Ini Karakter Pemimpin Baik, yang Disayang Anak Buah

Leaders Eat Last

Dengan bekerja bersama, maka kita akan mampu menghasilkan banyak hal. Melalui empati, pemimpin mampu memprioritaskan kepentingan timnya di atas kepentingan pribadi. Hasilnya, loyalitas dan dukungan penuh tim untuk bersama-sama mencapai target perusahaan.

Kali ini saya akan membahas buku Leaders Eat Last karya Simon Sinek. Buku ini membahas bagaimana menjadi leader yang hebat dan memiliki anak buah yang loyal. Bayangkan sebuah dunia di mana hampir setiap orang bangun dan terinspirasi untuk pergi bekerja, merasa dipercaya dan dihargai, lalu pulang dengan perasaan bahagia. Ini bukan gagasan gila atau utopia. Saat ini, di banyak organisasi yang sukses, para pemimpin hebat menciptakan lingkungan di mana orang secara alami bekerja bersama untuk melakukan hal-hal luar biasa. Alasannya ternyata bisa ditemukan dalam Korps Marinir. Di sana, pemimpin makan terakhir. Simon menyaksikan ketika marinir paling junior makan terlebih dahulu sedangkan marinir paling senior mengambil tempat di belakangnya. Apa yang kelihatan simbolis tapi sangat serius di medan perang. Para pemimpin hebat rela mengorbankan dirinya demi anak buahnya, itu yang membuat anak buahnya menjadi pasukan yang kuat dan sangat loyal.

Saya merangkumnya menjadi tiga hal penting dari buku ini:

Pemimpin harus memberikan rasa aman
Sumber foto: epositphotos.com

Pemimpin harus memberikan rasa aman

Hari ini semua masalah keamanan kita berputar pada uang, tetapi nenek moyang kita memiliki banyak masalah keamanan. Mereka harus melarikan diri dari hewan buas, bersembunyi dari musuh, menghindari penyakit, mengumpulkan makanan, dan mencari tempat tinggal. Mereka baru merasa aman ketika bergerak dalam kelompok dan setiap anggotanya mampu melakukan tugasnya dengan baik. Itulah sebabnya pekerjaan pemimpin adalah memberikan keamanan kepada para pengikutnya, sehingga mereka dapat fokus untuk menghasilkan kemajuan menuju visi bersama. Di masa modern, ancaman keamanan bagi karyawan juga beraneka ragam misalnya dipecat, dimarahi di depan umum, diintimidasi, politik kantor, dan sebagainya. Apabila karyawan tidak khawatir tentang ancaman tersebut, maka mereka dapat mulai berkembang dengan cepat.

Sebuah tim hanya dapat secara efektif menghadapi ancaman eksternal misalnya persaingan dengan kompetitor ketika tidak ada ancaman dari internal, dan itu merupakan tugas para pemimpin untuk menghilangkan ancaman internal tersebut. Sebagai pemimpin, satu-satunya tanggung jawab kita adalah melindungi tim kita. Dan pada gilirannya tim kita akan saling melindungi dan memajukan perusahaan secara keseluruhan. Jika pemimpin gagal memberikan rasa keamanan bagi timnya, maka setiap anggota tim akan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dan berujung merugikan perusahaan juga. Mungkin terdengar idealis, tapi ini bukan mimpi, banyak perusahaan besar dengan kepemimpinan yang kuat mampu menciptakan rasa aman bagi karyawannya.

Pemimpin merawat manusia
sumber foto: cio.com

Pemimpin merawat manusia 

Menjadi pemimpin adalah tentang merawat manusia. Para pemimpin tidak bertanggung jawab atas angka target perusahaan, tapi para pemimpin bertanggung jawab atas tim-nya dan pada akhirnya, tim-nya yang akan mencapai angka target tersebut. Simon mengatakan, para pemimpin organisasi besar tidak memandang karyawan sebagai komoditas untuk menghasilkan uang, tetapi mereka melihat uang sebagai komoditas untuk membantu mengembangkan karyawan mereka. Ketika kamu dapat mengutamakan karyawan duluan, sebagai imbalannya, karyawan akan memberikan segala yang mereka miliki untuk membantu perusahaan tumbuh.

Perusahaan yang sukses memiliki budaya yang kuat dalam menciptakan kepercayaan di antara para karyawannya. Kepercayaan adalah kualitas terpenting yang harus dimiliki setiap orang atau perusahaan untuk mempertahankan hubungan jangka panjang. Kepercayaan itu diibaratkan seperti pelumas yang berfungsi untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan kinerja. Simon mencontohkan bagaimana budaya perusahaan yang kondusif dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Sebagai contoh, pada tahun 2008, teroris menyerang Taj Mahal Palace Hotel di Mumbai dan menewaskan 31 orang. Karyawan di sana mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan para tamu dengan membentuk cincin manusia di sekitar tamu, dan kembali ke hotel untuk membantu menyelamatkan tamu lain. Rahasianya adalah saat para karyawan direkrut, hotel tersebut mengutamakan empati dan rasa saling menghargai daripada nilai akademis.

Menjadi pemimpin untuk jangka panjang
Sumber foto: .cobizmag.com

Menjadi pemimpin untuk jangka panjang

Menjadi pemimpin yang baik itu seperti latihan. Kamu tidak akan melihat perubahan signifikan dari hari ke hari. Jika kamu membandingkan perubahan dari hari ke hari, kamu malah akan merasa tidak ada gunanya. Tapi, jika kamu membandingkan hasil usahamu sekarang dengan beberapa bulan yang lalu, maka kamu akan melihat perbedaannya. Ketika sebuah perusahaan terdampak krisis, kepemimpinan seorang leader diuji. 

Ada contoh menarik dari buku ini yaitu tentang sebuah perusahaan global layanan manufaktur bernama Barry-Wehmiller. Ketika terdampak krisis keuangan, Perusahaan harus mengetatkan pengeluaran dan biasanya cara termudah yaitu melakukan PHK massal. Tapi Bob Chapman, CEO Barry-Wehmiller pada masa itu, tidak mau melakukan hal yang sama. Bob memilih jalan berbeda yaitu dengan mengharuskan setiap orang termasuk CEO untuk mengambil 4 minggu cuti tanpa dibayar dalam setahun. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan keuangan perusahaan. Dengan cara ini, tidak ada karyawan yang harus di-phk. Hasilnya, karyawan di perusahaan menjadi semakin kompak dan akhirnya mereka mampu melewati krisis tersebut.

Untuk versi animasinya bisa ditonton di:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.