Pelajaran Semangat dari Tim Sepakbola Tunanetra Argentina

Murcielagos_ArgInd_Top-Story1
Sumber foto: argentinaindependent.com

Menyerah pada keadaan memang cara yang paling mudah ketika mengalami hal buruk atau keterbatasan. Selain menyerah, kebanyakan dari kita mulai mengutuk kenapa hal buruk itu terjadi pada diri kita? Namun, tentu saja ada pilihan lain yang bisa dipilih walaupun tidak mudah. Tim sepakbola tunanetra dari Argentina memilih untuk tidak menyerah dan mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi pemain sepakbola internasional. Berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah, mereka berhasil menjuarai turnamen sepakbola tunanetra dunia sebanyak dua kali.

Di seminar TED Talk, pelatih Los Murciélagos, Gonzalo Vilariño, menceritakan kisah yang penuh inspirasi bagaimana dia melatih tim sepakbola tunanetra biasa hingga menjadi juara dunia sebanyak dua kali. Ketika pertama kali melatih mereka, Gonzalo terkejut pada potensi mereka. Di luar keterbatasan yang mereka miliki, tim tunanetra tersebut ternyata mampu berenang, olahraga, bermain kartu, dan bahkan mampu menuang mate, minuman tradisional asal Argentina, tanpa tumpah. Bukan hanya itu, ketika mereka bermain sepakbola, Gonzalo tak hentinya berdecak kagum.

Bermain sepakbola bagi tunanetra bukan perkara mudah. Para pemain menggunakan bunyi yang ditimbulkan dari bola untuk mengetahui lokasi dari bola tersebut. Sedangkan untuk menendang bola ke gawang, ada seorang pemandu yang berada di belakang gawang lawan sebagai penunjuk arah kemana mereka harus menendang bola tersebut. Yang terakhir, semua pemain diwajibkan menggunakan penutup mata karena ada beberapa pemain yang mampu melihat sedikit.

Awalnya, tim Los Murciélagos hanya berlatih tiga jam sehari, namun hal itu tidaklah cukup. Mereka mulai berlatih lebih keras hingga ketika mereka merasa sudah siap, Gonzalo mendaftarkan mereka untuk mengikuti turnamen internasional di bawah CENARD (National Center for High-Performance Sports di Argentina). Seperti yang diduga, sangat sulit untuk mendapatkan persetujuan dari CENARD. Lebih sulit lagi untuk membuat sesama atlet nasional yang berada di CENARD mengakui tim Los Murciélagos setara dengan mereka.

Pada saat piala dunia tahun 2006 semuanya berubah. Los Murciélagos lolos ke final dan akan bertanding melawan Brazil. Sontak hal ini mengejutkan semua orang. Sejak saat itu, anggota CENARD dan para atlet mengakui kehebatan mereka. Bahkan, Argentine Football Association (AFA) pun bersedia meminjamkan tempat latihan mereka untuk Los Murciélagos. AFA merupakan tempat dimana para pemain hebat Argentina seperti Verón, Higuain and Messi dilatih.

Pada pertandingan sepakbola tunanetra, para penonton tidak boleh mengeluarkan suara sedikit pun karena akan mengganggu konsentrasi para pemain. Ketika bunyi peluit ditiup dan suara para penonton menggema, itulah pertanda pertandingan telah usai dan Los Murciélagos keluar sebagai juara dunia sepakbola pada tahun 2006. Sekarang, apabila kamu ke CENARD, maka kamu akan melihat poster besar tim Los Murciélagos di depan pintu. Los Murciélagos telah menjadi panutan bagi semua orang di CENARD. Mereka telah memenangkan piala dunia sebanyak dua kali dan meraih medali paralympic sebanyak dua kali.

Sudah 10 tahun berlalu sejak Gonzalo pertama kali melatih  Los Murciélagos. Mereka telah mengajarkan Gonzalo bahwa keterbatasan bukanlah halangan. Melalui kerja keras dan semangat pantang menyerah, Los Murciélagos mampu menunjukkan potensi mereka dan menjadi pemenang dalam hidup mereka.

“They taught me that above all, you have to get out there and play every game in this beautiful tournament that we call life,” – Gonzalo Vilariño.

Tulisan ini disarikan dari seminar Gonzalo Vilariño di TED Talk yang berjudul: How Argentina’s blind soccer team became champions.

Video lengkapnya:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s