4 Rahasia Presentasi Ala TED Talk

24508072954_9d463a839e_o
Sumber foto: TED Flickr

Dua kali dalam setahun, ribuan orang berpengaruh dan populer berkumpul dalam sebuah konferensi yang cukup bergengsi di dunia bernama TED. Dalam konferensi tersebut, berbagai ide mulai dari sains, bisnis, hingga isu global menginspirasi hingga mampu mengubah dunia. Apa rahasianya sebuah presentasi bisa sangat menginspirasi? Chris Anderson, kurator TED Talk selama lebih dari 12 tahun, memberikan empat tips bagaimana menyampaikan sebuah ide agar mampu menyentuh dan mengubah perilaku jutaan orang di dunia.

TED adalah organisasi non-profit yang memiliki visi untuk menyebarkan ide dalam format sebuah presentasi pendek (maks. 18 menit). Saat ini, TED telah tersedia dalam beberapa platform seperti: konferensi dua kali dalam setahun bernama TED, komunitas internasional bernama TEDx, serial pelajaran bernama TED Ed, hingga penghargaan bergengsi bernama TED Prize. Selain itu, untuk amplifikasi penyebaran idenya, presentasi para pembicara di setiap TED Talk dan beberapa pembicara yang mumpuni dari TEDx telah tersedia dalam format video online yang bisa ditonton oleh netizen dari berbagai belahan dunia manapun karena telah diterjemahkan hingga ke 100 bahasa di dunia.

Berikut adalah empat rahasia presentasi ala TED Talk:

One Major Idea
Ide adalah hal yang cukup kompleks dan sangat mungkin untuk berkembang ke banyak topik. Tahan diri kamu untuk mengembangkan ide tersebut, fokus kepada satu ide saja yang menurut kamu paling baik, dan jelaskan ide tersebut secara detail. Gunakan beberapa contoh untuk membuat ide kamu menjadi semakin jelas. Kuncinya adalah, ambil satu ide dan jelaskan dengan detail sepanjang presentasi.

Reason to Care
Berikan alasan kenapa para peserta harus mendengarkan idemu. Sebelum kamu menanamkan idemu di benak peserta, gunakan rasa penasaran mereka untuk bisa menerima idemu. Gunakan pertanyaan provokatif untuk menunjukkan ada hal-hal yang tidak sesuai dan harus diubah. Jika kamu mampu menunjukkan ada missing link dari pandangan seseorang, maka dengan mudah kamu bisa menanamkan idemu ke benak mereka.

Build Your Idea
Dalam membangun ide di benak peserta, gunakan bahasa yang mudah dimengerti. Jangan gunakan kata-kata yang tidak umum. Seperti contoh ketika salah satu pembicara TED, Jennifer Khan menjelaskan tentang teknologi terbaru di bidang bioteknologi bernama CRISPR. Jennifer menjelaskan,”Untuk pertama kalinya, kita memiliki sebuah prosesor kata untuk meng-edit DNA. CRISPR dapat melakukan fungsi cut and paste informasi genetik dengan mudah.” Dengan penjelasan yang gamblang, para peserta dengan mudah mengerti apa itu CRISPR.

Make Your Idea Worth Sharing
Sebelum menyampaikan sebuah ide, coba jawab pertanyaan ini dahulu:”Siapa yang diuntungkan dari ide ini?” Dan cobalah jujur untuk menjawab pertanyaan tersebut. Apabila ide tersebut hanya menguntungkan dirimu dan perusahaanmu saja, mohon maaf, ide tersebut mungkin tidak layak untuk dibagikan. Namun, apabila ide tersebut bisa bermanfaat bagi orang banyak  atau menginspirasi mereka untuk melakukan hal-hal yang baik, maka idemu layak untuk dibagikan.

Tulisan ini disarikan dari seminar Chris Anderson di TED Talk yang berjudul: TED’s secret to great public speaking.

Video lengkapnya:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s