Lawang Sewu, Si Cantik yang Penuh Misteri

Sumber: hendiseptian23.blogspot.com
Sumber: hendiseptian23.blogspot.com

Waktu menunjukkan pukul 20.55 saat saya dan rombongan tiba di Lawang Sewu kemarin (19/02). Telat 5 menit saja, pintu Lawang Sewu sudah ditutup dan batal sudah keinginan kami untuk melihat kecantikan Lawang Sewu. Masuk Lawang Sewu terbilang murah, dengan membayar 10 ribu / orang dewasa, kamu bisa berkeliling menikmati kecantikan bangunan Lawang Sewu. Malam ini, saya dan rombongan ditemani oleh Aris, pemandu yang akan mengajak kami berkeliling menikmati kecantikan Lawang Sewu.

Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang dahulunya merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij  (NIS). Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907.  Lawang Sewu terletak di bundaran Tugu Muda, ujung Jalan Pemuda Semarang yang dahulu disebut Wilhelminaplein. Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu) dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Sumber: Wikipedia. Menurut pemandu kami, pada blueprint Lawang Sewu terdapat 999 pintu, namun sayangnya hingga saat ini tidak ada yang berhasil membuktikan berapa jumlah pasti dari pintu yang ada di Lawang Sewu. Konon, ada 20 orang yang mencoba menghitung jumlah pintu di Lawang Sewu, anehnya jumlahnya pun berbeda – beda dari 20 orang tersebut. Pemandu kami pun mengaku hanya berhasil menghitung kurang lebih ada 600 daun pintu yang ada di Lawang Sewu.

Pada masa perjuangan, gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang (14 Oktober – 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Lawang Sewu menjadi ladang penyiksaan dan pembantaian (killing field) pemuda-pemuda kereta api oleh Jepang di dalam gedung tersebut. Yang konon korbannya mencapai ribuan. Di lantai bawah tanah terdapat penjara jongkok yang dahulu digunakan untuk memenjarakan para pemuda kereta api yang tertangkap sebelum dibunuh. Sumber: Kompasiana.

Di balik kisah misteri yang mungkin beredar di tengah masyarakat, saya pribadi merasa Lawang Sewu merupakan bangunan yang super megah dan cantik. Lawang Sewu merupakan bangunan yang berasal dari kualitas material terbaik dunia. Hal ini yang membuat bangunan ini tetap cantik dan kokoh, meski umurnya sudah mencapai 110 tahun. Selain menggunakan material terbaik, furniturnya juga merupakan kualitas jempolan. Pemandu kami memberikan contoh, satu wastafel di Lawang Sewu bisa dihargai 500 juta. Namun, sayangnya, orang – orang yang tidak bertanggung jawab banyak yang mencuri furnitur Lawang Sewu kemudian menjualnya ke kolektor yang kemudian dijual ke luar negeri. Kebanyakan barang yang dicuri adalah wastafel dan lampu gantung.

Selain menggunakan material dan furnitur dengan kualitas terbaik, arsitekturnya juga terbilang sangat memukau. Salah satunya adalah jendela di Lawang Sewu yang terbuka pada bagian atas dan menjulur ke dalam, berbeda dengan jendela pada umumnya yang terbuka pada bagian bawah dan menjulur ke luar. Hal ini ternyata bukan tanpa alasan, jendela ini didesain agar debu yang dibawa oleh angin tidak mudah masuk ke dalam ruangan dan tertahan oleh jendela. Selain itu, desain seperti itu juga mencegah agar anak – anak tidak terpentok kepalanya. Saya pun tak henti – henti mendecak kagum atas kecantikan dari Lawang Sewu. Sedikit catatan, apabila kamu ingin menikmati Lawang Sewu disarankan untuk datang pada siang hari. Karena, menurut pemandu kami, datang 10 kali ke Lawang Sewu pada siang hari pasti berbeda dengan datang 1 kali ke Lawang Sewu pada malam hari.

Advertisements

4 thoughts on “Lawang Sewu, Si Cantik yang Penuh Misteri”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s