Ini Cara Menjalani Hidup lebih Hidup

Dalam hidup, kamu selalu punya pilihan. Hanya bekerja untuk menyambung hidup. Atau, kamu memilih untuk melakukan eksplorasi diri mencari panggilan jiwamu dan menjalani hidup dengan lebih utuh.

Kali ini saya akan membahas buku The Art of Work karya Jeff Goins. Buku ini membahas tentang cara menemukan panggilan jiwamu. Perjalanan ini memang sulit dan beresiko, oleh karenanya tidak banyak yang berani menjalaninya. Namun, ketika kamu memutuskan untuk menjalani pencarian ini, kamu akan menemukan tujuan yang lebih besar dari dirimu. Pencarian ini dimulai dari sebuah passion, tapi tidak hanya berhenti disitu. Hanya ketika passion yang kamu miliki bersinggungan dengan sesuatu yang dunia butuhkan, di saat itulah kamu baru menemukan panggilan jiwamu. Tidak semua orang berhasil menemukannya, hanya bagi yang berani saja yang bisa menemukannya. Kebanyakan hanya menjalani hidup seperti kebanyakan orang lainnya. Tapi, semua hasil jerih payahmu dalam menemukan panggilan jiwa akan dibayar setimpal saat kamu berhasil menemukannya.

Saya merangkumnya menjadi tiga poin penting dari buku ini:

kenali dirimu sendiri
Sumber foto: thriveglobal.com

Kenali dirimu sendiri

Apa yang sebenarnya saya ingin lakukan dalam hidup? Banyak orang kesulitan menjawab pertanyaan ini. Kadang kita suka iri pada orang yang sudah tahu apa panggilan jiwanya dan kelihatannya mereka bahagia mengerjakan pekerjaan mereka. Jika kamu merasakan hal yang sama, tidak usah khawatir, ternyata hanya 13% orang di dunia benar-benar menikmati pekerjaan mereka. Banyak orang menemukan panggilan jiwanya karena suatu kejadian tertentu. Penemuan ini bagi banyak orang dianggap sebagai tujuan, padahal ini adalah perjalanan dan sebuah petualangan eksplorasi diri untuk menemukan apa yang ingin kita lakukan dalam hidup. Mungkin bukan tidak tahu, tapi kita tidak memperhatikan diri kita secara lebih mendalam sehingga kita melewatkan panggilan tersebut.

Tips yang bisa kamu mulai untuk mengenali dirimu adalah dengan menuliskan kejadian-kejadian besar yang mempengaruhi hidupmu, bahkan mungkin yang awalnya terlihat tidak begitu penting. Kapan ketika kamu merasa sangat puas atau bahagia? Cari kesamaan dari setiap momen tersebut, mungkin panggilan jiwamu berkaitan dengan kejadian-kejadian penting tersebut. 

tidak ada kesuksesan sendiri
Sumber foto: jenimartinj.com

Tidak ada kesuksesan sendiri

Pencarian panggilan jiwa adalah perjalanan yang sangat personal, tapi bukan berarti kamu harus menjalaninya sendiri. Di sepanjang perjalanan, kamu akan banyak bertemu orang yang membantumu untuk sukses. Kebanyakan kisah sukses fokus pada diri orang tersebut dan menganggap kesuksesan hanya bergantung pada dirinya sendiri. Padahal, apabila kita melihat dengan lebih mendalam, orang sukses tahu bagaimana mencari mentor yang tepat dan mentor itu akan membantu dia selangkah lebih dekat dengan panggilan jiwanya.

Jeff memberikan contoh beberapa kisah orang sukses. Michael Jordan punya pelatih yang membantunya, Justin Bieber punya pelatih vokal, dan Jeff Bezos pemilik Amazon mengatakan kalau dia telah dilatih oleh ratusan orang yang biografinya telah dia baca. Jadi, kita bisa melihat kalau mentor itu tidak harus one-on-one coach, tapi kita bisa belajar dari mana saja, mungkin dari buku yang mengubah cara pandang kita, atau bahkan bisa dari video motivasi yang kita nonton setiap pagi.

portofolio kehidupan
Sumber foto: blogs.bath.ac.uk

Miliki portofolio kehidupan

Hidup itu harus dilihat dalam perspektif yang beragam. Jangan hanya fokus pada satu kegiatan saja, tapi kita memiliki minat di banyak hal untuk membuat hidup lebih berwarna. Ide ini pertama kali dicetuskan oleh Charles Handy yang membagi lima tipe pekerjaan untuk mengisi portofolio kehidupan: fee work, salary work, homework, study work, dan gift work. Fee work dan salary work adalah pekerjaan yang dibayar. Fee work adalah bayaran yang kita dapat berdasarkan per jam yang kita habiskan. Sedangkan, salary work adalah pendapatan tetap berdasarkan pekerjaan yang kita jalani. Homework adalah kegiatan yang kita habiskan di rumah, misalnya menghabiskan waktu bersama keluarga, membersihkan rumah, dan sebagainya. Study work adalah kegiatan untuk menambah pengetahuan kita, fungsinya untuk membantu kita untuk bekerja lebih baik di masa depan, bisa berupa baca buku, nonton video animasi si kutu buku, atau ambil kelas pelatihan. Sedangkan, gift work adalah kegiatan sosial yang kita lakukan. Ketika kamu bisa membagi waktu kamu berdasarkan lima kategori itu, hidup kamu akan jauh lebih seimbang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.