Runtuhnya Kejayaan Antibiotik

Sumber foto: TED Talk
Saat ini, umat manusia sedang berada di ambang dari akhir kejayaan antibiotik (post-antibiotic era). Diperkirakan 700.000 orang di dunia dalam setahun meninggal karena resistensi antibiotik. Dan pada tahun 2050, diperkirakan 10 juta orang dalam setahun akan meninggal. Selama lebih dari 70 tahun sejak ditemukannya antibiotik, manusia telah berperang melawan resistensi antibiotik. Setiap kali terjadi resistensi, manusia selalu menciptakan obat antibiotik baru. Sayangnya, perang ini akan segera berakhir karena bakteri mampu dengan cepat membuat pertahanan dari setiap obat yang telah dibuat.

Jurnalis dan penulis buku Maryn McKenna dalam seminar TED Talk menjelaskan, resistensi adalah proses biologi yang alami. Namun, resistensi yang berlangsung begitu cepat, membuat hal ini menjadi timpang. Sebagai perbandingan, bakteri melahirkan generasi baru setiap 20 menit. Sedangkan, industri farmasi membutuhkan waktu 10 tahun untuk menciptakan obat baru. Setiap kali penggunaan antibiotik, manusia memberikan bakteri milyaran kesempatan untuk menciptakan resistensi dari obat yang telah diciptakan.

Pada tahun 2008, dokter dari Sweden mendiagnosa pria yang resisten terhadap semua obat antibiotik di India, kecuali satu obat pada saat itu. Gen yang resisten terhadap obat tersebut dikenal dengan nama NDM (New Delhi Metallo-Beta-Lactamase). Sekarang kasus resistensi tersebut telah menyebar dari India ke Tiongkok, Asia, Afrika, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat.

sumber foto: TEDTalk
Fenomena percepatan resistensi antibiotik ini tidak lepas dari peran manusia. Manusia menyia-nyiakan penggunaan dari antibiotik. Maryn menjelaskan, 80% antibiotik yang dijual di Amerika digunakan untuk menggemukkan hewan dan menjaga hewan tersebut agar tidak sakit. Hal ini memicu terjadinya resistensi bakteri dari hewan ke manusia. Selain itu, kebanyakan industri buah-buahan di Asia menggunakan antibiotik untuk mencegah buah terserang penyakit. Pemicu lainnya yaitu, resep obat antibiotik yang seringkali tidak tepat. Di Amerika, 50% antibiotik yang diresepkan di rumah sakit sebenarnya tidak diperlukan. Dan, 45% resep obat antibiotik diberikan kepada pasien dengan kondisi yang tidak bisa disembuhkan oleh antibiotik.

Walaupun resistensi antibiotik pasti berlangsung, manusia punya kesempatan untuk memperlambat proses ini. Secara sederhana, setiap manusia bisa ikut berpartisipasi. Maryn mencontohkan hal-hal yang bisa dilakukan yaitu, menjaga daya tahan tubuh, mengkonsumsi antibiotik dengan bijaksana, dan berhenti mengkonsumsi hewan dan buah-buahan yang mengandung antibiotik.

The thoughtless person playing with penicillin treatment is morally responsible for the death of the man who succumbs to infection with penicillin-resistant organism – Sir Alexander Fleming, penemu penicillin.

Tulisan ini disarikan dari seminar Maryn McKenna di TED Talk yang berjudul: What Do We Do When Antibiotics Don’t Work Anymore?

Video lengkapnya:

Advertisements

4 thoughts on “Runtuhnya Kejayaan Antibiotik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s