Resep 10% Lebih Bahagia

Sumber foto: Lidya Nada/Unsplash.com

Berlatih mindfulness, bukan berarti masalah kamu akan hilang. Tapi menyadari bahwa semua kondisi hanyalah sementara. Kesadaran ini yang membuat kamu 10% lebih bahagia.

Kali ini saya akan membahas buku 10% Happier karya seorang mantan pembawa berita ABC News Dan Harris. Buku ini bercerita tentang perjalanan Harris dalam menemukan kedamaian jiwanya. Kadang kita tidak pernah sadar apa yang membuat kita tidak bahagia, hingga kita benar-benar dihadapkan dengan hal tersebut. Bagi Harris, itu adalah momen saat dia kena serangan panic attack saat membawakan berita di TV nasional 16 tahun lalu. Itulah saat dimana Harris merasa hidupnya harus berubah. 

Panic attack yang dihadapi oleh Harris adalah suara diri Harris atau kita kenal dengan inner voice. Suara inilah yang selalu memberikan komentar apapun yang terjadi dalam hidup kita, baik yang terjadi di luar maupun di dalam diri kita. Perjalanan spiritual membawa Harris untuk menenangkan inner voice-nya melalui latihan meditasi.

Buku ini menarik karena ditulis dari sudut pandang Harris yang skeptis hingga menemukan kedamaian jiwanya dan 10% lebih bahagia.

Saya akan membahas tiga poin dari perjalanan Harris di buku ini:

Latihan Mindfulness Setiap Saat

Mungkin banyak orang berasumsi kalau latihan mindfulness atau meditasi perlu ruangan khusus dan waktu khusus. Tapi, sebenarnya latihan mindfulness bisa dimana saja dan kapan saja, semudah memperhatikan nafas dan pikiran yang muncul tanpa memberikan makna. Berdasarkan ajaran Buddha, ada tiga respon manusia yang biasanya muncul. Kita mau hal itu, kita menolaknya, atau melamun. Seperti contoh, cookies, kita mau. Digigit nyamuk, kita tolak. Peraturan keselamatan yang dibacakan oleh pramugari? Biasanya kita suka gak sadar atau melamun pas denger pramugarinya bicara. Sedangkan, saat kita mulai berlatih mindfulness, kita akan mulai memandang dunia tanpa memberikan respon emosi. Latihan ini membantu kita untuk berhenti sejenak dan membuat pilihan hidup yang lebih baik.

Teknik R.A.I.N. untuk Latihan Meditasi

Harris membagi latihan meditasi menjadi 4 tahap yang disingkat menjadi R.A.I.N. Recognize, menyadari perasaan yang muncul. Allow, menerima perasaan tersebut apapun itu rasanya, entah sakit atau bahagia. Investigate, merenungkan sensasi perasaan yang muncul pada tubuh. Non-Identification, menyadari bahwa perasaan apapun yang muncul, entah itu marah atau merasa rendah diri. Perasaan itu hanya sementara bukan cerminan diri kamu yang sebenarnya. Esensinya, meditasi membantu kita untuk memahami diri beserta perasaan yang timbul dan tenggelam. Alih-alih membiarkan emosi mengontrol diri, kita melangkah keluar dan melihatnya dari kejauhan.

Melakukan yang Terbaik tanpa Memaksakan Hasil

Apakah menjadi ambisius itu salah? Tentu saja tidak, asalkan dijalankan dengan penuh kesadaran bahwa ada hal-hal di luar kendali kita, walaupun kita sudah melakukan yang terbaik. Ketika kita tidak fokus pada hal yang tidak bisa dikendalikan, kita bisa fokus pada hal-hal yang bisa kita lakukan. Inilah yang membawa kita pada kemampuan untuk bijak berambisi, lakukan yang terbaik, tapi tidak memaksakan hasilnya seperti apa. Jadi, saat kita gagal, kita mampu untuk bangkit dan coba lakukan yang terbaik lagi. Sebagai contoh, seorang petani yang menanam padi. Tentu saja, petani itu ingin tanaman padinya panen dan bagus. Tapi, ada hal-hal yang di luar dari kontrol petani tersebut. Bisa saja, petani itu sudah pakai pupuk terbaik, bibit paling unggul, tapi pada akhirnya panennya tetap gagal karena cuacanya yang tidak mendukung. 

Untuk versi animasinya, bisa dilihat di:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.