3 Cara Mengubah Kebiasaan ala Buku The Power of Habit

Jadi buku ini dibuat ketika Charles merasa dirinya gagal menahan diri untuk tidak makan cookies yang dijual di kantin kantornya. Walaupun dia merupakan jurnalis yang sukses peraih Pulitzer Prize, tapi ternyata Charles kalah dengan godaan cookies. Nah, hal ini yang membuat dia penasaran, bagaimana sih cara kebiasaan terbentuk. 

Buku ini akan bercerita banyak bagaimana kebiasaan tercipta, bagaimana cara mengubahnya, dan dampaknya pada kehidupan yang kamu jalani.

Sumber foto: Lifehacker.org

Isyarat, rutinitas, dan hadiah

Riset dari MIT menjelaskan bahwa lingkaran kebiasaan itu dibagi menjadi tiga bagian: isyarat, rutinitas, dan hadiah. 

Kebiasaan tidak akan muncul apabila tidak dipicu oleh isyarat, kebiasaan baik ataupun buruk. Nah, pola pikir ini cukup berbeda dari yang selama ini kita kenal. Biasanya, kita fokus untuk membangun rutinitas. Padahal cara kerja otak tidak seperti itu. Otak akan merespon paling besar ketika ada isyarat dan hadiah. Contoh apabila kita mau mulai rutin lari pagi. Isyarat yang pertama adalah menaruh sepatu di dekat tempat tidur kita, jadi kita bisa melihat sepatu itu saat bangun pagi. Rutinitasnya adalah lari atau jalan pagi. Hadiahnya adalah sepotong cokelat ketika kamu pulang setelah selesai lari pagi. Nah, setelah kebiasaan ini diulang berkali-kali, maka rutinitasnya akan terbentuk. Otak kita ketika melihat sepatu akan terpikir coklat, dan hal ini akan mempermudah kita untuk memulai berolahraga. 

Sumber foto: technologyformindfulness.com

Kebiasaan lama tidak dapat hilang, hanya bisa diubah ke kebiasaan baru yang positif

Charles memberikan contoh perokok berat yang ingin berhenti merokok dengan menggantinya dengan makan permen atau cemilan. Walaupun perokok itu mulai berhenti merokok, tapi muncul masalah baru yaitu berat badannya yang bertambah. Hal ini membuat dirinya stress dan kembali lagi ke kebiasaan merokoknya. Jadi, ketika kita memilih kebiasaan baru, pastikan kebiasaan baru itu adalah hal yang positif sehingga bisa bertahan lama.

Sumber foto: Unsplash.com

Fokus pada kebiasaan kunci

Ada tipe kebiasaan yang ternyata merupakan kebiasaan yang berhubungan dengan kebiasaan yang lain. Jadi apabila kita telah rutin melakukan kebiasaan itu, maka akan berdampak pada kebiasaan yang lain. Sebagai contoh, orang yang memiliki kebiasaan berolahraga, cenderung memiliki kebiasaan untuk makan makanan yang lebih sehat, memiliki tingkat stress yang lebih rendah, dan lebih produktif dalam bekerja. Jadi, ketika kita fokus membangun kebiasaan berolahraga, kebiasaan positif lainnya akan jadi lebih mudah dibentuk.

Merubah kebiasaan memang tidak mudah dan tidak selalu bisa cepat. Tapi, dengan kesabaran dan usaha yang keras, hampir semua kebiasaan bisa dibentuk ulang.

Untuk versi animasinya, bisa dilihat di:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.