7 Fakta Menarik dari Tahun Ayam Api 2017

red rooster
Sumber foto: Straitstimes.com

Cina merupakan negara yang memiliki warisan budaya yang kental dan simbol hewan merupakan hal yang tak terpisahkan dari budaya mereka. Selain itu, orang-orang Cina juga terkenal sebagai filsuf dan pengamat yang handal. Seperti contohnya, mereka memahami makna yang lebih mendalam di balik karakter yang baik dari hewan-hewan yang ada dan memaksimalkan karakter dari hewan tersebut untuk diaplikasikan ke dalam hidup mereka. Simbol-simbol hewan tersebut berfungsi sebagai pengingat, jimat, dan pertanda.

Salah satu simbol yang penting bagi orang Cina adalah simbol ayam. Bagi orang Cina, ayam merupakan lambang ketepatan waktu, keberanian, kesetiaan, dan keberuntungan. Hal-hal baik yang terdapat dalam karakter ayam inilah yang mendasarinya menjadi salah satu dari 12 zodiak (shio) yang digunakan untuk melambangkan tahun, bulan, dan waktu dalam astrologi Cina.

Berikut adalah 7 fakta unik dari ayam berdasarkan tradisi orang Cina:

Tepat waktu
Dalam tradisi Cina kuno, makna ayam yang paling nyata adalah sebagai pertanda dimulainya hari yang baru. Pada jaman dahulu, sebelum ada teknologi alarm untuk membangunkan kita di pagi hari, orang-orang memanfaatkan suara ayam berkokok di pagi hari sebagai tanda pergantian hari dan memulai aktivitas. Setiap hari, ayam selalu tepat waktu membangunkan manusia di pagi hari.

Keberanian
Makna keberanian dari ayam berasal dari pertandingan sabung ayam. Bertarung sepertinya sudah ada di dalam darah ayam jantan. Pada jaman dahulu, orang-orang banyak berjudi menggunakan ayam untuk diadu satu sama lain. Banyak orang belajar keberanian dan sifat kompetitif yang tinggi dari ayam.

Kesucian
Dalam dongeng Cina jaman dahulu, semua hantu takut pada suara kokok ayam jantan. Dikisahkan, semua hantu hanya muncul di malam hari, tapi suara kokok ayam jantan merupakan pertanda malam akan berganti menjadi pagi hari. Inilah yang menyebabkan semua hantu takut pada suara kokok ayam jantan, karena semua hantu akan kehilangan kekuatan pada pagi hari.

Awal dari kepercayaan ini dimulai dari orang-orang yang tinggal di hilir sungai Yang Tze. Pada masa itu, setiap perayaan musim semi, orang-orang yang tinggal disana selalu menempelkan gambar ayam jantan di depan pintu rumah mereka. Mereka percaya dengan cara ini dapat menangkal hantu.

Orang-orang yang lebih tua juga mengajarkan anak-anak kecil untuk menirukan suara kokok ayam jantan. Jadi, apabila anak-anak kecil tersebut bertemu dengan hantu, mereka dapat menirukan suara kokok ayam jantan untuk menakuti hantu tersebut.

Keberuntungan
Kata “ayam jantan” dalam bahasa Cina (鸡, ) memiliki pelafalan yang mirip dengan kata “keberuntungan” (吉,). Orang Cina percaya bahwa sebelum ayam dijadikan hewan ternak oleh manusia, ayam berasal dari keluarga yang sama dengan burung phoenix. Ayam jantan merupakan hewan yang cantik dengan jenggernya yang merah, bulunya yang berwarna-warni, dan ekor berwarna emas. Itulah sebabnya, awalnya orang-orang Cina jaman dahulu menyebut ayam dengan kata (吉,yang berarti keberuntungan) dan dipercaya bahwa hewan ini akan membawa keberuntungan seperti halnya burung phoenix.

Kesetiaan
Ayam jantan dipercaya sebagai lambang kesetiaan oleh masyarakat Cina. Hal ini juga direkomendasikan oleh para praktisi feng shui. Hewan ini dipercaya mampu membantu pasangan bukan hanya meningkatkan keintiman hubungannya, tetapi juga memperbaiki hubungan mereka jika berada dalam kondisi yang buruk. Inilah yang mendasari praktisi feng shui merekomendasikan pasangan yang memiliki masalah dalam pernikahan untuk menaruh patung atau gambar ayam jantan di rumah mereka karena mampu menghilangkan chi buruk yang menyebabkan masalah tersebut.

Harapan
Kata “jengger ayam jantan” dalam bahasa Cina  (冠, guān) memiliki pelafalan yang sama dengan kata (官, guān) “pejabat pemerintah” and (冠 guān) “topi”. Jadi, ayam jantan juga melambangkan harapan agar seseorang dapat dipromosikan menjadi pejabat pemerintahan. Pada masa itu, apabila seseorang menjadi pejabat pemerintahan, maka hidupnya akan sejahtera.

Kemakmuran
Dalam budaya Cina, ayam berarti kemakmuran. Hal ini disebabkan karena ayam mampu menghasilkan telur dengan sangat cepat. Bagi orang Cina, kemakmuran dapat berarti dua hal: populasi yang banyak dan kekayaan. Bahkan, dalam tradisi orang Cina jaman dahulu, apabila mempelai pria tidak bisa hadir pada saat pernikahannya, orang-orang akan menggunakan ayam jantan sebagai pengganti mempelai pria, dan menaruh ayam jantan di sebelah mempelai wanita sembari melangsungkan pernikahannya.

Referensi tulisan:
Chinahighlights.com
Fengshuicrazy.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s