Hilangnya Wibawa Pemimpin Bangsa

Sumber foto: unknown
Sumber foto: unknown

Sekilas saya tersenyum melihat foto edit di atas. Tapi, kemudian senyum saya berubah menjadi prihatin terhadap wibawa para pemimpin bangsa Indonesia. Masalahnya, bukan hanya satu foto edit di atas, melainkan banyak sekali foto edit bertebaran di jejaring sosial seperti Path, Twitter, Facebook dan Instagram. Foto edit tersebut bukan hanya soal Ani Yudhoyono melainkan ada juga tentang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga para petinggi partai seperti Anis Matta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saya merasa Indonesia sedang masuk dalam fase demokrasi yang kebablasan. Setelah kurang lebih 32 tahun berada dalam masa Orde Baru dimana hak seseorang untuk berpendapat dibatasi dan dikekang, masyarakat kita seakan seperti baru keluar dari penjara ketika masuk era reformasi. Ketika masuk era reformasi, kita diberi kebebasan untuk berpendapat dan boleh untuk tidak sepaham dengan penguasa. Tapi, kita lupa satu hal, kebebasan yang dimaksud bukanlah kebebasan tanpa batas tetapi kebebasan yang bertanggung jawab. 

Fenomena foto edit adalah salah satu bentuk kekecewaan masyarakat terhadap ulah para pemimpin. Para pemimpin yang seharusnya mengayomi, memahami dan merangkul rakyatnya, malah bertindak yang tidak sepantasnya. Tapi, ketika para pemimpin bertindak seperti apa yang diharapkan, maka fenomena ini tidak akan muncul. Saya mencontohkan Jokowi dan Ahok, dua orang ini dianggap masyarakat sebagai figur pemimpin yang ideal. Apakah ada foto edit bertebaran mengenai Jokowi dan Ahok? Untuk Jokowi, saya hanya menemukan satu foto editnya dengan Foke, tapi saya tidak menemukan foto edit Ahok. Ini menandakan Jokowi dan Ahok adalah pemimpin yang sudah bertidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Saya sangat memahami masyarakat jengah dengan perilaku para penguasa saat ini. Saya pribadi juga jengah ketika Indonesia darurat bencana, SBY malah meluncurkan buku barunya yang isinya menurut banyak orang merupakan ‘curhatan hati SBY’. Ketika Jakarta banjir, Ani Yudhoyono masih sempat mempublikasikan foto – foto keluarganya. Saya jengah dengan perilaku keluarga Cikeas yang sama sekali tidak menunjukan empati kepada musibah yang sedang dialami oleh rakyat Indonesia. Tapi, di atas semua itu, saya tetap berkeyakinan, betapa benci dan kesalnya, sangat tidak etis untuk mengolok – olok pemimpin bangsa dengan foto edit.

Bila kita sebagai rakyat Indonesia tidak menghargai para pemimpin bangsa, bagaimana dengan negara lain? Bagaimanapun, SBY dan Ani Yudhoyono adalah wajah Indonesia di kancah internasional.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s