Kenapa Leadership itu Sulit?

good-leader
sumber foto: businessnewsdaily.com

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Gallup pada tahun 2015, alasan utama 50% karyawan di Amerika memutuskan untuk resign adalah leadership atasan mereka yang buruk. Ini menunjukkan bahwa menjadi seorang leader yang baik memang tidak mudah, bahkan cenderung sulit. Itulah sebabnya banyak sekali meme yang bertebaran di internet yang berisi bad boss vs true leader. Bukan hanya di internet, kita juga sering mendengar cerita pengalaman pribadi dari teman kita mengenai atasannya yang buruk. Kenapa leadership itu kelihatannya sangat sulit? Apakah ada kualitas dasar yang harus dimiliki oleh setiap true leader?

Biasanya karyawan yang kompeten dalam melakukan pekerjaannya, akan dipromosikan menjadi seorang atasan. Namun sayangnya, seorang karyawan yang hebat belum tentu mampu menjadi leader yang hebat. Hal ini disebabkan ketika karyawan hebat tersebut memiliki bawahan yang kurang kompeten, apakah dia mampu untuk memberikan arahan, bersabar, dan mengembangkan bawahan tersebut agar mampu sebaik dirinya? Hal ini memang tidak mudah, banyak atasan ketika menghadapi hal ini cenderung mudah marah dan tidak sabar.

Menjadi true leader bukan hanya handal dalam hal technical skill, tetapi memerlukan kualitas lain yang harus dikembangkan dan semua itu butuh proses. Seorang true leader awalnya mungkin merupakan bad boss. Yang paling penting adalah kebesaran hati untuk menerima kritik dan berubah untuk menjadi lebih baik. Selain itu, menjadi pemimpin bukan berarti Mr Right atau Mr Know it All, terkadang harus berani mengakui hal-hal yang tidak kita ketahui dan belajar mengenai hal tersebut.

“A leader is one who knows the way, goes the way, and shows the way,” – John C. Maxwell.

Walaupun tidak mudah, setidaknya ada tiga kualitas yang harus dimiliki oleh setiap true leader:

1. Say,”Let’s Go!” not “Go!”
Tidak ada hal yang lebih menyebalkan dibandingkan bekerja dalam keadaan yang tidak jelas. Menjadi seorang true leader tahu pentingnya kejelasan mengenai sasaran yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapainya, dan hasil yang diharapkan. Ketika ada tantangan yang harus dihadapi, seorang true leader tidak menyerahkan semua tanggung jawab kepada bawahan dan hanya menunggu hasilnya saja. Alih-alih melepaskan tanggung jawabnya, seorang true leader bersama-sama dengan tim untuk menyelesaikan tantangan tersebut.

2. Never sell your team out
A good leader takes a little more than his share of the blame, a little less than his share of the credit. Ketika departemennya dipuji, seorang true leader memberikan credit tersebut dengan memuji bawahannya di depan semua orang. Sama halnya ketika departemennya mendapatkan teguran dan cacian, seorang true leader tidak menunjuk langsung bawahannya yang menjadi person in charge dari project tersebut di depan semua orang. Seorang true leader tahu bahwa tidak ada hal baik yang akan muncul dari mempermalukan orang lain di depan umum.

3. Stop micromanage and put more trust in your team
Ketika seorang atasan mengamati hal-hal kecil yang dilakukan bawahannya, itu tanda bahwa dia tidak percaya akan profesionalisme bawahannya. Hal ini bukan hanya membuat frustasi bawahannya, namun juga membuat karyawan tersebut tidak berkembang. Seorang true leader tahu kapan harus micromanage dan kapan harus mendelegasikan sebuah pekerjaan. Sederhananya, lakukan 70 percent rule yang berarti apabila kamu yakin bawahan kamu mampu mengerjakan 70% dari pekerjaan tersebut, delegasikan pekerjaan itu kepada mereka. Berikan mereka kebebasan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan cara mereka. Ada satu pertanyaan sederhana yang bisa kamu tanyakan kepada diri kamu ketika kamu mempertanyakan kinerja bawahan kamu,”Apabila kamu tidak percaya dengan profesionalisme bawahanmu, kenapa kamu masih pertahankan dia sebagai karyawan sampai sekarang?”

“Most of the time, we follow the leader not the company. That very people whom we put our faith on has guided us to be better persons, inspired us to do more, and ignite our passion,” – Michael Bliss.

Advertisements

One thought on “Kenapa Leadership itu Sulit?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s