Perpisahan dan Kemungkinan tak Terbatas

Sumber foto: tinybuddha.com
Sumber foto: tinybuddha.com
Perpisahan dalam suatu hubungan percintaan memang berat. Kita pun tak pernah menyangka ‘dia’ datang begitu cepat. Tapi, cara kita menghadapi perpisahan, menentukan alur hidup kita ke depannya. Pada posting-an kali ini, saya ingin bercerita mengenai sebuah ‘keajaiban’ yang dialami oleh sahabat saya, Lucy (nama samaran). Perpisahan dengan kekasihnya, membawa Lucy pada kemungkinan-kemungkinan yang tak terbatas. Disclaimer: sebelum membaca lebih jauh, saya ingin mengingatkan bahwa tulisan ini tidak bermaksud agar kamu segera berpisah dengan pasangan kamu. Selama kamu memiliki hubungan yang sehat, jagalah dengan baik hubungan tersebut.

Lucy adalah wanita muda cantik yang memiliki pasangan dan pekerjaan yang baik. Selama kurang lebih 6 tahun, Lucy telah menjalin hubungan percintaan dengan Tommy (nama samaran). Namun sayangnya, agama selalu saja menjadi penghalang mereka berdua. Lucy merupakan seorang muslim sedangkan Tommy adalah seorang kristiani. Hingga akhirnya, perpisahan adalah pilihan yang paling logis di tengah himpitan tekanan yang luar biasa dari kedua orang tua mereka masing-masing. Sebagai catatan, kedua orang tua mereka merupakan penganut agamanya masing-masing yang taat dan tidak akan mentolerir pernikahan beda agama.

Ending is an open door to the limitless opportunities, that’s why we have to embrace it.

Walaupun perpisahan merupakan pilihan Lucy dan Tommy, sebagai sahabat, saya melihat sendiri bagaimana cinta bisa sangat destruktif. Lucy menjadi sangat depresi atas perpisahan yang dihadapinya. Di saat momen depresinya, perlahan-lahan perilaku buruk Tommy mulai terkuak. Tommy ternyata selama ini merupakan pecandu obat-obatan terlarang dan merupakan seorang penjahat kelamin. Fakta-fakta inilah yang walaupun pahit namun mampu menguatkan hati Lucy untuk melangkah maju meninggalkan masa lalunya.

Selang beberapa bulan setelah perpisahan mereka, Lucy bercerita kepada saya dengan antusias bahwa dia sedang dekat dengan seorang pria bernama Alex (nama samaran). Sebulan kemudian, Lucy bercerita bahwa dia resmi pacaran dengan Alex. Perpisahan dengan Tommy membawa Lucy pada Alex, pria mapan yang sangat mencintai Lucy dan merupakan muslim yang taat. Perpisahan yang awalnya berat dan sakit, ternyata di sisi lain membuka kemungkinan-kemungkinan yang lebih baik. Sekarang, Lucy sedang menikmati hubungan yang menyenangkan dengan Alex. Dari hati yang paling dalam, saya mendoakan agar mereka bisa berbahagia selamanya.

This much I know is true that God blessed the broken road that led me straight to you – Bless the Road lyric

7 tanggapan untuk “Perpisahan dan Kemungkinan tak Terbatas”

  1. Anyway, setelah putus sama mantan yang dulu juga akhirnya baru tau kok aslinya. Dalam artian dia orang baik sih… tapiiii ada beberapa value kita yang nggak sama dan rasanya kalau dibawa ke pernikahan agak sulit. Hahaha. Padahal udh sama-sama kristen

    Suka

Tinggalkan Balasan ke michaelbliss92 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.