Bahagia dalam Hubungan Percintaan ala Ajahn Brahm

Sumber foto: imgdkt.com
Sumber foto: imgdkt.com

Dalam talk show Hello Happiness beberapa waktu lalu, Ajahn Brahm mengatakan bahwa sebagai bhikkhu, banyak umat curhat padanya soal hubungan percintaan. Banyak di antara mereka bertanya tentang tips dalam mencari pasangan dan tips membina rumah tangga. Sambil bercanda, Ajahn Brahm berkata,”Banyak orang datang ke saya daripada ke psikolog, karena mereka tidak perlu membayar sesi konsultasi dengan saya.” Dengan cerita-cerita yang menarik disertai dengan pesan moral yang bijak, Ajahn Brahm memberikan pencerahan untuk bahagia dalam hubungan percintaan.

Pertanyaan: Bagaimana tips untuk mencari pasangan?

Jawaban: Apabila kamu adalah wanita muda, saya sarankan jangan menikahi pria kaya. Kenapa? Karena apabila kamu menikahi pria kaya, ketika kamu pergi belanja atau pergi ke luar negeri, dia akan mampu untuk memiliki istri simpanan. Apabila kamu menikahi pria miskin, dia tidak akan mampu untuk memiliki istri simpanan, maka kamu akan bahagia. Sedangkan, apabila kamu adalah pria muda, saya sarankan jangan menikahi wanita cantik. Kenapa? Karena apabila kamu menikahi wanita cantik, semua pria akan berebut mendapatkan istrimu ketika kamu sedang ke luar negeri atau bekerja. Apabila kamu menikahi wanita jelek, tidak ada pria yang mendekatinya bila kamu tidak ada, oleh karena itulah kamu akan bahagia.

Inti dari hal yang ingin disampaikan oleh Ajahn Brahm yaitu, untuk bahagia, kita harus stop worrying things too much. Oleh karena itu, agar berhenti mengkhawatirkan banyak hal, Ajahn Brahm menyarankan agar kita tidak menikahi pria kaya atau wanita cantik.

Kelekatan selalu berkenaan dengan keinginan mengendalikan. Ketika kamu berpikir pasangan kamu adalah milikmu. Maka akan muncul keinginan untuk memiliki, mengendalikan, dan menguasainya. Dan hal itulah yang harus dihindari – Ajahn Brahm

Pertanyaan: Bagaimana tips untuk membina hubungan percintaan yang bahagia?

Jawaban: Dalam hubungan pacaran atau pernikahan, bertengkar karena perbedaan pendapat adalah hal yang sering terjadi. Masing-masing pihak selalu merasa dirinya benar. Terkait hal itu, Ajahn Brahm memberikan tips yaitu: setiap kali kamu bertengkar, gunakan kalender dalam menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Apabila tanggal di hari pertengkaran kamu adalah angka ganjil, maka istri yang benar. Sedangkan, apabila tanggal di hari pertengkaran kamu adalah angka genap, maka suami yang benar.

Hal yang ingin disampaikan oleh Ajahn Brahm yaitu, lepaslah keinginan untuk selalu harus benar. Jangan biarkan hal kecil seperti argumen benar dan salah mempengaruhi kamu dan pasangan, karena ada hal yang jauh lebih penting yaitu kedamaian dan keharmonisan. Ketika kamu memiliki kedamaian dan keharmonisan dalam hubungan, maka kamu berdua akan bahagia.

Cinta adalah kemampuan untuk merangkul ketidaksempurnaan orang lain, kita sendiri, dan kehidupan – Ajahn Brahm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s