langsung? Jadi, fokus Jack adalah untuk membangun ekosistem kepercayaan. Pada tiga tahun pertama, Alibaba hanya menjadi marketplace informasi karena tidak ada transaksi di sana. Maka itu, Jack berusaha mengembangkan Alipay. Inovasi ini juga mengalami banyak tantangan. Karena pada masa itu, belum ada regulasi yang mengaturnya, jadi ada kemungkinan Jack bisa dipenjara. Bukan cuma itu, ketika Jack berusaha memperkenalkan Alipay, banyak orang tidak percaya, bahkan mengatakan itu merupakan ide yang bodoh. Tapi, sekarang, ada lebih dari 800 juta orang yang menggunakan Alipay. Tantangan berikutnya bukan cuma datang dari pelanggan, tapi juga dari pemerintah. Karena di Cina banyak terjadi sensor informasi, sangat sulit meyakinkan Pemerintah Cina kalau internet mampu membantu Cina untuk maju dan sukses. Selama 12 tahun awal, Jack berusaha meyakinkan Pemerintah Cina kalau internet mampu membawa hal positif, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Cina. Jack pernah bilang ke timnya saat awal Alibaba berdiri, kalau mereka harus kerja keras, bukan hanya untuk diri mereka sendiri, tapi untuk rakyat Cina. Jika Alibaba bisa sukses, maka 80% anak muda di Cina juga bisa berhasil dan mendapatkan manfaatnya. Jika Jack menyerah, maka tidak akan ada Alibaba seperti sekarang. 

membantu orang
Sumber foto: pinterest.com

Walaupun begitu, Jack adalah manusia biasa, yang juga pernah mengalami momen tergelapnya. Namun, ada hal menarik yang dipelajari oleh Jack ketika dia sedang putus asa saat mengembangkan bisnisnya. Saat itu, dia sedang menonton film Forrest Gump di rumah temannya. Disitulah, Jack terinspirasi dengan sosok Forrest Gump. Forrest Gump tidak pernah menyerah. Walaupun orang pikir dia bodoh, tapi dia tahu apa yang dia lakukan. Ketika kita mulai kehilangan harapan, kehilangan visi, dan mulai mengeluh. Kita harus seperti Forrest Gump yang terus berjuang. Terus memperbaiki diri dan tidak gampang mengeluh. Yang terpenting adalah kamu harus bekerja keras. Entah bekerja keras untuk dirimu sendiri atau bekerja keras untuk orang lain. Tapi, jika kamu memilih bekerja keras untuk dirimu sendiri, selalu pikirkan bagaimana kamu bisa membantu orang lain. Karena ketika orang lain merasa terbantu, bahagia, dan sukses, kamu juga akan sukses.

Untuk video animasinya, bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.